AFANDI PRO

AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Post Top Ad

Thursday, May 7, 2026

BAB 17

May 07, 2026 0

Setelah menelepon, rania yang penasarannya sangat tinggi pun mulai obrolan Kembali dengan Fathia.

“siapa cowo nya?” kata rania

“Namanya alamsyah rahmadan pratama di panggil kak alam” kata Fathia

pratama” kata hati rania

“ka- kamu dengan keluarga Pratama dek” kata rania

“maksud nya mbak” kata Fathia

“nama belakang nya tadi ada nama orang terkaya di Indonesia dek, keluarga pratama” kata rania

“serius mbak, bentar mbak kok tau” kata Fathia

“mbak bersahabat dengan salah satu anak dari keluarga pratama Namanya saida Amanda pratama, anak ketiga dari keluarga pratama. Berarti cowo yang kamu ceritakan ini anak bungsu mereka” kata rania

“aku ada foto nya mbak, apa benar ?” kata Fathia

Fathia pun membuka handphone nya dan mencari foto yang tanpa sengaja sempat viral antara kak alam dan Fathia

Kejadian nya antara kak alam dan Fathia

Saat di taman kampus, Fathia serta sahabat sahabat baik nya sedang mengerjakan tugas kelompok yang di mana juga ada si arif tersebut. Singkat cerita, Fathia minta tolong ke mita sahabat nya untuk memfotokan Fathia di bagian taman sebelah nya.

Saat ingin mengambil foto Fathia tidak menyadari bahwa ada orang lain di belakang yang juga ikutan berfoto, mita sahabat nya tidak ngomong apa apa karena di kode kan dari kak alam.

Adalah beberapa foto yang hanya Fathia saja yang sendiri, hanya ada satu foto yang bareng kak alam tanpa sepengetahuan nya Fathia. Makanya lah Fathia bisa ada foto nya Bersama kak alam.

Mita yang jadi sahabat nya mengirimkan hasil foto mereka ke akun sosmednya kak alam. Nah ini dia mulai viral nya.

Teman teman nya kak alam melihat perubahan dari sahabat nya, kak alam tiba tiba tersenyum saat melihat sebuah hp. Satu orang temannya yang bernama fadlan melirik dan tiba tiba teriak heboh

“wooooww alam foto bareng cewe guys” kata fadlan

Sontak semua nya melihat ke mereka semua lebih tepat nya ke tempat di mana kak alam dan teman teman . mereka lagi duduk di kantin kampus yang pasti banyak lah mahasiswa dan mahasiswi yang sedang makan.

Saat mendengar suara cempreng dari teman nya kak alam, semua yang ada di kantin melihat ke mereka dan saling bisik bisik.

Tapi foto itu belum ke sebar, masih di tutup rapat rapat oleh kak alam.

“siapa cewe nya lam?” kata risky

“jangan jangan si kutub sudah mulai mencair” kata danu

“cakep gak, anak mana” Daniel

“cakep pokok nya, lam kasih lah kami kami lihat” kata fadlan

Kak alam langsung menatap sinis ke fadlan yang sudah membuat kehebohan yang ada di kantin. Akhir nya kak alam memilih pergi dari kantin dan meninggalkan kantin yang sangat ramai itu.

“siapa ya kira kira cewe yang beruntung bisa berfoto dengan kak alam”

“ihh jadi penasaran”

“pasti nya cantik gak sih”

“atau itu kak Amanda kali ya”

“tap ikan kak Amanda sudah selesai masa kuliah nya”

“kalau kak Amanda kayak nya gak mungkin apalagi kak fadlan tadi heboh berarti cewe nya lain lagi”

“gak mungkn sih apalagi yang kita ketahui kalau kak alam itu susah dekat dengan cwe”

“tapi tad ikan kalian dengar kak fadlan tadi yang paling heboh”

“aku juga lihat kok kak alam senyum senyum lihat hp, bahkan aku sempat fotokan”

Begitulah bisik bisikan di kantin, yang melihat kak alam senyum pun masih sempat sempat ya memfotokan nya.

“jadi dek beneran kamu suka dari keluarga terkaya itu?” kata rania

“mbak jujur aku gak tau dia ternyata dari kalangan atas” kata Fathia langsung lemas setelah dengar cerita dari mbak rania

“mbak kayak nya aku urung kan niat ku untuk dekat dengan kak alam deh. Walaupun aku gak tau di aitu baik atau gak nya. Tapi rasanya nanti akan jadi canggung lah mbak kalau seandai nya aku satu kelompok lagi dengan nya.. aaahhh pusing sekali ya allah” kata Fathia prustasi

“sabar Fathia sabar, mungkin belum waktunya kamu untuk memulai rasa suka dengan lawan jenis. Atau mbak perlu memastikan dulu ke sahabat mbak?” kata rania

“mbak ntar di kira apaan lagi kita” kata Fathia

“iya juga ya. Yaudah lah ayuk keluar dengan yang lain mereka lagi di rooftop sedang mau nonton bareng kata nya” kata rania

Saat mereka akan bangkit tiba tiba dering hp telpon nya rania bunyi dan menampilkan satu nama yang baru saja mereka bicarakan, ya itu sahabat nya rania

“Amanda” lirik mbak rania yang masih di dengar Fathia

“siapa mbak” kata Fathia

“sahabat mbak dek, kakak nya si alam” kata rania

Fathia langsung melotot kan mata nya yang kaget saat di sebutkan nama si kak alam.

“mbak angkat aja gapapa, aku temanin mbak, mungkin mau melepas rindu dengan mbak kali” kata Fathia

Akhirnya pun rania mengangkat telpon dari Amanda, telpon itu ternyata video call

Tampak lah wajah sangat cantik dengan rambut curly dengan hiasan warna coklat hitam yang sangat manis seperti orang nya.

“assalamualaikum rania besti aku, selamat ya untuk acara pertunangannya. Sorry to sorry besty aku gak bisa hadir karena sedang ada acara di puncak dengan keluarga “ kata kak Amanda dalam telpon video nya

Mbak rania yang dengar penjelasan dari besty nya yang sangat cerewet itu hanya tersenyum saja

“waalaikumsalam besty. Iya gapapa kok. Kamu dan momy sudah berulang ulang kami membilangkan hal yang sama loh” kata rania

Momy yang di maksud adalah ibu dari kak Amanda dan alam.

