Kedatangan kedua orang tua nya
andre.
Perkenalan keluarga andre dulu
ya, hehe
Andre memiliki keluarga lengkap
papi dan mami nya serta adik nya. Papi nya bernama Abraham Casaris biasa di
panggil abra, mami nya bernama Amira Amalia biasa di panggil dengan Amira atau
mami Mira.
Kemudian andre memiliki 2 adik,
andre anak sulung, kedua adik nya adalah perempuan. Adik pertama bernama
Hidayah Almira biasa di panggil dayah. Adik paling bungsu bernama Elvina
Anggraini biasa di panggil El.
Pautan umur mereka berbeda di 3
dan 6 tahun, andre dan adik pertama nya beda 3 tahun sedangkan dengan adik
bungsu nya beda 6 tahun.
Andre saat ini usianya hingga
hampir 30 tahun, dia tak sebaya dengan husna. Melainkan beda 2 tahun, umur
andre lebih tua di banding husna.
“
Kembali ke rumah umi dian
Saat ini tamu yang mendadak di
kabarin akan datang pun telah tiba.
“assalamualaikum” kata para tamu
yang baru saja sampai
Yang di dalam rumah sudah ada
husna andre mbak rania dan umi dian.
Sopi?? Jangan tanya dia kemana
dia lebih milih bermain game dengan teman teman nya ketimbang ikut kumpul hal
hal seperti ini.
Tapi tidak dengan umi dian, dia
langsung meminta tolong ke bibi untuk memanggil sopi agar menghargai tamu yang
datang. Dan pada akhirnya pun sopi ikut nimbrung walaupun mukanya dingin.
“waalaikumsalam. Masuk amira”
kata umi dian
Yang lain hanya menjawab salam
saja.
Kemudian pun keluarga andre
semuanya di suruh duduk di bangku tamu yang sudah di sediakan.
Mami amira langsung terkesima
saat melihat husna secara langsung. Tapi fokusnya mami amira terhenti karena
melihat ada 3 gadis di hadapannya sambil menatap bingung melihatnya.
“hmm maaf umi dian karena kita
terlalu lama tidak bertemu, saya belum tau yang di sebelah umi dian yang
terlihat dewasa ini siapa” kata mami amira
“oh ya amira kenalin ini anak
pertama saya Namanya rania, rania kenalin ini mami nya andre” kata umi dian
sambil memperkenal kan anak sulung nya
Ya benar, kalau orang yang sudah
kenal lama memang banyak yang belum tahu, sebenarnya mami amira dan sekeluarga
sudah tau cerita sebelum nya, tapi mereka tidak melihat jelas karena dari kecil
rania juga tidak dengan umi dian dan sekeluarga.
“rania yang itu dian?” tanya mami
amira
“iya rania yang pernah aku
kenalkan ke kamu dulu waktu lewat telfon” kata umi dian
“oh masyallah cantik sekali
sayang. Ya allah dian anak anak mu semuanya perempuan yang sangat sangat
cantik, sopan akhlak nya juga baik” kata mami amira
“ih tante bisa aja deh” kata
rania
“rania sopi dan husna mulai hari
ini kalian rubah panggilan kalian ke saya dan suami saya ya” kata mami amira
Ketiga gadis tersebut saling
menatap bingung dengan ucapan nya dari mami nya andre
“maksudnya” kata sopi
“saya mau kalian anggap saya ini
juga orangtua, walaupun kami bukan orangtua kandung kalian bertiga. Boleh tidak
mulai malam ini kalian manggil kami Mami dan Papi” kata mami amira sambil
matanya tiba tiba berkaca melihat ketiga anak perempuan
Kedua adik nya andre juga ikut
melihat ke tiga Wanita sholehah itu dengan sambil tersenyum ramah serta
mengangguk kan kepalanya
“ekhm” deheman andre membuat mami
amira mengulumkan mulutnya
“begini dian, kami sekeluarga
ingin melamar husna untuk menjadi pendamping nya andre. Maaf ini terkesan
seperti mendadak, sebenarnya dari 2 tahun yang lalu saya ingin menyampaikan nya
tapi waktu dan lokasi juga yang membuat saya susah menyampaikan nya” kata mami
amira
“maaf umi, kalau andre tidak
bilang dulu dari awal” kata andre ikut menimpali ucapan dari mami nya
“kenapa mbak husna” kata sopi
“karena mas ku naksir dengan nya
dari lama” kata Elvina
“ya kenapa mbak husna, bukan nya
bang andre sudah ada pacar nya” kata sopi
Mami amira dan kedua adik nya
melihat ke andre menatap tajam
“apa maksud nya andre, jelaskan
ke mami” kata mami
“mi aku gak punya pacar atau pun
orang terdekat” kata andre
“lalu cewe yang di taman teladan
itu apa” kata sopi
Sopi bukan maksud menuduh apa apa
tapi dia hanya ingin mengetes dulu calon pasangan dari kakak kakak nya. Dia
seorang hacker dia juga bisa memantau orang terdekat nya.
“sopi ada bukti fotonya tidak
kalau memang abang ada duduk di taman bareng cewe” kata andre dengan nada
lembut
Husna sebenar nya ketakutan
karena tiba tiba sopi tau sesuatu yang husna pun tidak menyadari nya.
“sebentar” kata sopi
Sopi merogoh kantong celana nya
kemudian membuka galeri nya dan menunjukkan ke mereka semua.
“ini, apa benar ini abang” kata
sopi
“iya itu benar abang, tapi itu
bukan pacar abang. Mi ini neisya mi. anak nya tante dina. Umi husna sopi dan
mba – ak rania . ini kami memang di taman tapi saat itu Elvina juga ko, tapi
Elvina lagi di depan ngambil barang yang di mobil. Vina ingat gak waktu itu
kita ke taman bareng neisya” kata andre berusaha menjelaskan
Sebenar nya sopi tau siapa Wanita
tersebut hanya saja dia mencoba kejujuran nya si andre.
“ohh aku baru ingat. Iya benar
kak sopi itu neisya sepupu kami yang baru pulang dari paris. Dia lagi berlibur
dan pulang ke medan. “ kata Elvina juga ikutan menjelaskan
“kamu beneran Elvina, bukan
karena di ancam abang mu kan soal perempuan itu. Soal nya mami juga gak ragu
aja kalau itu neisya” kata mami amira
“benear loh mi, bentar deh ku
hubungi aja neisya nya.” Kata Elvina
“gak perlu Elvina, saya percaya
kok dengan perempuan itu adlah neisya. Karena pada saat kalian di taman. Andre
sempat videocall saya Bersama dengan neisya. Kita sudah sling kenal kok” kata
husna
“nah kan benar tu, husna sudah
menjelaskan juga” kata dayah
“jadi gimana umi dian, apakah
lamaran anak kami si andre ini di terima. Maaf kalau tadi membuat keadaan tiba
tiba menjadi tegang” kata mami amira
“mohon maaf amira, saya tidak
bisa menjawab nya. Itu tergantung husna nya lagi karena kan dia yang akan
menjalankan hubungan pernikahan ini. Husna kamu gimana” kata umi dian
“ekhm.. husna boleh minta waktu
gak tante. 3 hari saja untuk istikharah. Setelah itu insyallah sudah bisa husan
berikan jawaban nya” kata husna
“boleh banget sayang, mami juga
gak memaksa harudi jawab kok” kata mami amira
“jadi keputusan malam ini adalah.
Anak kita berdua akan melakukan ta’arus selama 3 hari. Kalian boleh keluar
berdua tapi harus ada orang lain ya biar tidak timbul fitnah.” Kata abra
“iya benar pi. Husna sayang.
Besok ikut mami yuk ke rumah kita ada kumpul kumpul sekaligus perkenalan dengan
uti dan akung nya andre” kata mami amira
Husna tak langsung menjawab tapi
dia melihat ke umi dian dan juga mbak rania untuk memantu nya menjawab
“maaf amira, apa gak terlalu
cepat kalau di kenalan dengan tante bila dan om renal” kata umi dian
Ya nama uti dan akung nya andre
adalah seperti yang di sebutkan. Mereka masih ada dan masih lengkap.
“maaf tante. Kayak nya besok kami
masih harus keiling dulu karena masih ada urusan lain” kata husna
“oh iyaya, yaudah lah gapapa”
kata mami amira di akhiri dengan senyuman
“yaudah ini juga semakin malam,
kami sekeluarga pamit lah ya. Maaf dian kalau kami sudah mengganggu waktu
istirahat mu dan anak anak” kata papi abra
“tidak mengganggu kok abra. Kami
juga lagi santai santai” kata umi dian
“husna mami dan keluarga pamit
pulang ya sayang. Ntaran kita chat chatan ya sayang” kata mami amira sambil
memeluk serta mencium pipi nya husna
Bukan hanya ke husna saja tapi ke
kedua anak lain nya serta juga umi dian juga.
Mereka pun pamit dan meninggalkan
tempat tinggal nya umi dian.
Keluarga umi dian pun Kembali ke
kamar masing masing untuk istirahat.






