Hari semakin malam, saat ini
merek masih di satu tempat yatu rumah besar nya akung wito.
Karena saat ini mereka sedang
membincang kan untuk liburan Bersama ke daerah dieng.
Kenapa dieng? Karema banyak yang
setuju dan sepakat untuk ke dieng ketimbang bandung atau tempat yang lain.
Mereka sepakat di dieng selama 3
hari. Mereka bakalan nginap di satu villa yang memang sengaja di buat oleh
akung tito karena istri dari akung tito berasal dari sana.
Villa nya ini ukuran cukup besar
bisa menampung hingga 100 orang.
Sebelum lanjut mari admin
ceritakan rincian rumah eh salah istana lebih tepat nya. Hehehe
Rumah tersebut terdiri dari 4
lanta dengan ketinggian hingga mencapai 18 meter, lalu lebar nya yang mencapai
15 meter. Luas nya mencapai 1000 m2. Sangat sangat luas.
Terdapat 30 kamar tamu, 2 kamar
utama, 4 kamar pembantu. Setiap kamar sudah di lengkapi kamar mandi nya
sendiri. Hanya di kamar utama yang ada bathup nya. Kamar tamu hanya pemandangan
yang semua nya masing masing dapat seperti taman kolam renang perkebunan mini
zoo. Dan juga setiap kamar juga memiliki balkon yang bisa mereka nikmati.
Rumah ini tidak untuk di sewa
hanya untuk kepribadian saja. kalau mereka lagi kumpul Bersama atau keluarga
besar ingin ke dieng mereka selalu memilih rumah tersebut.
Sangat sangat luas. Parkiran bisa
muat hingga 20 mobil serta kolam renang juga terdapat 5, playground anak anak
juga tersedia. Taman bahkan kebun bunga juga ada. Pohon pohon buah dan mini
zoo.
Mini zoo nya ada zebra, rusa,
sapi, harimau, dan adalah sekitar 15 jenis hewan.
Ada juga taman belakang, akung
tito sengaja membuatnya untuk tempat santai, kalau mau barbequan juga sangat
sangat sedap. Ada gazebo nya sebanyak 10.
Wow andai itu nyata bagaimana
pulak asli nya. Bisalah jadi rekomendasi villa untuk di daerah tersebut tapi
sayang nya itu hanya khayalan dalam novel ini saja.
“
Saat ini mereka sudah bersiap
siap di halaman depan rumah masing. Mobil yang mereka bawa juga dari masing
masing keluarga. Kecuali ada keluarga yang mobil nya masih di bengkel mereka
akan nebeng dengan keluarga lain.
Akung wito datangi ke rumah akung
tito sambil berjalan sambil menegur keluarga yang sedang siap siap.
“mas, ada kendala?” kata akung
wito
“oh wito, gak sih tapi kayak nya
anak ku ikut ke mobil yang lain. Kalian gimana?” kata akung tito
“di mobil kami aja kalau gak, aku
hanya naik medium bus, karena biar tak payah juga. Semuanya ikut masuk. Cukup
lah untuk anak anak nya mas ikut” kata akung wito
“benar ni wito” kata akung tito
memastikan
Akung wito hanay menganggung
sambil tersenyum
“yaudah ntar mas bilang ke mereka
untuk di bus nya kalian aja” kata akung tito
“yaudah mas akum au cek yang lain
dulu di belakang” kata akung wito sambil pamit dan lanjut berjala di keluarga
yang lain.
20 menit kemudian
kini mereka berkumpul di depan
masjid nya keluarga besar untuk persiapan sebelum naik ke mobil nya masing
masing yang di pimpin oleh akung tito
“assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh” kata akung tito menggunakan toa
Karena manusia nya yang cukup
banyak kalau di hitung memang ada lah satu kampung makanya kalau memang ada
informasi sebaiknya membawa toa atau pun mic.
“waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh” kata seluruh keluarga
“hadirin keluarga ku semua yang
aku sayangi. Akhirnya rencana yang sudah sangat lama ini yang pasti nya di tunggu
tunggu oleh keluarga besar kita. Alhamdulillah nya acara ini terlaksanakan
juga. Hari ini hmm mulai hari ini hingga 3 hari ke depan kita akan terus
berkumpul di satu titik satu tempat yang sama yaitu villa nya akung yang ada di
dieng. Kita akan berlibur bareng serta menyatukan Kembali silaturrahmi yang
sudah cukup lama tidak Bersama. Untuk itu semoga kita semua sehat sehat dari
pigi hingga nanti kita pulang Bersama. Kita semua yang ada di sini adalah
keluarga, keluarga besar Zawawi.
Alhamdulillah keluarga besar
Zawawi kumpul semua. Dan tak lupa juga kita untuk mendoakan keluarga kita yang
sudah Kembali kepada allah SWT semoga amal kebaikan mereka selama di dunia di
terima oleh allah SWT. Aamiin amiin ya rabbal alamin (keluarga semua nya juga
mengikuti ucapan dan doa).
Tak perlu lama lama agar kita
juga bisa tiba di sana. Mari kita berdoa terlebih dahulu.
Bismillahirrahmanirrahim …”
Kata akung tito yang memberikan
kata sambutan serta di akhiri berdoa.
“aamiin ya allah. Oke sekarang
kita masuk ke mobil masing masing, kalau tidak cukup bisa nyempil ke mobil
keluarga yang lain” kata akung tito lagi
Mereka pun bergegas masuk ke
mobil masing masing.
Kini mobil mereka pun berjalan
yang jalan pertama atau yang mobil nya di depan adalah mobilnya akug tito. Sedangkan
bus nya akung wito sengaja memang di belakang untuk memantau yang lain. Lebih
tepat nya jaga jaga di belakang.
