BAB 28
“
bab ini hanya focus kedekatan
antara husna dan andre
“
-____-
“
Setelah dari pertemuan malam itu.
Andre dan husna bertemu Kembali pada malam hari di besok nya.
Mereka kali ini pergi ke mall
terbesar yang ada di medan podomoro city dely. Mereka pergi bukan berdua melainkan
berenam. Ya kedua saudara husna serta kedua adik nya andre juga kutan. Jadi
ibaratkan andre menjaga kelima princess 1 malam ini.
Hehe. Belajar ya ndre.
Kini mereka baru saja tiba di
mall nya. Mereka keluar satu satu dari mobil.
Tujuan pertama mereka saat ini
adalah time zone. Tadi di mobil mereka sudah kompromi akan ke mana dulu.
Sopi yang awal nya tidak mau
ikutan tapi ternyata karena dengar dayah ikutan akhir nya pun dia ikutan ke
mall ini walaupun sebenarnya mall ini adalah hal yang paling dia hindari.
“
Pada saat di mobil tadi
“kita mau kemana” kata andre
sambil menyetir
“mas, gimana kalau kita ke mall.
Ini masih jam 7 kayak nya seru deh kalau kita ke time zone dulu setelah itu
kita makan” kata Elvina
“ke mall mana” kata andre
“podomoro” kata dayah dan sopi
bersamaan
“hah ya itu aja, di sana lebih
luas permainan nya” kata Elvina
“mana aja bang yang penting
timezone” kata dayah
“oke” kata andre
Andre pun melajukan mobil nya
menuju ke mobil.
Posisi di dalam mobil.
Tadi nya husna tidak mau duduk di
depan tapi karena paksaan dari adik bungsu nya si Elvina yang langsung menarik
husna makanya lah husna duduk di depan.
“eh jangan kakak lah vina, kalian
aja” kata husna
“udah nurut aja, aku mau duduk
dengan mbak raina, kak dayah mau duduk dengan sopi di belakang.” Kata Elvina
sambil memaksa husna masuk dan duduk di depan
Andre yang melihat keterbingungan
nya husna serta melihat tingkah si bungsu hanya menggelengkan kepala saja
sambil tersenyum .
“
Kembali ke posisi mereka.
Sesuai tujuan pertama mereka,
mereka akan pergi ke time zone.
Mbak raina dan husna jalan lebih
dulu dan menuju ke bagian kasir untuk membeli kartu agar mereka puas bermain
nya tapi keduluan oleh andre.
“andre, biar kakak saja yang
belikan” kata raina
“gak perlu mbak, biar andre aja.
Ini tinggal isi ulang aja kok” kata andre sambil menunjukkan 5 kartu nya
“jangan andre, biar kami saja
yang beli baru nya” kata husna
“gapapa husna. Biar aku aja” kata
andre
Andre pun langsung memberikan
kartu kartu nya untuk di isi ulang. Isi ulang nya gak tanggung tanggun. Setiap
kartu dia isi 1.000.000 berarti kalau 5 kartu totalnya ada 5.000.000 .
“andre itu kebanyakan” husna
menghentikan andre
“ini sedikit husna” kata andre
Elvina dan raina yang berada di
belakang mereka berdua hanya tersenyum saja. beda dengan sopi dan dayah.
“kak kalau di isi segitu hanya
dapat beberapa permainan aja tapi memang puas sih” kata dayah
“iya kak, udah gapapa kak” kata
Elvina ikut berbicara
“udah gapapa sesekali juga kita
bermain di time zone” kata andre menatap husna dengan senyuman dan berbicara
dengan lembut
“nanti kami ganti ya” kata husna
“jangan husna” kata andre menahan
tangannya husna tapi langsung melepaskan tangan yang tak sengaja kesentuh.
“maaf husna aku tidak sengaja”
kata andre
Akhirnya pun andre membayarkan
kartu kartu yang telah di isi ulang kemudian membagi bagikan nya ke mereka.
Mereka masing masing satu sedang
kan husna dia akan bareng dengan andre.
“kita mencar nanti kita ke temu
lagi di depan time zone” kata dayah
“iya mencar aja. Tapi bang aku
titip mbak husna sama mu. Awas aja macem macem” kata sopi
Sopi dan dayah pun pergi
meninggalkan mereka berempat.
Kini tinggal lah husna andre raina
dan Elvina.
“kak raina. Ikut aku yuk di sana
ada boneka capit” kata Elvina yang langsung menarik tangannya mbak raina.
Raina yang belum ada persiapan
jalan tiba tiba di Tarik agak tersandung tapi langsung mengembalikan posisi nya
agar tidak terjatuh.
“maaf ka, aku kurang hati hati”
kata Elvina sambil jalan meninggalkan husna dan andre
“hehehe gapapa sayang” kata raina
Husna dan andre mereka masih diam
diam tanpa berniat bergerak dulu, tapi karena andre anak nya pinter ngambil
suasan pun akhir nya mengajak husna
“kita ke sana dulu lihat lihat”
kata andre yang langsung mengajak husna pergi. Husna pun mengangguk dan
mengikuti ke arah mana jalan yang di tuju andre.