“hmm besty aku mau tanya sesuatu dengan mu boleh” kata kak Amanda

“tanya lah” kata rania

“hmm gini, adik bungsu ku si alam itu dia lagi suka dengan seseorang, tapi..” kata kak Amanda

Fathia dan rania saling tatap tatapan menunggu lanjutan pembicaraan nya si sahabat nya mbak rania

“tapia pa ?” kata rania

“tapi alam tidak mau menyebutkan nama cewe itu. Yang aku tau mereka pernah foto Bersama. Cewe nya berhijab dan sangat cantik. Dan alam membuat inisial Namanya luv F pakai emoticon love warna biru dan gambar panda” kata Amanda

Fathia yang mendengar penjelasannya kak Amanda langsung kesedak ludah nya sendiri

Uuhhuuuk ..

“besty kamu lagi sama siapa ?” kata Amanda

“oh aku lagi sama adik sepupu” kata rania

“kenalin lah aku, cewe kan” kata Amanda

Rania pun mengarah kan kamera nya ke Fathia, Fathia yang kaget langsung hanya senyum senyum dan berbasa basi saja.

Di samping kak Amanda ada keluarga nya semua , termasuk adik bungsu nya.

“hai kak” kata Fathia sambil tersenyum

“hai cantik siapa Namanya dan berapa umur nya kamu” kata Amanda

“satu satu kali nanya besty” kata rania

“hehe nama aku Fathia kak, umur ku di 20 tahun” kata Fathia

“Fathia” kata suara dari seberang

Orang tersebut merebut hp milik kakak nya dan benar yang di lihat ada sosok perempuan yang dia kagumin Selama ini

“kamu beneran Fathia kan” kata orang tersebut

“i-iya kak alam” kata Fathia

Ya orang tersebut yang merebut hp kakak nya adalah kak alam atau adik bungsu nya kak Amanda

“ALAAAM” kata kak Amanda yang suara cukup keras

“apa sih kak, aku hanya mau lihat bidadari” kata alam

Saat kata “bidadari” yang di ucapkan kak alam bikin Fathia jadi salting

“siapa bidadari yang kamu maksud, kamu mau menggoda rania. Ingat dia sebentar lagi akan menikah jangan nagda ngada alam” kata kak Amanda

“bukan kak rania, tapi bidadari yang ada di dekat kak rania. Fathia kan bidadari” kata alam

Fathia dan rania yang melihat dari video call tersebut melihat berantam adu mulut nya. Hanay saling lihat lihatan tanpa mengucapkan apa apa .

“ran, maaf ya. Rese bener deh anak itu” kata kak Amanda

“iya gapapa manda Namanya anak cowo sedang jatuh cinta” kata rania

“kalau beneran dia ada yang suka dan bisa pacarana aku kasih jempol 4 ke dia karena gak ada cewe yang tahan dengan si beruang kutub ini dan rese ini” kata kak Amanda

“ada, paling bentar lagi jadian” kata rania

“hah apa maksud nya rania, siapa yang jadian “

“ooohhh aku tau jangan bilang kamu tau sesuatu tentang inisial cewe yang lagi di dekatin si alam alam rese itu” kata Amanda

“aku gak tau pasti nya tapi aku tau siapa Wanita itu. Hmm manda aku harus matikan vc kita soalnya kami mau kumpul dengan yang lain. Sorry” kata rania

“ran kasih tau dulu siapa Wanita nya yang sudah berhasil buat si kutub rese itu jadi buka hati dan niat untuk menjalin hubungan” kata Amanda yang semakin kepo

“tanyalah langsung ke alam dia yang lebih berhak untuk menjelaskan” kata rania

“ran pliss lah kasih tau aku” kata Amanda yang masih membujuk besty nya

“sorry manda. Dah ya maaf assalamualaikum manda besty aku. Have fun kumpul dengan keluarga nya titip salam dengan momy dan dady ya” kata rania yang memutus kan sepihak


 

Read More

Monday, May 4, 2026

BAB 16 - TENTANG FATHIA

May 04, 2026 0

 

Bab ini hanya cerita Fathia dan rania

Rania mengetuk pintu yang dimana di dalam nya ada Fathia. Fathia yang mendengar suara ketukan dari arah pintu hanya melihat sekilas tanpa niat untuk membuka nya.

Tok took “dek ini mbak, boleh mak masuk?” kata rania.

“mbak fathia ingin sendiri” kata Fathia

“kita bicara empat mata tanpa ada orang lain” kata rania

Fathia tidak langsung menjawab tapi dia bangkit dari tempat tidur nya dan membuka kan pintu kamar nya tanpa menyuruh rania untuk masuk ke dalam kamar. Rania pun tersenyum dan masuk ke dalam kamar Fathia.

“sedih?” kata rania

“gak sih, hanya kaget saja” kata Fathia

“mulut bisa berbohong tapi mata tidak bisa untuk berbohong” kata rania

‘”emangnya kelihatan mbak” kata Fathia

Rania hanya mengangguk sambil tersenyum

“jujur mbak gak tau soal ada atau tidak nya si arif sudah beristri.  Yang mbak tau dia kemana mana sendiri” kata rania menjelaskan yang dia ketahui

“bukan salah mbak kok, dari awal aku nya saja yang terlalu berlebihan naksir nya hingga aku tak mencari tahu terlebih dahulu dia itu siapa sebenarnya. Sekarang aku tau bahkan sebelum aku terlalu dalam lagi mencintai nya” kata Fathia

“bukan nya memang seharus nya kita tau dari awal sebelum tau akhir nya. Mbak tau pasti sangat sedih dan kecewa tapi apa yang bisa kita lakukan selain ikhlas dan move on” kata rania

“iya mbak, Fathia akan move on tapi Fathia gak tau bisa atau tidak” kata Fathia

“apa yang membuat Fathia tidak bisa move on” kata rania

“dia baik mbak, aku pernah satu kelompok dengan nya, dia selalu membantui aku kalau aku di jahatin dengan senior. Pokoknya dia baik” kata Fathia

“itu berarti kamu nya yang kebaperan. Kamu pernah lihat dia juga berlaku baik dengan yang lain gak?” kata rania

“pernah mbak, bahkan itu juga bikin aku jadi makin cinta” kata Fathia langsung to the point

“Fathia, ini pertama dan terakhir dulu untuk kamu mencintai laki laki yang belum tentu menjadi halal mu. Focus ke kuliahan mu katanya mau menjadi pengusaha yang sukses dan punya cabang di mana mana” kata rania

