May 2026 - AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Sunday, May 3, 2026

BAB 15 - LAMA BERPISAH

May 03, 2026 0

 


Pov 10 tahun kemudian.

Rania kini sudah memasuki umur 20 tahun yang dimana dia sedang menjalankan awal perkuliahan. Dia sempat tidak lanjut untuk kejenjang kuliah karena membantu umi dian untuk menyekolahkan adik adik nya. Ia bekerja di sebuah café yang sangat terkenal di jogja.

Setelah masa terakhir mereka bertemu (seluruh keluarga akung wito) itu pada saat akung wito sedang berkunjung sekaligus pulang kampung ke jogja. Dan pada saat itu juga akung wito telah meninggal dunia. Semua keluarga pada kumpul.

Setelah akung wito dan uti yati telah meninggal mereka sudah lama tidak berjumpa. Padahal mereka masih satu pulau tapi untuk bertemu mereka sudah jarang.

Kembali ke cerita keluarga umi dian.

Kini rania sedang kuliah sambil part time di café tersebut. Rania selalu ambil jam sore hingga malam untuk bekerja.

Umi dian sudah lama tidak bekerja semenjak husna menginjak di masa duduk SMA, itulah makanya rania mencari pekerjaan untuk bisa membiayai adik adiknya.

Mereka juga sudah tidak tinggal di kampung Zawawi karena merasa kurang pantas hanya saja masih di satu kota hanya sedikit menjauh dari kampung keluarga zawi.

Rania sedang berkumpul dengan keluarga lain nya, mereka sedang berada di teras depan.

“mbak rania capek ya, maaf ya mbak? Kata husna datang sambil membawa teh hangat untuk mbak rania

“eeh husna, hmm gak kok sayang. Aman kok, kalian gak perlu pikirkan capek nya mbak yang penting kalian lulus sekolah dan belajar yang rajin” kata rania

“mbak aku ikutan kerja ya” kata husna

“tidak perlu husna kamu di rumah bantuin jaga umi dan sofi. Mbak bisa kok sayang” kata rania

“sini mbak aku kusuk, pasti pegal ya” kata husna

“aku ikutan ya bantu kusuk” kata sofi yang tiba tiba datang menghampiri mereka berdua.

Umi dian juga ikut serta menyusul anak anak nya

“rania, kamu jangan capek capek lah sayang, uang kita masih cukup kok. Lagian juga biaya persekolahan adik adik kamu juga sudah di bayar hingga mereka selesai sekolahnya sayang. Kamu berhenti ya dari pekerjaan itu. Umi kasihan dengan kamu sayang dan ..” kata umi dian yang tak mengakhiri ucapannya

“dan apa umi” kata sofi yang tiba tiba penasaran

“dan umi minta maaf sama kamu sayang, sudah merepotkan kamu, sudah membuat kamu jadi tambah beban, umi akan berusaha lagi untuk cari pekerjaan lagi sayang” kata umi dian sambil memegang bahu nya rania

“umii cukup, rania gak suka umi saat bilang seperti itu, kalian bukan beban bagi rania, kalian keluarga rania. Rania gak suka umi ngomong seperti itu” kata rania

“maafin umi rani” kata umi dian tiba tiba suara nya seperti akan nangis

Rania dan husna yang sadar langsung melihat ke umi dian dan memeluk nya. Sofi yang melihat kedua kakak nya memeluk umi nya dia pun mengikut untuk berepelukan Bersama.

2 tahun setelah nya..

Rania sudah lulus dari perkuliahan nya, kini lah husna mulai memasuki masa perkuliahan ikut jalur SNBPT. Husna termasuk anak yang berprestasi dia selalu membawa nama sekolah saat ada olimpiadi atau bahkan ekstrakurikuler yaitu menari.

Sofi sudah memasuki SMA.

Rania sudah bekerja sebagai asisten manager di salah satu perusahan A crops. Rania termasuk anak yang rajin hingga pekerjaan cepat selesai.

Umi dian sekarang ini tinggal duduk santai karena ketiga anak anak nya tidak memperboleh kan umi nya untuk capek. Pekerjaan rumah juga semua nya pembantu yang mengerjakan.

Umi dian tidak mau menikah lagi setelah bercerai dengan bukhori karena bagi nya adalah sekarang adalah waktu nya dia untuk anak anak nya hingga mereka memilki keluarga nya masing masing.

Keluarga ibu suci, Fathia dan zikri mereka pun sama hanya saja kehidupan mereka tidak sama dengan kehidupan keluarga umi dian.

Mereka masih tinggal di satu rumah yang setelah dari jogja 10 tahun itu yaitu di bandung.

Fathia saat ini sedang duduk di bangku SMK yang mengambil jurusan KOMPUTER. Ia sangat suka yang berbaur baur tentang computer.