“
2 jam kemudian ..
Mereka singgah di tempat makan,
lebih tepatnya rest area. Sekaligus istirahat
Mereka memilih makan di KFC,
untungnya suasana di dalam tidak terlalu rame jadi muat untuk keluarga besar mereka.
Setelah mereka makan siang/sore, Sebagian
ada yang masuk ke minimarket untuk beli beberapa cemilan ada yang langsung Kembali
ke mobil ada yang berfoto foto dan ada juga yang hanya ngikut tanpa membeli.
1 jam setelah nya mereka melanjutkan
perjalann nya. Kalau di hitung hitung jarak dari jogja untuk sampai ke daerah
dieng kurang lebih memakan waktu hingga 4 jam.
Mereka jalan memang santai dan
tidak terburu buru atau tidak ada yang di kejar kejar juga.
Lanjutkan perjalanan ..
“
Tiba di villa.
Semua turun dari mobil dan bus
yang mereka naiki.
“oke semuanya kita sudah sampai
di villa punya saya, silahkan pilih kamar yang mana mau kalian pakai, nanti kalau
kurang bed nya tinggal bilang saja ke bibi yang ada” kata akung tito
“terimakasih mas, yang lain
silahkan masuk dan selamat istirahat” kata akung parno
Lain di keluarga nya akung wito,
mereka masih melamun melihat rumah yang ada di depan mereka.
“ini rumah” kata raina
“ini istana gak sih luas sekali”
kata Fathia
“bahkan 2 kali lipat dari kita
seperti bisa” kata zikri
“kita tidur dimana” kata husna
Semua sepupu sepupu dari keluarga
akung suwito melihat ke arah nya husna
“kita tidur bareng?” kata anis
“bareng aja lah kan kita masih
muat, kamar nya luas loh” kata nisa
“kok kamu tau?” kata alya
Nisa gak langsung jawab tapi
nyengir aja.
“kata mama bisa muat hingga 10
anak anak dalam 1 kamar” kata nisa
“APAAA 10 ORANG” kata mereka
semua
Nisa yang kaget karena sepupu
sepupu nya menjerit dia berusaha menutupi telinga nya
“jangan jerit jerit kalau kita
kenak marah gimana” kata nisa
“kamu nya itu yang benar aja bisa
muat 10 orang. Kamar aku dulu aja gak bisa tu muat 10 orang. 2 orang aja udah pengap”
kata raina
“HAH 2 ORANG” kata mereka kaget
lagi sambil melihat kea rah raina
Raina hanya mengangguk dan tiba
tiba dia bersedih lagi karena teringat dengan keluarga angkat nya.
“aku jadi rindu mereka” kata
raina tiba tiba
Mereka yang mendengar penuturan
raina saling tengok menengok dan ikut sedih mendengar nya.
“jangan sedih, pulang dari jogja
kita akan bertemu mereka kita ajak mereka jalan jalan ya” kata Fathia
Tanpa sepengetahuan mereka para
tetua atau para akung dan uti masih melihat ke arah mereka karena mereka malah berdiri
di depan rumah tanpa ada yang bergerak untuk masuk.
Sedang kan keluarga yang lain
mereka sudah masuk ke kamar masing masing. Tersisa tinggal 3 kamar lagi yang belum
di tempati.
Tiba tiba ..
Uti fanny yang dari tadi gemesh
melihat tingkah mereka yang malah melongo lihat villa mas nya hanya ketawa dan
senyum senyum.
“kalian kenapa masih di luar,
emangnya gak dingin?” kata uti fanny
Ke empat belas sepupu itu sama
sama melihat ke sumber suara sambil tersenyum canggung
“i-iya uti, ini kami mau masuk
kok” kata husna
“istirahat lah kalian pasti capek”
kata uti fanny
“kalian mau satu kamar?” kata
akung zainal
“emang boleh akung” kata husna
“boleh dong, mau di atas tengah
atau di bawah?” kata akung tito
“atas “ kata husna, Fathia, nisa
“bawah” kata raina, alya
Sepupu laki laki hanya saling
tengok tengokan aja dengan tingkah sepupu sepupu perempuan mereka
“kalian lucu sekali” kata uti
fanny
“kalian di tengah aja ya, biar
tidak capek kali nanti kalau turun dan naik nya” kata akung tito
“iya akung, terimakasih” kata
mereka semua
Mereka pun masuk ke dalam rumah
dan ..
“masyaallah”
“subhanallah”
“fiks ini istana asli bukan
seperti dongeng”
“ya allah luas dan bagus banget”
Begitulah ucapan ucapan yang di
lontar kan para cucu nya akung wito.
“
Masih posisi di luar
“wito, lucu kali cucu cucu mu”
kata mas zainal
“mereka belum terbiasa hmm belum
pernah melihat rumah yang lebih besar dari yang aku punya” kata akung wito
“jadi, akan pindah ke jogja” kata
mas tito
“untuk sementara kayaknya hanya
dian dan anak anak dulu, aku selesaikan dulu tugas di sana, sebentar lagi” kata
akung wito
“suci dan anggi?” kata mbak fanny
“mereka akan ke bandung mas mbak.
Kerjaan nya pindah di sana” kata akung wito
“yaudah gapapa lah, tapi buatkan
rumah untuk mereka di jogja” kata mas tito
“sedang ku cari dulu tempat nya”
kata akung wito
“dah masuk lah udara makin
dingin, istirahat semuanya. Makan malam kita kumpul Kembali” kata mbak fanny
“