“iya mbak, mulai sekarang aku akan move on dan berjanji untuk janji kita masa kecil dulu. Aku akan lulus kuliah hingga aku sukses lalu aku akan punya toko serba panda yang banyak cabang cabang nya hingga mereka tau aku adalah anak yang berusaha dari nol tanpa bantuan dari orang orang atau pun bawa nama nama keluarga Zawawi.” Kata Fathia

“tetap semangat sayang” kata rania

“pasti semangat, tapi mbak sebenarnya ada satu cowo lagi dia senior aku. Aku sempat kagum sama dia tapi karena hati ku saat itu masih ingin dengan arif makanya aku gak terlalu focus untuk nya. Dan ini ya mbak dia beberapa kali mencoba dekatin aku gak ngomong sih tapi dimana pun aku berada missal nya ni di kantin dia sering kali duduk di sebelah ku padahal masih ada yang kosong juga” kata Fathia tersenyum senyum sendiri melihat kekagetan mbak nya

“kamu ya, masalah satu aja belum selesai mau nambah masalah” kata rania geram dengan tingkah Fathia ini

Fathia ini anak nya gampang baper sebenar nya tapi dia akan setia dengan satu orang dulu tapi jika yang di perjuangin ternyata tidak ada perasaan apa pun maka dia akan pergi dan meninggalkan orang tersebut.

Fathia juga anak nya baik dan sering di manfaatin teman teman nya. Fathia di sangka banyak uang padahal dia sedang lagi memulai usaha kecil kecilan. Memang sih penghasilan bisa mencapai 5 jutaan tapi untuk membiayai teman teman jahat nya itu kayak nya gak cukup deh.

Fathia memulai bisnis dari masa SMK kelas 2, saat itu di hanya iseng awal nya menjual barang barang dengan serba panda dari barang yang kecil hingga harga termahal nya. Missal harga terkecil di harga 2.000 hingga harga paling mahal nya itu di 100.000an.

Fathia belum berani ambil barang di atas 100rban di karenakan modal nya saja sudah cukup besar penghasilannya saat itu juga belum terlalu banyak. Sebulan bahkan dia baru mendapatkan 500rb.

Selama 1 tahun Fathia mejalankan hingga tamat sekolah Fathia mencoba buka toko kecil kecilan di rumah yang hanya ruko kecil yang sudah di desain benar benar niat untuk jualan perintilan panda panda.

Pencapaian target penjualan Fathia selama satu tahun ini bisa mencapai 10jt. Alhamdulillah nya sudah terkumpul hingga Fathia bisa membuatkan sebuah ruko kecil di samping rumah milik orangtua nya.

Setelah tamat sekolah Fathia lulus di universitas yang dia impikan yaitu di bandung di ITB mengambil jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

2 semester Fathia sudah menjalankan perkuliahannya hingga saat ini Fathia sedang menjalankan tugas yang mengarahkan pembuatan suatu usaha serta laporan laporan pengeluaran permodalan target pencapaian. Sangat mudah bagi Fathia karena alhamdulillah nya semuanya sudah dia pelajari sebelum nya.

Fathia selalu menyelesaikan setiap pekerjaan nya duluan sebelum teman teman nya selesai. Di saat teman teman nya masih bingung mau membuat usaha apa sedangkan dia tinggal membuat laporan lain nya saja. tinggal minta catatan laporan dari karyawan nya saja yang bekerja dengan nya.

Oh ya untuk toko nya Fathia saat ini sudah ada 2, yang pusat nya sudah di pindah kan di pusat kota bandung agar customer atau pun pelanggan pelanggan nya Fathia bisa dengan gampang singgah ke toko.

Fathia juga sudah memiliki karyawan, setiap toko Fathia hanya memberikan masing masing 3 karyawan saja. walaupun barang barang nya sudah banyak tapi untuk 3 karyawan saja Fathia rasa kayaknya sudah sangat cukup dan cepat juga kok cara kerja nya mereka.

Fathia sering bercerita dengan rania. Karena Fathia merasa nyaman untuk bercerita.

“jadi Fathia siapa lagi cowo yang kamu taksir selain arif?” kata rania

“hah itu mbak, aku…” kata Fathia yang tak melanjutkan perkataan nya

“apa yang kamu sembunyikan dari mbak, siapa tau mbak bisa bantu cari tau siapa cowo yang kamu taksir selain arif” kata rania

“dia adalah ..” kata Fathia yang mau melanjutkan kata katanya tapi tiba tiba ponsel nya Fathia bunyi. Tertera nama di situ adalah zikri adiknya

Dalam sebuah telpon

“mbak, dimana?” kata zikri

“di kamar, ada apa?” kata Fathia

“oh gapapa, teringat nya mbak rania ada di kamar sama mu kan?” kata husna

“ada mbak, ini di sebelah ni sama Fathia” kata Fathia

“yaudah, kalau sudah selesai ngobrol datang lah ke rooftop kami rencana mau nonton horror. Ini snack juga sudah di siapkan kok” kata nisa

“iya nisa, bentar bentar lagi aku ke sana dengan mbak rania” kata Fathia

Akhirnya pun putus lah telpon tersebut. Kini Kembali ke rania yang masih penasaran dengan cerita lanjutan dari Fathia.



Read More

Sunday, May 3, 2026

BAB 15 - LAMA BERPISAH

May 03, 2026 0

 


Pov 10 tahun kemudian.

Rania kini sudah memasuki umur 20 tahun yang dimana dia sedang menjalankan awal perkuliahan. Dia sempat tidak lanjut untuk kejenjang kuliah karena membantu umi dian untuk menyekolahkan adik adik nya. Ia bekerja di sebuah café yang sangat terkenal di jogja.

Setelah masa terakhir mereka bertemu (seluruh keluarga akung wito) itu pada saat akung wito sedang berkunjung sekaligus pulang kampung ke jogja. Dan pada saat itu juga akung wito telah meninggal dunia. Semua keluarga pada kumpul.

Setelah akung wito dan uti yati telah meninggal mereka sudah lama tidak berjumpa. Padahal mereka masih satu pulau tapi untuk bertemu mereka sudah jarang.

Kembali ke cerita keluarga umi dian.

Kini rania sedang kuliah sambil part time di café tersebut. Rania selalu ambil jam sore hingga malam untuk bekerja.

Umi dian sudah lama tidak bekerja semenjak husna menginjak di masa duduk SMA, itulah makanya rania mencari pekerjaan untuk bisa membiayai adik adiknya.

Mereka juga sudah tidak tinggal di kampung Zawawi karena merasa kurang pantas hanya saja masih di satu kota hanya sedikit menjauh dari kampung keluarga zawi.

Rania sedang berkumpul dengan keluarga lain nya, mereka sedang berada di teras depan.

“mbak rania capek ya, maaf ya mbak? Kata husna datang sambil membawa teh hangat untuk mbak rania

“eeh husna, hmm gak kok sayang. Aman kok, kalian gak perlu pikirkan capek nya mbak yang penting kalian lulus sekolah dan belajar yang rajin” kata rania

“mbak aku ikutan kerja ya” kata husna

“tidak perlu husna kamu di rumah bantuin jaga umi dan sofi. Mbak bisa kok sayang” kata rania

“sini mbak aku kusuk, pasti pegal ya” kata husna

“aku ikutan ya bantu kusuk” kata sofi yang tiba tiba datang menghampiri mereka berdua.

Umi dian juga ikut serta menyusul anak anak nya

“rania, kamu jangan capek capek lah sayang, uang kita masih cukup kok. Lagian juga biaya persekolahan adik adik kamu juga sudah di bayar hingga mereka selesai sekolahnya sayang. Kamu berhenti ya dari pekerjaan itu. Umi kasihan dengan kamu sayang dan ..” kata umi dian yang tak mengakhiri ucapannya

“dan apa umi” kata sofi yang tiba tiba penasaran

“dan umi minta maaf sama kamu sayang, sudah merepotkan kamu, sudah membuat kamu jadi tambah beban, umi akan berusaha lagi untuk cari pekerjaan lagi sayang” kata umi dian sambil memegang bahu nya rania

“umii cukup, rania gak suka umi saat bilang seperti itu, kalian bukan beban bagi rania, kalian keluarga rania. Rania gak suka umi ngomong seperti itu” kata rania

“maafin umi rani” kata umi dian tiba tiba suara nya seperti akan nangis

Rania dan husna yang sadar langsung melihat ke umi dian dan memeluk nya. Sofi yang melihat kedua kakak nya memeluk umi nya dia pun mengikut untuk berepelukan Bersama.

2 tahun setelah nya..

Rania sudah lulus dari perkuliahan nya, kini lah husna mulai memasuki masa perkuliahan ikut jalur SNBPT. Husna termasuk anak yang berprestasi dia selalu membawa nama sekolah saat ada olimpiadi atau bahkan ekstrakurikuler yaitu menari.

Sofi sudah memasuki SMA.

Rania sudah bekerja sebagai asisten manager di salah satu perusahan A crops. Rania termasuk anak yang rajin hingga pekerjaan cepat selesai.

Umi dian sekarang ini tinggal duduk santai karena ketiga anak anak nya tidak memperboleh kan umi nya untuk capek. Pekerjaan rumah juga semua nya pembantu yang mengerjakan.

Umi dian tidak mau menikah lagi setelah bercerai dengan bukhori karena bagi nya adalah sekarang adalah waktu nya dia untuk anak anak nya hingga mereka memilki keluarga nya masing masing.

Keluarga ibu suci, Fathia dan zikri mereka pun sama hanya saja kehidupan mereka tidak sama dengan kehidupan keluarga umi dian.

Mereka masih tinggal di satu rumah yang setelah dari jogja 10 tahun itu yaitu di bandung.

Fathia saat ini sedang duduk di bangku SMK yang mengambil jurusan KOMPUTER. Ia sangat suka yang berbaur baur tentang computer.

Fathia juga pernah sesekali mencoba untuk coding. Bahkan Fathia pernah di percaya sebuah perusahaan untuk bekerja di perusahaan tersebut sebagai seorang IT. Awal masuk banyak yang tak percaya dengan kehebatan nya tapi setelah 2 tahun bekerja dan perusahaan selalu aman aman saja makanya para pegawai lain mulai mengakui kehebatan nya Fathia. Bahkan mereka juga ingin status kepegawain mereka diaman kan.

Zikri? Kalau dia lebih suka dengan perbengkelan seperti jadi mekanik mobil. Saat ia memulai PKL ia di percaya untuk memegang mobil yang sangat mahal untuk di jadikan servis pertama nya. Dan hasil nya ama naman saja sehat dan bagus .

Pemilik mobil meminta sorum mobil untuk zikri yang menjadi orang kepercayaan nya setiap ia akan service. Dan sorum mobil juga memberikan zikri kesempatan untuk bekerja paruh waktu di sorum tersebut.

Begitupun dengan keluarga yang lain mereka sudah ada yang lulus sekolah, ada yang lagi menjalankan usaha ada yang melanjutkan Pendidikan.

Pov 5 tahun setelah nya.

Mereka bertemu di sebuah acara keluarga yang dimana hanya ada 2 keluarga dari Zawawi. Yaitu akung parno dan akung suwito.

Bukan hanya tetua akung suwito saja yang telah wafat tapi seluruh tetua mereka sudah wafat.

Keluarga yang tingga di kampung Zawawi kini mereka telah banyak keluar dari kampung tersebut tapi mereka membuat rumah singgah kalau seandai nya ada acara di daerah kampung tersebut.

Kembali ke kedua keluarga Zawawi.

Mereka kumpul karena ada acara nya lamaran, keluarga akung wito dan akung parno memang dari dulu dekat, paling dekat di banding kan yang lain nya.

Yang lamaran adalah rania.

Rania bertemu dengan seorang atasan yang masih muda, atasan nya adalah seorang owner pemilik cafe yang cukup terkenal di Surabaya. Ya rania dapat kenalan orang Surabaya lebih tepat nya satu Angkatan waktu kuliah.

Acara yang di gelar sangat mewah, dengan dekorasi campuran jawa dan mandailing natal nya. Sangat cantik.

Rania yang di balutin kebaya kekinian dengan warna rosegold dan batik rok nya yang senada dengan pakaian baju batik nya untuk pihak pria.

Nama laki laki tersebut ada prayoga restu di panggil yoga.

Kini acara di mulai, sebenarnya mereka mengundang seluruh keluarga zaawi tapi yang da di Indonesia hanya Sebagian saja, di karenakan mereka sudah banyak yang tinggal luar negeri dengan kegiatan masing masing.