Fathia juga pernah sesekali mencoba untuk coding. Bahkan Fathia pernah di percaya sebuah perusahaan untuk bekerja di perusahaan tersebut sebagai seorang IT. Awal masuk banyak yang tak percaya dengan kehebatan nya tapi setelah 2 tahun bekerja dan perusahaan selalu aman aman saja makanya para pegawai lain mulai mengakui kehebatan nya Fathia. Bahkan mereka juga ingin status kepegawain mereka diaman kan.

Zikri? Kalau dia lebih suka dengan perbengkelan seperti jadi mekanik mobil. Saat ia memulai PKL ia di percaya untuk memegang mobil yang sangat mahal untuk di jadikan servis pertama nya. Dan hasil nya ama naman saja sehat dan bagus .

Pemilik mobil meminta sorum mobil untuk zikri yang menjadi orang kepercayaan nya setiap ia akan service. Dan sorum mobil juga memberikan zikri kesempatan untuk bekerja paruh waktu di sorum tersebut.

Begitupun dengan keluarga yang lain mereka sudah ada yang lulus sekolah, ada yang lagi menjalankan usaha ada yang melanjutkan Pendidikan.

Pov 5 tahun setelah nya.

Mereka bertemu di sebuah acara keluarga yang dimana hanya ada 2 keluarga dari Zawawi. Yaitu akung parno dan akung suwito.

Bukan hanya tetua akung suwito saja yang telah wafat tapi seluruh tetua mereka sudah wafat.

Keluarga yang tingga di kampung Zawawi kini mereka telah banyak keluar dari kampung tersebut tapi mereka membuat rumah singgah kalau seandai nya ada acara di daerah kampung tersebut.

Kembali ke kedua keluarga Zawawi.

Mereka kumpul karena ada acara nya lamaran, keluarga akung wito dan akung parno memang dari dulu dekat, paling dekat di banding kan yang lain nya.

Yang lamaran adalah rania.

Rania bertemu dengan seorang atasan yang masih muda, atasan nya adalah seorang owner pemilik cafe yang cukup terkenal di Surabaya. Ya rania dapat kenalan orang Surabaya lebih tepat nya satu Angkatan waktu kuliah.

Acara yang di gelar sangat mewah, dengan dekorasi campuran jawa dan mandailing natal nya. Sangat cantik.

Rania yang di balutin kebaya kekinian dengan warna rosegold dan batik rok nya yang senada dengan pakaian baju batik nya untuk pihak pria.

Nama laki laki tersebut ada prayoga restu di panggil yoga.

Kini acara di mulai, sebenarnya mereka mengundang seluruh keluarga zaawi tapi yang da di Indonesia hanya Sebagian saja, di karenakan mereka sudah banyak yang tinggal luar negeri dengan kegiatan masing masing.

Keluarga Zawawi berkumpul di bagian sebelah kiri dengan pakaian yang di balutin berwarna marun, perempuan dengan dress yang sopan warna marun sedangkan pria mereka kemeja yang di warnai dengan warna marun.

Acara sangat lancar hingga acara tersebut masuk lah ke sesi foto Bersama.

“aaakkkkk mbak sayang ku akhir nya ke jenjang serius ni?” kata Fathia yang langsung berlari ke pelaminan

Rania yang melihat Fathia hanya senyum senyum saja. rania dan Fathia berpelukan hingga yang melihat mereka sangat gemesh.

“Fathia gentian aku juga mau peluk mbak rania loh” kata sepupu sepupu alika yang di belakang

Alika yang di tegur pun hanya mencebik mulutnya manyun tanda kesel tapi langsung tersenyum melihat rania lagi.

“gentian dek, nanti lagi” kata rania lembut

Fathia pun melepas kan pelukan nya dan di pun bergeser

“masyallah mbak cantik banget” kata nisa

“benar loh mbak sangat sangat cantik” kata alya

“kalian ya selalu seperti itu berlebihan sekali kalau sudah muji orang ya” kata rania yang sambil menyentil hidung mereka berdua

Setelah berpelukan mereka melanjutkan untuk foto Bersama hingga sangat banyak dan tak mau  berhenti. Dan parah nya masih sempat sempat nya buat tiktok Bersama.

Bang yoga yang melihat tingkah seluruh sepupu sepupu nya rania hanya geleng geleng kepala saja dan memilih menghindar agar mereka leluasa.

“mbak kita harus kumpul banyak banget yang pengen aku ceritakan” kata Fathia

“masalah apa dulu ini, cowo yang kamu taksir itu” kata rania

Sepupu sepupu yang lain tadi nya hanya mendengar sambil lihat lihatan hingga mbak rania yang membilang kan soal cowo mereka langsung sontak melihat tatapan tajam ke Fathia. Fathia yang di tatap mereka semua hanya nyengir sambil kode ke mbak rania.