5 menit mereka berdua belum ada
juga niat untuk mainkan permainan yang ada di situ. Husna yang melihat ke mbak
rania dan Elvina yang gagal terus bermain capit boneka tiba tiba tertaw pelan.
Tapi tawa tersebut di dengar oleh andre, andre yang mendengar tawa pelan dari
husna melihat kearah nya kemudian ikutan tersenyum.
“ayuk aku ajak kamu bermain capit
boneka yang di sana” kata andre
“kamu bisa mendapatkan nya” kata
husna
“mudah sekali” kata andre
“bisa buktikan” kata husna di
akhiri senyuman
“bisa, tapia da 1 syarat” kata
andre
“syarat?” kata husna tampak
bingung
“iya, syarat nya mudah kok” kata
andre
“apa dulu” kata husna
“sangat sangat mudah. Cukup
posting kegiatan kita di media sosial mu boleh atau pun gak tag akun ig aku”
kata andre
Husna langsung membolakan mata
nya. Ya walaupun kedua keluarga tersebut sudah tau dengan kegiatan mereka mala
mini tapi bagaimana dengan keluarga nya yang lain. Belum lagi sahabat sahabat
nya
“andre pliss jangan buat
jantung ku makin tak nymaman dengan suasana ini” begitulah ucapan dalam
hati husna sambil mengerjapkan matanya
“kalau kamu gak mau, aku saja
yang post tapi aku tag dan kamu menerima tag nya” kata andre lagi sambil
tersenyum
“hmm andre apa gak apa apa. Hm
maksud aku gimana dengan teman teman kamu atau fans fans kamu” kata husna
“hahaha fans apaan sih husna,
emang nya aku artis pakek segala ada fans fans” kata andre yang geli dengan
ucapan dari husna
“bukan nya di kampus mu banyak
kali Wanita Wanita yang mendekati mu ya” kata husna dengan polos nya bertanya
“hahaha. Tidak ada husna kalau
pun ada ya bagus biar mereka tau kalau aku sudah milik kamu bukan milik mereka”
kata andre
“hah” kata husna
“udah jangan di pikiran, mau
tidak dengan syarat itu. Terserah kamu deh mau nya yang mana di antara kedua
opsi yang aku sampaikan” kata andre
“gak ada yang lain” kata husna
“ada, tapi aku yakin kamu gak
akan mau sih, pasti bakalan mikir Panjang lagi” kata andre
Husna menatap ke diri nya dengan
mencipitkan mata nya
Andre yang melihat keterbingungan
nya si husan hanya tersenyum gemesh lihat nya
“udah udah ntar aja mikir nya,
sekarang kita ke sana dulu ntar yang ada waktu kita gak cukup sedangkan yang
lain sudah asik bermain” kata andre
Husna belum juga gerak dari
berdiri nya tapi dia sadar kalau andre sudah jauh dari nya.
Andre Kembali lagi ke husna
karena melihat husna tak ada di samping nya.
“kenapa malah jadi diam sih” kata
andre
“hah” kata husna
“kamu kenapa loh diam aja sih”
kata andre
“kamu andre bukan sih, andre yang
aku kenal” kata husna tiba tiba
Karena husna kenal dengan andre
yang sangat sangat irit kali kalau berbicara. Tapi sama husna masih mau sih
berbicara tapi tidak cerewet seperti ini.
Andre mengernyitkan alis nya dan
kening nya.
“kamu kenapa bisa bilang begitu”
kata andre
“kamu beda” kata husna
“apa nya husna. Gini deh kamu mau
main tidak di sini atau kita ke luar di taman atas aja gimana kita ngobrol di
sana” kata andre
“di sini ad ataman” kata husna
“ada, tapi di lantai atas” kata
andre
“kita main aja, gapapa aku hanya
kaget aja tadi” kata husna langsung mengajak dan langsung menarik baju nya
andre.
Andre yang taka da persiapan pun
hanya mengikuti saja tapi dia tersenyum dengan tingkah nya husna yang seperti
tidak menyadari nya
Mereka pun memulai memain kan
beberapa game yang ada di sana. Hingga akhir nya sudah menunjukkan waktu pukul
21.00 wib
Gimana kabar yang lain?
Mereka sudah 15 menit menunggu
kedatngan husna dan andre yang masih asik bermain. Tapi 5 menit sebelum nya
sopi menghubungi husan kalau mereka sudah menunggu di luar time zone.
Kini mereka sudah kumpul semua
dan akan menuju ke sebuah restaurant yang masih ada di dalam mall. Resto nya
ini adalah pilihan dari dayah karena dia sering ke sini dan merekomendasi kan
nya ke yang lain.
Mereka mulai memesan makanan,
tidak berapa lama juga makanan mereka pun datang, mereka memulai makan hingga
selesai.
“