Keluarga Zawawi berkumpul di bagian sebelah kiri dengan pakaian yang di balutin berwarna marun, perempuan dengan dress yang sopan warna marun sedangkan pria mereka kemeja yang di warnai dengan warna marun.

Acara sangat lancar hingga acara tersebut masuk lah ke sesi foto Bersama.

“aaakkkkk mbak sayang ku akhir nya ke jenjang serius ni?” kata Fathia yang langsung berlari ke pelaminan

Rania yang melihat Fathia hanya senyum senyum saja. rania dan Fathia berpelukan hingga yang melihat mereka sangat gemesh.

“Fathia gentian aku juga mau peluk mbak rania loh” kata sepupu sepupu alika yang di belakang

Alika yang di tegur pun hanya mencebik mulutnya manyun tanda kesel tapi langsung tersenyum melihat rania lagi.

“gentian dek, nanti lagi” kata rania lembut

Fathia pun melepas kan pelukan nya dan di pun bergeser

“masyallah mbak cantik banget” kata nisa

“benar loh mbak sangat sangat cantik” kata alya

“kalian ya selalu seperti itu berlebihan sekali kalau sudah muji orang ya” kata rania yang sambil menyentil hidung mereka berdua

Setelah berpelukan mereka melanjutkan untuk foto Bersama hingga sangat banyak dan tak mau  berhenti. Dan parah nya masih sempat sempat nya buat tiktok Bersama.

Bang yoga yang melihat tingkah seluruh sepupu sepupu nya rania hanya geleng geleng kepala saja dan memilih menghindar agar mereka leluasa.

“mbak kita harus kumpul banyak banget yang pengen aku ceritakan” kata Fathia

“masalah apa dulu ini, cowo yang kamu taksir itu” kata rania

Sepupu sepupu yang lain tadi nya hanya mendengar sambil lihat lihatan hingga mbak rania yang membilang kan soal cowo mereka langsung sontak melihat tatapan tajam ke Fathia. Fathia yang di tatap mereka semua hanya nyengir sambil kode ke mbak rania.

Mbak rania langsung mengulum senyum nya saat Fathia di pelototin yang lain.

“sudah sudah gentian dengan tamu yang lain dulu, nanti malam kita bahas di rootop” kata husna

“Fathia urusan kita belum selesai, lihat lah kamu akan kami sidang. Bisa bisa nya mau kenalan dengan cowo tapi kami gak tau” kata alya

“eh bukan kenalan tapi sudah naksir” kata nisa

“kita langsung Tarik ya kalau dia sempat kabur makin ribet urusan nya” kata sofi

Begitulah kata kata mereka mengancam Fathia.

1 jam kemudian acara telah usai, acara nya tidak sampai malam hanya sampai sore aja.

Kini seluruh 2 keluarga telah kumpul di ruang tengah, sambil duduk santai ada yang ngobrol. Beda dengan para sepupu sepupuan mereka masih diam diaman.

Entah apa yang membuat mereka menjadi diam diaman padahal semasa acara tadi mereka ngobrol

“Fathia benar lagi dekat dengan seseorang?” kata husna memulai obrolan mereka

“siapa?” kata aji

“orang mana?” kata alya

“kenapa hanya mbak rania yang tau?” kata sofi

“ibu papa kasih izin?” kata zikri   

“ihh kalian ya langsung kepo” kata mbak rania yang dari tadi mendengar kan pertanyaan pertanyaan nya dari sepupu seppi lain hanya senyum senyum saja.

“kalian ya. Iya benar Fathia sedang suka dengan cowo, mbak kenal dengan nya” kata mbak rania

Semua sepupu melihat ke sumber suara.

“maksud nya mbak kenal” kata husna

“iya mbak kenal” kata mbak rania

“KOK BISA!!” Kata alya

“karena cowo yang Fathia suka itu adik dari teman kerja mbak” kata rania

“mbak yang kenalin” kata sofi

“bukan mereka memang sudah kenal karena satu kampus” kata rania

“tapi kami tak terim, karena janji nya kan setelah lulus kuliah” kata nisa

“apanya yang habis kuliah. Aku kan gak pacarana loh sama dia” kata Fathia

“tapi kamu nya sudah suka duluan dengan cowo” kata nisa

“hanya sekedar suka tidak pacarana” kata Fathia

“lalu cowo yang kamu taksir suka sama kamu juga” kata alya

“tidak tau alya. Aku tak pernah tanya” kata Fathia

“jangan jangan kamu nya suka sendirian” kata nisa

“ih nisa. Udahlah aku males bahas itu orang. Dia sedang pacarana dengan teman seangkatan tapi beda jurusan” kata Fathia langsung menampakkan muka sedih nya

“kok bisa, masa’ iya belum mulai dekat malah di duluan orang lain” kata nisa

“siapa sih, apa aku kenal” kata aji

“ya kenal lah orang teman kamu sendiri” kata Fathia yang tanpa sadar dengan muka masih tertunduk

“maksud nya?” kata aji

“ya teman segeng motor kamu yang aku taksir” kata Fathia

“siapa Fathia” kata aji

“arif” kata Fathia dengan suara pelan tapi di dengar oleh nisa dan alya karena mereka dekat dengn Fathia

“siapa Fathia” kata aji

“udahlah aku lagi males bahas dia” kata Fathia

“Namanya arif” kata nisa

“APA? ARIF. JAUHI DIA, DIA GAK PANTAS UNTUK MU” kata aji tiba tiba mendengar nama teman nya langsung naik amarah nya

Semua nya melihat kemarahan aji dan menatap bingung

“ada apa aji?” kata rania

“aku mohon sama mu Fathia jauhi dia lupakan soal rasa suka mu terhadap nya?” kata aji

“berikan aku alasan kenapa aku harus menjauhi nya” kata Fathia

“dia sudah menikah dan memiliki 3 anak tapi dia tidak mau ada orang yang tau kalau dia sudah menikah” kata aji

“serius” kata Fathia

“mbak tau kalau dia sudah menikah?” kata Fathia nanya ke mbak rania

“mbak gak tau Fathia” kata rania

Fathia yang lemes dengr fakta bahwa cowo yang dia taksir ternyata sudah beristri dia mendadak jadi diam dan melamun dan pamit ke kamar

“semua nya aku mau istirahat, maaf” kata Fathia yang lansung bergegas

“maaf Fathia” kata aji

“gak perlu minta maaf seharus nya aku harus tau dari awal, makasih sudah menginfokan” kata Fathia langsung berjalan menuju kamar nya

“kasihan Fathia” kata nisa

“lebih kasihan kalau dia tau nya lebih lama” kata aji

“biar mbak yang datangi Fathia” kata rania

Mereka mengangguk dan rania mendatangi kamar nya Fathia


Read More

Tuesday, April 28, 2026

BAB 14 - SUASANA DI ISTANA

April 28, 2026 0

 

Saat mereka hendak masuk mereka terheran heran dengan tingkah kedua kali nya dari cicit akung wito.