Mbak rania langsung mengulum senyum nya saat Fathia di pelototin yang lain.

“sudah sudah gentian dengan tamu yang lain dulu, nanti malam kita bahas di rootop” kata husna

“Fathia urusan kita belum selesai, lihat lah kamu akan kami sidang. Bisa bisa nya mau kenalan dengan cowo tapi kami gak tau” kata alya

“eh bukan kenalan tapi sudah naksir” kata nisa

“kita langsung Tarik ya kalau dia sempat kabur makin ribet urusan nya” kata sofi

Begitulah kata kata mereka mengancam Fathia.

1 jam kemudian acara telah usai, acara nya tidak sampai malam hanya sampai sore aja.

Kini seluruh 2 keluarga telah kumpul di ruang tengah, sambil duduk santai ada yang ngobrol. Beda dengan para sepupu sepupuan mereka masih diam diaman.

Entah apa yang membuat mereka menjadi diam diaman padahal semasa acara tadi mereka ngobrol

“Fathia benar lagi dekat dengan seseorang?” kata husna memulai obrolan mereka

“siapa?” kata aji

“orang mana?” kata alya

“kenapa hanya mbak rania yang tau?” kata sofi

“ibu papa kasih izin?” kata zikri   

“ihh kalian ya langsung kepo” kata mbak rania yang dari tadi mendengar kan pertanyaan pertanyaan nya dari sepupu seppi lain hanya senyum senyum saja.

“kalian ya. Iya benar Fathia sedang suka dengan cowo, mbak kenal dengan nya” kata mbak rania

Semua sepupu melihat ke sumber suara.

“maksud nya mbak kenal” kata husna

“iya mbak kenal” kata mbak rania

“KOK BISA!!” Kata alya

“karena cowo yang Fathia suka itu adik dari teman kerja mbak” kata rania

“mbak yang kenalin” kata sofi

“bukan mereka memang sudah kenal karena satu kampus” kata rania

“tapi kami tak terim, karena janji nya kan setelah lulus kuliah” kata nisa

“apanya yang habis kuliah. Aku kan gak pacarana loh sama dia” kata Fathia

“tapi kamu nya sudah suka duluan dengan cowo” kata nisa

“hanya sekedar suka tidak pacarana” kata Fathia

“lalu cowo yang kamu taksir suka sama kamu juga” kata alya

“tidak tau alya. Aku tak pernah tanya” kata Fathia

“jangan jangan kamu nya suka sendirian” kata nisa

“ih nisa. Udahlah aku males bahas itu orang. Dia sedang pacarana dengan teman seangkatan tapi beda jurusan” kata Fathia langsung menampakkan muka sedih nya

“kok bisa, masa’ iya belum mulai dekat malah di duluan orang lain” kata nisa

“siapa sih, apa aku kenal” kata aji

“ya kenal lah orang teman kamu sendiri” kata Fathia yang tanpa sadar dengan muka masih tertunduk

“maksud nya?” kata aji

“ya teman segeng motor kamu yang aku taksir” kata Fathia

“siapa Fathia” kata aji

“arif” kata Fathia dengan suara pelan tapi di dengar oleh nisa dan alya karena mereka dekat dengn Fathia

“siapa Fathia” kata aji

“udahlah aku lagi males bahas dia” kata Fathia

“Namanya arif” kata nisa

“APA? ARIF. JAUHI DIA, DIA GAK PANTAS UNTUK MU” kata aji tiba tiba mendengar nama teman nya langsung naik amarah nya

Semua nya melihat kemarahan aji dan menatap bingung

“ada apa aji?” kata rania

“aku mohon sama mu Fathia jauhi dia lupakan soal rasa suka mu terhadap nya?” kata aji

“berikan aku alasan kenapa aku harus menjauhi nya” kata Fathia

“dia sudah menikah dan memiliki 3 anak tapi dia tidak mau ada orang yang tau kalau dia sudah menikah” kata aji

“serius” kata Fathia

“mbak tau kalau dia sudah menikah?” kata Fathia nanya ke mbak rania

“mbak gak tau Fathia” kata rania

Fathia yang lemes dengr fakta bahwa cowo yang dia taksir ternyata sudah beristri dia mendadak jadi diam dan melamun dan pamit ke kamar

“semua nya aku mau istirahat, maaf” kata Fathia yang lansung bergegas

“maaf Fathia” kata aji

“gak perlu minta maaf seharus nya aku harus tau dari awal, makasih sudah menginfokan” kata Fathia langsung berjalan menuju kamar nya

“kasihan Fathia” kata nisa

“lebih kasihan kalau dia tau nya lebih lama” kata aji

“biar mbak yang datangi Fathia” kata rania

Mereka mengangguk dan rania mendatangi kamar nya Fathia


Read More

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres