Tiba di medan
Mereka tidak langsung ke rumah
orangtua nya buya mereka. Karena waktu dan juga jarak yang gak memungkin kan
mereka untuk datang serta bertamu.
Akhirnya pun mereka memutuskan
jadwal nya besok.
Kini mereka menuju ke perumahan
yang dimana memang itu milik umi dian yang berada di pusat kota medan.
Perumahan yang di kenal banyak
nya orang orang yang penghasilannya bahkan mencapai miliaran.
Kenapa bisa?
Karena umi dian membelikan nya
jika mereka terdesak ada acar ke medan.
“
Mereka tiba di perumahn tersebut
dan masuk ke kamar masing masing yang sudah di beri tahu.
Umi dian juag menyuruh para
pembantu untuk membantu membawakan barang barang nya mereka berempat.
Pengawal ada yang berjaga di
rumah, belakang dan di dalam. Mereka bergantian jaga nya jika sudah mengantuk
gentian dengan yang lain.
Umi dian sudah mengabari yanti
bahwa mereka sudah tiba di medan dan sedang istirahat. Dan juga mengabarkan
bahwa mereka berkunjung besok.
Yanti yang mendengar kabar baagia
tersebut masuk ke dalam ruangan ibu nya dan membisik kan nya tentang kabar
Bahagia tersebut.
“
Dirumah sakit .
“assalamualaikum bu, aku ada
kabar Bahagia untuk ibu”
“besok mbak dian dan ketiga anak
anak akan ke sini” kata yanti sambil menetes kan air mata saat membisikkan ke
ibu nya
Setelah yanti mengatakan ke ibu
nya, yanti keluar kamar dan Kembali ke kamar untuk istirahat.
“
Keesokan hari tiba.
Umi dian menghirup udara medan
yang sudah lama dia tak Kembali ke kota tersebut setelah perceraian itu.
Pukul 08.00 wib
Umi dian sudah tiba di dapur dan
mulai memasak sarapan.
Sebenarnya semua sarapan bisa di
pekerjakan oleh pembantu hanya saja umi dian menginginkan nasi goreng dari
tangannya sendiri dan tak lupa pulak di bantu oleh para pembantu.
Ketiga anak nya sebenar nya sudah
ada yang bangun hanya masih mengurung diri di dalam kamar nya.
Kamar sofi
Sofi memandangi kota medan yang
sangat ramai penduduk nya dari lantai 3, berdiri di balkon sambil menghela
nafas dan melihat ke langit
“apa aku siap bertemu dengan
keluarga jahat itu lagi”
“rasanya aku gak ingin keluar
dari kamar ini”
“tapi ini aku anggap adalah
kesemopatan terakhir untuk bertemu dengan keluarga itu, setelah itu aku tak
akan pernah Kembali lagi ke kota in”
“kalau bukan karena umi yang
mengajak aku tak akan pernah mau untuk datang ke kota ini lagi apalagi bertemu
dengan dia”
“ya allah kuat kan aku untuk
semua ini”
Kata sofi dengan ngobrol sendiri
“
Kamar husna
Husna sedang membereskan barang
barang nya, setelah itu dia mengambil hp nya dan ada pesan masuk dari teman
lama di medan
“assalamualaikum husna, aku
dengar ibu kamu katanya kamu pulang ke medan? Beneran? Aku kangen, boleh kita
ketemu” kata orang tersebut
Jujur saja husna sebenarnya sudah
lupa dengan teman teman masa kecil nya dulu tambah lah mereka sudah lama di
pulau lain jadi nya sudah benar benar lupa dengan siapa aja orang nya
“waalaikumsalam maaf ini siapa?”
kata husna
“kamu lupa dengan aku, aku andre
teman masa kecil kamu yang di rumah nenek mu” kata andre
Husna mengingat ngingat Kembali
semua teman teman nya yang ada di medan. Sekilas husna ingat dengan teman teman
nya yang perempuan yaitu arika, renita dan manda hanya itu yang husna ingat.
Tapi.
Sepersekian menit kemudian husna
teringat dengan anak laki laki yang selalu menolong nya saat dia sering di
jahatin oleh sepupu sepupu nya yang lain dari pihak buya.
Keluarga buya bukhori itu banyak
yang iri dengan kehidupan yang husna dan sofi miliki. Husna selalu dapat banyak
hadiah setiap acara ulang tahun nya di rayakan di keluarga akung wito. Bukan
hanya itu saja, ntah apa saja iri iri yang di ciptakan oleh kakak sepupu nya
mereka.
Husna pun membalas pesan ke andre
“aku ingat kamu andre yang selalu
membantu saat aku di jahatin sepupu aku yang lain. Makasih soal dulu” kata
husna
“alhamdulillah kalau akhir nya
kamu ingat aku juga” kata andre
“iya andre” kata husna
“husna kamu lama di medan, boleh
aku datang ke rumah mu” kata andre
“aku hanya 2 minggu saja di sini
itu juga karena ada 2 urusan yang memang jadi tujuan kami untuk Kembali ke
medan” kata husna
“kamu akan ke rumah nenek gak,
kita ketemu di sana aja mau gak, aku lagi cuti” kata husna
“aku memang akan ke sana tapi
kemungkinan agak siang tapi ntah juga tergantung umi jam berapa pigi nya” kata
husna
“yaudah kita bertemu di rumah
nenek saja” kata andre
“iya andre, oh ya ndre aku keluar
chat soalnya mau sarapan, takutnya keluarga keluarga yang lain sudah nungguin
dari tadi” kata husna
“oh ya husna, makan lah, pelan
pelan jangan buru buru” kata andre
“iya andre, izin ya
assalamualaikum” kata husna mengakhiri perchatan mereka
“waalaikumsalam husna” kata andre
pun membalas nya
Sebenarnya irian antara husna dan
kaka sepupu nya adalah karena andre juga. Andre selalu membela husna, lebih
sayang dan peduli ke husna ketimbang ke kaka sepupu husna dan juga andre selalu
bertingkah laku lembut dengan husna sedangkan ke kakak sepupunya selalu kasar
bahkan rishi saat di dekati.
Nama kaka sepupunya halimah anak
dari abang nya buya yang pertama. Cucu pertama perempuan yang umurnya saat ini
sudah mencapai 35 tahun. Dia belum mau menikah karena dia mau menikah hanya
dengan andre tetangga di rumah nenek nya.
Andre yang tak pernah setuju
dengan perjodohan tersebut menjadi nakal sering ke club hanya untuk
melampiaskan kekesalan nya terhadap orangtua nya.
“
Kamar raina
Raina setelah lepas subuh dia
membereskan barang barang nya serta emmebersihkan tempat tidur juga.
Raina juga bermain hp untuk
mengabarkan ke keluarga angkat nya bahwa dia akan berkunjung setelah pertemuan
dengan nenek nya.
“aku di medan, kita ketemu ya. Aku
akan ajak kalian jalan jalan kemana pun yang kalian mau aku akan turuti. Dan aku
juga mau mengabarin hal baru, berita Bahagia” kata raina mengirimkan pesan ke
kakak nya Namanya nisa
Pesan terkirim tapi kak nisa
sedang tidak aktif. Akhir nya pun raina mengabarin tunangannya bahwa ia sudah
sampai dari tadi malam.
“mas, adek sudah sampai di depan
tadi malam, maaf kalau adek lupa
ngabarin karena begitu sampai di rumah kami semua sudah tepar karena kecapekan
dan perjalanan nya sangat jauh” kata raina
“iya dek gapapa, tadi malam pun
mas dah coba telpon dan lihat lokasi dek sudah sampai di rumah. Mas bisa lihat
lokasi dek tanpa mendapatkan kabar pun gapapa. Kamu sudah sarapan belum” kata
tunangannya yang bernama Zubair
“maaf ya mas, sekali aku minta
maaf benar benar lupa. Dan makasih juga sudah selalu memantau di mana pun aku
berada. Aku belum sarapan mas” kata raina
“kenapa belum sarapan ini sudah
jam 8 lewat dek. Makan lah dulu. Oh ya kamu sudah ngabarin keluarga angkat kamu
belum” kata Zubair
“aku sudah ngabarin kok tapi kak
nisa belum aktif” “mas, adek makan dulu lah ya, ini hp ku di kamar lagi di cas”
kata husna
“yaudah last chat di mas” kata Zubair
Akhir nya pun rania turun dan
menuju ke dapur mengambil buah yang akan dia makan Bersama.
Mereka pun bertemu dan memulai
sarapan Bersama dengan nasi goreng buatan umi dian dengan masing masing telur,
ada yang telur bulat, telur mata sapi dan telur dadar.
“