Tiba tiba mereka melihat ke seisi rumah hingga melongok

“kalian kenapa belum masuk kamar juga” kata akung tito

Semua cucu cucu nya akung wito Kembali lihat sama sama ke arah sumber suara yaitu poisi nya di belakang mereka.

Mereka Kembali senyum senyum karena ketahuan masih bengong melihat rumah yang mereka datangi.

Gimana gak bengok mulu rumah yang mereka datangi lebih dari istana tambah pavilion nya saja makanya besar sekali.

Kini para cucu nya akung wito sudah berada di dalam kamar yang di lantai tengah yang sudah di pilih atas kesepakatan Bersama.

Waktu malam hari tiba.

Para maid dari siang hingga sore mereka sudah pada sibuk di dapur di karenakan harus memaksa besar dengan porsi banyak. Karena isi di dalam rumah juga banyak orang nya.

“makan makan” kata uti fanny

Semua yang ada di dalam ruangan serta di luar ruangan kini berada di dalam ruang makan. Semua nya beratur untuk mengambil makanan.

Hanya ada obrolan kecil kecil saja tanpa berisik. Karena di atuan keluarga mereka tidak boleh terlalu lama untuk makan agar tidak di makan oleh setan. (begitulah).

Kini pukul 08.00

Semua para cucu yang masih muda mereka berkumpul di halaman samping yang dimana terdapat kolam ikan serta gazebo dan ada beberappa taman bunga nya juga.

Mbak pita dan mbak resti datang Bersama beberapa maid membawa cemilan cemilan di halaman samping

“letak di sini aja bi, makasih ya. Maaf merepotkan” kata mbak resti

“sama sama non, tdidak merepotkan ini memang sudah tugas nya kita. Kalau ada perlu lagi tekan tombol ya non. Permisi” kata bi muna

Bi muna adalah kepala bibi nya, dia yang mengatur para bibi lain nya. Kalau sudah seperti ini dia akan ikut serta juga membantu.

Kita lanjut di halaman samping

“pada di makanin semua nya” kata mbak resti

“iya makanin ni jangan malu malu ya” kata mbak pita

Cucu dari akung wito mereka saling tengok tengokan.

Jujur saja mereka canggung malu campur aduk karena mereka baru pertama kali ke jogja apalagi rania yang dari awal belum pernah kenal dengan keluarga besar.

Mbak pita mendekat ke rania

“de rania, kamu mau gak tinggal di jogja” kata mbak pita sambil tersenyum

“hah, a-aku gak tau m-mbak, aku ngikut apa kata umi saja” kata rania terbata bata

“kamu kenapa gugup gugup?” kata mbak pita

“takut salah ngomong mbak, maaf” kata rania sambil menundukkan kepala nya

“semua yang ada di sini itu keluarga kamu, inilah keluarga besar Zawawi. Kalau kamu tinggal di jogja kamu akan sering bertemu dengan keluarga Zawawi yang lain.” Kata mbak pita

“benar rania, kami semua adalah keluarga mu, sepupu sepupumu bukan hanya dari keluarga nya akung wito saja, dari kekeluarga Zawawi yang lain juga itulah keluarga besar nya” kata mbak resti

“rania, aku yakin kamu akan betah kalau tinggal di jogja kita akan sekolah bareng” kata yanti

“kita bukan nya sekolah di tempat uti fanny” kata rani

“la hiya benar lagi” kata yanti

Keluarga cucu akung wito mereka saling diam masih kurang paham dengan pembahasan mereka. Mereka hanya dengar “sekolah nya di tempat uti fanny”

Tapi di dalam keterdiaman mereka, mereka saling kode lewat mata tapi hati terus berkata

“maksudnya sekolah uti fanny?” kata hati husna

“jangan jangan uti fanny orang yang lebih kaya dari adik adik nya atau abang nya?” kata hati Fathia

“gila sih ini, memang benar benar keluarga sultan” kata alya

“seperti nya iya beneran pemilik sekolah nya adalah uti fanny” kata hati raina

Oke balik ke para sepupu lain nya

“udah udah jangan cerita hal lain dulu. Mbak tadi dengar di dalam kalau umi dian dan anak anak nya akan pindah di jogja” kata mbak pita

“seriusan mbak?” kata Fathia

“iya Fathia, loh kamu dan yang lain apa belum tau?” kata mbak pita

Fathia dan keluarga cucu akung wito saling menggelng dan menatap ke ketiga anak anak nya umi dian

“dan juga tadi akung wito bilang kalau keluarga nya bu suci dan om anggi akan pindah ke bandung dalam tahun ini” kata mbak resti

Kembali membola mata Fathia dan keluarga akung wito

“kami gak tau apa apa mbak, justru kami tau nya dari mbak berdua” kata nisa

Di posisi husna, sofi, raina dan Fathia mereka menunduk dengan perasaan sedih dengar berita berita yang baru saja mereka dengar.

Kini malam semakin malam,

Semua nya Kembali ke kamar masing masing.

Disaat semua orang sudah memilih masuk ke alam mimpi beda dengan anak anak dari keluarga akung wito mereka masih terbangun kecuali adik adik yang masih kecil mereka di harus kan tidur.

Kini tinggal husna, nisa, Fathia, raina, alya, Danish, dan aji. Mereka membentuk lingkaran, masih diam diaman.

“ini hal yang sangat sangat mengejutkan bagi kita semua, mungkin nisa belum terlalu kaget karena dia tidak tinggal dekat kalian. Mbak juga termasuk yang sangat sangat sedih kalau harus berpisah jarak jarak nya dengan keluarga yang lain, apalagi kita baru saja bertemu” kata mbak raina

“kita masih bisa bertemu saat liburan, kita masih bisa liburan” kata husna sambil tersenyum melihat ke arah sepupu sepupu lain nya yang sudah tampak sedih.

“iya kita memang berpisah tapi kita masih tinggal di satu negara hanya pulang dan beberapa kota yang membuat kita berjarak. Berjanjilah dari sekarang kalau kita akan selalu bertemu dan berlibur bareng saat libur sekolah tiba. Kita akan keliling dunia” kata Fathia di akhiri senyum manis nya

“iya kita harus terus bertemu” kata aji

Yang lain ikut mengangguk dan tersenyum ke yang lain nya juga. Dan berakhir lah berpelukan

“ya allah, ternyata begini rasanya keluarga kandung yang sesungguh nya, aku pikir keluarga ku hanya lah bapak Rizwan ternyata ini jauh dan makasih ya allah telah pertemukan aku dengan yang sangat sangat baik ini” kata hati rania sambil memeluk sepupu sepupu lain nya.

Akhirnya pun mereka semua tertidur di tempat tidur masing masing.

Sebenarnya di kamar tersebut ada tempat tidur satu gitu yang bisa muat hingga 4 orang anak anak. Tapi mereka meminta ke para bibi untuk pakai bed yang di bawah aja di susun memanjang biar tidur berdempet dempetan.

Mereka tak menyadari, saat mereka sudah terlelap, akung wito yang tadi nya ingin mengecek para cucu hingga gak jadi di karena kan mendengar pembicaraan mereka.

Bukan hanya akung wito tapi uti fanny juga ikut mendengar, mereka menunggu hingga para cucu sudah terlelap.

Saat itulah akung wito dan uti fanny masuk, uti fanny sengaja membawa camera pocket untuk mengabadi kan setiap momen yang ntah bisa atau tidak terulang Kembali.

Uti fanny tersenyum melihat kekompakan keluarga wito.

 


Read More

Saturday, April 25, 2026

BAB 13 - LIBURAN

April 25, 2026 0

 

Hari semakin malam, saat ini merek masih di satu tempat yatu rumah besar nya akung wito.

Karena saat ini mereka sedang membincang kan untuk liburan Bersama ke daerah dieng.

Kenapa dieng? Karema banyak yang setuju dan sepakat untuk ke dieng ketimbang bandung atau tempat yang lain.

Mereka sepakat di dieng selama 3 hari. Mereka bakalan nginap di satu villa yang memang sengaja di buat oleh akung tito karena istri dari akung tito berasal dari sana.

Villa nya ini ukuran cukup besar bisa menampung hingga 100 orang.

Sebelum lanjut mari admin ceritakan rincian rumah eh salah istana lebih tepat nya. Hehehe

Rumah tersebut terdiri dari 4 lanta dengan ketinggian hingga mencapai 18 meter, lalu lebar nya yang mencapai 15 meter. Luas nya mencapai 1000 m2. Sangat sangat luas.

Terdapat 30 kamar tamu, 2 kamar utama, 4 kamar pembantu. Setiap kamar sudah di lengkapi kamar mandi nya sendiri. Hanya di kamar utama yang ada bathup nya. Kamar tamu hanya pemandangan yang semua nya masing masing dapat seperti taman kolam renang perkebunan mini zoo. Dan juga setiap kamar juga memiliki balkon yang bisa mereka nikmati.

Rumah ini tidak untuk di sewa hanya untuk kepribadian saja. kalau mereka lagi kumpul Bersama atau keluarga besar ingin ke dieng mereka selalu memilih rumah tersebut.

Sangat sangat luas. Parkiran bisa muat hingga 20 mobil serta kolam renang juga terdapat 5, playground anak anak juga tersedia. Taman bahkan kebun bunga juga ada. Pohon pohon buah dan mini zoo.

Mini zoo nya ada zebra, rusa, sapi, harimau, dan adalah sekitar 15 jenis hewan.

Ada juga taman belakang, akung tito sengaja membuatnya untuk tempat santai, kalau mau barbequan juga sangat sangat sedap. Ada gazebo nya sebanyak 10.

Wow andai itu nyata bagaimana pulak asli nya. Bisalah jadi rekomendasi villa untuk di daerah tersebut tapi sayang nya itu hanya khayalan dalam novel ini saja.

Saat ini mereka sudah bersiap siap di halaman depan rumah masing. Mobil yang mereka bawa juga dari masing masing keluarga. Kecuali ada keluarga yang mobil nya masih di bengkel mereka akan nebeng dengan keluarga lain.

Akung wito datangi ke rumah akung tito sambil berjalan sambil menegur keluarga yang sedang siap siap.

“mas, ada kendala?” kata akung wito

“oh wito, gak sih tapi kayak nya anak ku ikut ke mobil yang lain. Kalian gimana?” kata akung tito

“di mobil kami aja kalau gak, aku hanya naik medium bus, karena biar tak payah juga. Semuanya ikut masuk. Cukup lah untuk anak anak nya mas ikut” kata akung wito

“benar ni wito” kata akung tito memastikan

Akung wito hanay menganggung sambil tersenyum

“yaudah ntar mas bilang ke mereka untuk di bus nya kalian aja” kata akung tito

“yaudah mas akum au cek yang lain dulu di belakang” kata akung wito sambil pamit dan lanjut berjala di keluarga yang lain.

20 menit kemudian

kini mereka berkumpul di depan masjid nya keluarga besar untuk persiapan sebelum naik ke mobil nya masing masing yang di pimpin oleh akung tito

“assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” kata akung tito menggunakan toa

Karena manusia nya yang cukup banyak kalau di hitung memang ada lah satu kampung makanya kalau memang ada informasi sebaiknya membawa toa atau pun mic.

“waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” kata seluruh keluarga

“hadirin keluarga ku semua yang aku sayangi. Akhirnya rencana yang sudah sangat lama ini yang pasti nya di tunggu tunggu oleh keluarga besar kita. Alhamdulillah nya acara ini terlaksanakan juga. Hari ini hmm mulai hari ini hingga 3 hari ke depan kita akan terus berkumpul di satu titik satu tempat yang sama yaitu villa nya akung yang ada di dieng. Kita akan berlibur bareng serta menyatukan Kembali silaturrahmi yang sudah cukup lama tidak Bersama. Untuk itu semoga kita semua sehat sehat dari pigi hingga nanti kita pulang Bersama. Kita semua yang ada di sini adalah keluarga, keluarga besar Zawawi.

Alhamdulillah keluarga besar Zawawi kumpul semua. Dan tak lupa juga kita untuk mendoakan keluarga kita yang sudah Kembali kepada allah SWT semoga amal kebaikan mereka selama di dunia di terima oleh allah SWT. Aamiin amiin ya rabbal alamin (keluarga semua nya juga mengikuti ucapan dan doa).

Tak perlu lama lama agar kita juga bisa tiba di sana. Mari kita berdoa terlebih dahulu.

Bismillahirrahmanirrahim …”

Kata akung tito yang memberikan kata sambutan serta di akhiri berdoa.

“aamiin ya allah. Oke sekarang kita masuk ke mobil masing masing, kalau tidak cukup bisa nyempil ke mobil keluarga yang lain” kata akung tito lagi

Mereka pun bergegas masuk ke mobil masing masing.

Kini mobil mereka pun berjalan yang jalan pertama atau yang mobil nya di depan adalah mobilnya akug tito. Sedangkan bus nya akung wito sengaja memang di belakang untuk memantau yang lain. Lebih tepat nya jaga jaga di belakang.

2 jam kemudian ..

Mereka singgah di tempat makan, lebih tepatnya rest area. Sekaligus istirahat

Mereka memilih makan di KFC, untungnya suasana di dalam tidak terlalu rame jadi muat untuk keluarga besar mereka.

Setelah mereka makan siang/sore, Sebagian ada yang masuk ke minimarket untuk beli beberapa cemilan ada yang langsung Kembali ke mobil ada yang berfoto foto dan ada juga yang hanya ngikut tanpa membeli.

1 jam setelah nya mereka melanjutkan perjalann nya. Kalau di hitung hitung jarak dari jogja untuk sampai ke daerah dieng kurang lebih memakan waktu hingga 4 jam.

Mereka jalan memang santai dan tidak terburu buru atau tidak ada yang di kejar kejar juga.

Lanjutkan perjalanan ..

Tiba di villa.

Semua turun dari mobil dan bus yang mereka naiki.

“oke semuanya kita sudah sampai di villa punya saya, silahkan pilih kamar yang mana mau kalian pakai, nanti kalau kurang bed nya tinggal bilang saja ke bibi yang ada” kata akung tito

“terimakasih mas, yang lain silahkan masuk dan selamat istirahat” kata akung parno

Lain di keluarga nya akung wito, mereka masih melamun melihat rumah yang ada di depan mereka.

“ini rumah” kata raina

“ini istana gak sih luas sekali” kata Fathia

“bahkan 2 kali lipat dari kita seperti bisa” kata zikri

“kita tidur dimana” kata husna

Semua sepupu sepupu dari keluarga akung suwito melihat ke arah nya husna

“kita tidur bareng?” kata anis

“bareng aja lah kan kita masih muat, kamar nya luas loh” kata nisa

“kok kamu tau?” kata alya

Nisa gak langsung jawab tapi nyengir aja.

“kata mama bisa muat hingga 10 anak anak dalam 1 kamar” kata nisa

“APAAA 10 ORANG” kata mereka semua

Nisa yang kaget karena sepupu sepupu nya menjerit dia berusaha menutupi telinga nya

“jangan jerit jerit kalau kita kenak marah gimana” kata nisa

“kamu nya itu yang benar aja bisa muat 10 orang. Kamar aku dulu aja gak bisa tu muat 10 orang. 2 orang aja udah pengap” kata raina

“HAH 2 ORANG” kata mereka kaget lagi sambil melihat kea rah raina

Raina hanya mengangguk dan tiba tiba dia bersedih lagi karena teringat dengan keluarga angkat nya.

“aku jadi rindu mereka” kata raina tiba tiba

Mereka yang mendengar penuturan raina saling tengok menengok dan ikut sedih mendengar nya.

“jangan sedih, pulang dari jogja kita akan bertemu mereka kita ajak mereka jalan jalan ya” kata Fathia

Tanpa sepengetahuan mereka para tetua atau para akung dan uti masih melihat ke arah mereka karena mereka malah berdiri di depan rumah tanpa ada yang bergerak untuk masuk.

Sedang kan keluarga yang lain mereka sudah masuk ke kamar masing masing. Tersisa tinggal 3 kamar lagi yang belum di tempati.

Tiba tiba ..

Uti fanny yang dari tadi gemesh melihat tingkah mereka yang malah melongo lihat villa mas nya hanya ketawa dan senyum senyum.

“kalian kenapa masih di luar, emangnya gak dingin?” kata uti fanny

Ke empat belas sepupu itu sama sama melihat ke sumber suara sambil tersenyum canggung

“i-iya uti, ini kami mau masuk kok” kata husna

“istirahat lah kalian pasti capek” kata uti fanny

“kalian mau satu kamar?” kata akung zainal

“emang boleh akung” kata husna

“boleh dong, mau di atas tengah atau di bawah?” kata akung tito

“atas “ kata husna, Fathia, nisa

“bawah” kata raina, alya

Sepupu laki laki hanya saling tengok tengokan aja dengan tingkah sepupu sepupu perempuan mereka

“kalian lucu sekali” kata uti fanny

“kalian di tengah aja ya, biar tidak capek kali nanti kalau turun dan naik nya” kata akung tito

“iya akung, terimakasih” kata mereka semua

Mereka pun masuk ke dalam rumah dan ..

“masyaallah”

“subhanallah”

“fiks ini istana asli bukan seperti dongeng”

“ya allah luas dan bagus banget”

Begitulah ucapan ucapan yang di lontar kan para cucu nya akung wito.

Masih posisi di luar

“wito, lucu kali cucu cucu mu” kata mas zainal

“mereka belum terbiasa hmm belum pernah melihat rumah yang lebih besar dari yang aku punya” kata akung wito

“jadi, akan pindah ke jogja” kata mas tito

“untuk sementara kayaknya hanya dian dan anak anak dulu, aku selesaikan dulu tugas di sana, sebentar lagi” kata akung wito

“suci dan anggi?” kata mbak fanny

“mereka akan ke bandung mas mbak. Kerjaan nya pindah di sana” kata akung wito

“yaudah gapapa lah, tapi buatkan rumah untuk mereka di jogja” kata mas tito

“sedang ku cari dulu tempat nya” kata akung wito

“dah masuk lah udara makin dingin, istirahat semuanya. Makan malam kita kumpul Kembali” kata mbak fanny

 


Read More

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres