AFANDI PRO

AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, June 30, 2026

BAB 22

June 30, 2026 0

 

Di dalam kamar tersebut. Terlihat ada seorang Wanita yang umurnya sudah tak muda lagi. Sedang melihat langit langit kamar sambil berbicara dan hanya 1 kata saja yang di ucapkan nya.

“raniaa… raniaa… raniaaa” kata nenek yang sedang terbaring

Oh ya kita beum perkenalan dengan ibunda nya bukhori yaitu bernama sella puspita biasa di panggil bunda sella.

Berulang kali bunda sella memanggil nama nya rania, hingga ..

Ketiga anak perempuan tersebut hanya menatap tanpa niat mendatangi.

“rania, temui nek sella itu, siapa tau ada perkembangan lain” kata yanti

Rania melihat ke semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut hingga terakhir melihat ke umi dian, umi dian hanya mengangguk saja tanpa berbicara.

Tapi saat rania akan berjalan tangannya di tahan dengan sofi, dan menggelengkan kepala dengan muka memohon

“mbak jangan tertipu dengan hal hal seperti ini, salah satu anak nya saja sudah menipu keluarga besar umi” kata sofi yang tidak langsung percaya dengan keluarga besar tersebut.

Kata “menipu” yanti sangat sangat kecewa dan sakit hati mendengar nya tapi itulah fakta yang terjadi dia hanya tersenyum kikuk saja sambil menunduk.

Febi yang mengikuti mereka memasuki kamar nenek nya menyela.

“kak kalau memang tak niat ke sini tak perlu mengungkit masa lalu. Kami gak ada sangkut pautnya dengan masalah kalian jangan di samakan lah. Gak lihat itu nenek sudah terbaring lemas hanya menatap langit langit kamar saja dan hanya menyebut nama satu Nama saja, hanya nama kak rania. Kami yang cucu dekat nya saja tidak di cari nya. Bang adam yang cucu laki laki yang paling dia sayang aja dia tak menyukai nya malah melempar kan barang barang yang ada di sekitar nya. Berhenti sangkut pautkan masa lalu dengan keadaan sekarang ini” kata febi yang tiba tiba emosi dengan ucapan nya sofi

“heh kau dengar ya, siapapun nama kau aku gak peduli. Kau mau aku jawab jujur kan. Asal kau tau aku tak pernah sudi untuk datang apalagi untuk bertemu dengan keluarga penipu seperti keluarga kalian, aku ke sini karena umi ku bukan karena keinginanku. Cam kan itu” kata sofi yang juga tersulut emosi

“kan kakak bisa berontak tanpa mengikuti ucapan umi” kata febi

“kau tum au nya apa sih. Masih syukur kami datang menyempatkan untuk balik lagi ke kota jahat ini. Kota yang memberikan kami luka besar dan sangat sangat besar untuk keluarga umi dian” kata sofi

“biarkan kak rania bertemu dulu dengan nenek kak, aku juga mau nenek sembuh. Aku kasihan dengan nya kak” kata febi

“kenapa harus mbak rania yang melakukan nya, dia banyak cucu bahkan dari keluarga ini banyak cucu laki laki. Kami bertiga ini adalah cucu yang tak pernah di harapkan dan tak diinginlan” kata sofi dengan menekan 2 kata tersebut.

Semua yang ada di ruangan tersebut pun terdiam dengan ucapan nya sofi. Hingga akhir nya

“mi, mbak aku ke mobil, jangan lama lama bahaya” kata sofi langsung keluar menuju ke mobilnya.

Semua terlihat dari bukhori dan tetangga tetangga yang masih stay di teras rumah tersebut.

Sofi membuka pintu mobil dan menyuruh pak supir untuk menyalakan ac dan  sambil cek apakah umi dan mbak nya sudah pada keluar atau belum.

Di dalam kamar .

“maaf kan sofi yanti, dia masih belum bisa terima dengan ini semua” kata umi dian

“gpp mbak, sofi benar kok, semua yang di ucapkan nya memang benar adanya” kata yanti

“mama jangan terima terima ajalah, kak sofi nya aja yang bawaan nya emosi kayak buya. Ini kan masalah nya paman bukhori kenapa kita juga di salahkan sih ma” kata febi yang ikut menjawab

“cukup febi, kamu ke kamar saja sana. Biar rania dan keluarga umi yang menemui nenek” kata yanti

“ma .. “ kata febi

“rania silahkan nak dekatin nenek siapa tau setelah dia mendengar suara kamu ada keajaiban” kata yanti

Febi yang di abaikan mama nya pun bergegas dengan kesal dan pergi meninggalkan kamar tersebut.

Setelah kepergian febi, rania mendekati tempat tidur nya nenek sella tersebut.

Rania masih memandangi tempat tidur yang dimana nenek sella masih terbaring tanpa menyadari ada orang yang di samping nya.

Tiba tiba,

“raniaa, maafkan ne-nek na-k” kata nek sella dengan terbata bata

Semua yang mendengar ibunda sella mengucapkan beberapa kata langsung berbinar mata hingga nyaris berkaca kaca.

Rania duduk di pinggiran ranjang sambil memegangi tangan nya tersebut.

“nek, ini rania, rani sudah di sebelah nenek” kata rania

Nek sella terdiam mulutnya ingin mengucapkan kata kata tapi nyaris tak terdengar. Hingga tidak berapa lama nek sella melihat ke sebelahnya yang ada rania.

Nek sella membulatkan mata nya saat melihat anak gadis yang sangat sangat cantik yang wajahnya mirip seperti anaknya bukhori tapi versi yang perempuan nya.

“ka-kamu si-i-a-apa” kata nek sella

“aku rania, cucu dari anak nya buya bukhori yang di buang oleh nya” kata rania

“ma-maaf kan sa-ya” kata nek sella sambil menangis

Yanti yang melihat ibunda nya lumayan banyak berbicara mendekat sambil membantu ibunda nya yang berusaha bangkit tapi tidak bisa karena seluruh badan nya sudah sangat kaku.

“nek baring saja, rania di sini” kata rania

“ya-anti” kata nek sella

“iya ibun” kata yanti

“dia ra-nia kan” kata nek sella yang bertanya ke bu yanti untuk memastikan apakah yang barusan dia lihat ini bukan mimpi

“iya ibun, ini rania. Anaknya mbak dian dan bang bukhori yang pertama. Di sana juga ada husna” kata yanti sambil menunjuk ke arahnya husna yang masih berdiri di bawah ranjang.

Nek sella melihat ke arah tunjuk nya yanti dan terlihat 2 wanita yang sempat ia kenalin yaitu umi dian dan juga husna.

“di-dian maafkan ibun nak. I-ibu sudah j-ahat s-a-ma k-amu” kata nek sella yang sambil menangis sambil memohon minta maaf ke umi dian

Umi dian pun ikut mendekat ke nek sella agar menyempatkan nya untuk mengobrol

“ibun, ini dian. Dian Kembali ke sini bawa ketiga anak anak dian. Tapi sofi dia sedang di mobil, dia masih belum terima dengan masa lalu” kata umi dian yang mencoba menjelaskan

“gapa-pa, sam-p-aikan sa-lam dan per-m-ohonan m-aa-f dari ibun ya” kata nek sella

Umi dian dan rania hanya mengangguk saja sambil tersenyum.

20 menit setelah mengobrol, nek sella sudah lebih mendingan, dia sudah mulai tidur nyaman tanpa mengigau lagi seperti biasanya.

Kini umi dian pamit ke yanti

“yanti, mbak akan pulang sekarang, karena ada urusan yang harus mbak lakukan lagi” kata umi dian

“makasih banyak mbak, makasih sudah membantu ibun untuk tidur nyenyak. Makasih sayang rania. Maafkan nenek ya nak walaupun itu sulit” kata yanti

“insyallah rania dan yang lain sudah memaafkan tapi untuk sofi maaf bu kami tidak bisa memastikan nya karena dia masih sangat sangat sakit” kata rania

“iya gapapa rania, ibu paham kok. Kalau ibu yangdi posisi sofi juga ibu akan lakukan hal yang sama” kata yanti

“yaudah yanti, kami izin pamit. Kabarin mbak jika butuh bantuan mbak. Insyallah kami akan segera membantu.” Kata umi dian

“iya mbak hati hati di jalan dan makasih” kata yanti

Umi dian pun di antar oleh yanti sampai di depan mobil. Tetangga tetangga yang dari tadi masih nunggu di teras menjegat umi dian dan kedua anak nya.

“heh dian, sombong kali kau sekarang ya” kata bu ratna tetangga yang selalu julid dengan umi dian

“ntah ni, mentang mentang sudah punya mobil mewah lagak tak ada niat untuk menegur sedikit pun” kata bu risa temannya bu ratna

Umi dian hanya senyum senyum saja

“ada apaya ibu ibu” kata husna

“heh anak kecil diam aja, gak sopan banget” kata bu ratna

“dari mana kata tidak sopan nya” kata raina

“ini lagi anak siapa sih, sok banget” kata bu ratna

“yang pasti saya adalah anak nya umi dian yang pertama” kata raina

“mengaku ngaku, yang kami tau anak pertama nya itu ya husna bukan kau” kata bu ratna sambil mendorong bahu nya rania

“berhenti main tangan dengan anak anak saya. Dia rania anak pertama saya dengan bukhori yang sempat dia buang bukhori oleh selingkuhannya” kata umi dian

Semua tetangga yang mendengar menganga tak percaya dengan fakta seperti itu

“alah bulshit, pasti akal akalan dia aja ni” kata bu isan segeng nya bu ratna

Tidak berapa lama bukhori dan sofi datang ke tempat yang mengerubunin umi dan kedua kakak nya.

“ada apa ini” kata sofi

“apa yang kalian lakukan di rumah kami” kata bukhori

“nah ini dia si bukhori nya. Bukhori jelaskan apa yang di bilang dian benar atau tidak, anak ini (sambil menunjuk ke rania yang langsung di tepis si sofi) apa benar ini anak nya kau dan dian yang kau buang dengan selingkuhan kau” kata bu ratna

Bukhori membelakak kan matanya sambil menatap tajam ke bu ratna. Bu ratna yang di tatap bukhori pun langsung sedikit ciut


Read More

Monday, June 29, 2026

BAB 21

June 29, 2026 0

 

Setelah mereka sarapan, umi dian mengabarkan ke supir yang akan mengantarkan mereka ke rumah mantan keluarga nya.

“pak nanti tolong antar kan kita ke rumah mantan suami saya” kata umi dian

“siap bu” kata supir tersebut yang bernama pak yanto

Pak yanto pun menyiapkan mobilnya dan mulai memansain serta mebresihkan jika ada kotoran di dalam mobil.

Umi dian juga sudah mengabarkan key anti kalau mereka segera ke sana

“yanti mbak akan ke sana sebentar lagi. Dan tolong jangan buat apa apa, karena tujuan kami hanya untuk berkunjung ke sana seesuai permintaan ibu” kata umi dian

“iya mbak, alhamdulillah kalau kalian akan datang ke sini” kata yanti

“kirimkan lokasi nya yanti , mbak sudah lupa alamat nya” kata umi dian

“oh iya mbak, segera kau kirim” kata yanti

Tring (notifikasi npesan masuk)

“okey anti” kata umi dian

Mereka berempat pun masuk ke mobil Alphard keluaran terbaru itu. Mobil pun jalan santai tanpa ada kemacetan di jalan, karena suasana saat ini bukan suasana hari libur jadi jalan eaya cukup luas untuk di kendarai.

Tiba di rumah mantan mertua

Umi dian tak langsung turun dari mobil.

Kedatangan mereka membuat tetangga heboh, karena mobil yang baru saja luncur ternyata sudah ada di depan mata semuanya.

Semua tetangga terdekat mendekat ke mobil dan menunggu siapa yang akan turun.

Rania husna dan sofi melihat sekeliling kalau mereka sudah di kerumbunin oleh tetangga tentangga.

“umi turun sekarang” kata rania

“sebentar lagi sayang, umi mau ngabarin yanti dulu. Umi belum siap dengar cibiran mereka semua” kata umi dian

Rania pun mengangguk ngangguk

Umi dian menelpon langsung yanti

“yanti, mbak sudah d depan cumin mbak belum turun karena tetangga pada ngerubunin mobil yang mbak kendarain” kata umi dian

“oh mbak sudah datang ya” kata yanti

“febi ayuk temanin ibu jemput saudara kita di depan” kata yanti lagi sambil memanggil anak nya paling besar

Telpon pun berakhir, kini febi dan yanti sudah jalan ke depan rumah yang ternyata sudah sangat ramai sekali hingga mobil yang dinaiki umi dian tidak terlihat.

“yanti, ap aini keluarga kalian, kenapa tidak turun dari tadi. Sombong sekali” kata tetangga

“iya ibu ibu ini mantan kakak ipar saya yang baru pulang dari jawa” kata yanti

“siapa mantan kakak ipar mu”

“jangan jangan dian”

“gak mungkin lah ibu ibu diakan dari keluarga yang biasa biasa aja, gak mungkin punya mobil keluaran baru seperti ini”

“bisa aja bu ibu secara setelah dia cerai dari bukhori dia langsung pergi jawa. Bisa jadi juga dia menikah dengan orang kaya”

Begitulah perkataan perkataan tetangga tersebut. Inilah alasan kenapa umi dian tidak turun dulu.

Belum mengetuk jendela mobil mereka di kagetkan pintu mobil yang langsung terbuka.

Hal yang paling bikin mereka kaget adalah umi dian yang dari wajahnya serius dan menatap arah depan sambil sekilas melihat para tetangga tetangga yang masih gak percaya dengan perubahan nya umi dian

Umi dian yang dengan pakaian Muslimah stylis dengan warna coksu hijab Panjang selutut. Wajahnya yang sudah di rias dengan sekian rupa tanpa ada yang berlebihan apa pun. Telihat sangat sangat cantik Wanita Muslimah.

Kemudian umi dian tersenyum melihat yanti dan semua yang melihat ke mereka berempat yang masih duduk di mobil. Hingg akhir nya pun mereka berempat turun dari mobil.

“asslamualaikum ibu ibu, assalamualaikum yanti” kata umi dian dengan sopan

“wa-walaikumsalam” kata para tetangga yang masih kagum dengan perubahannya umi dian

“mbak ini beneran mbak dian” kata yanti yang masih tidak percaya dengan perubahan mantan kakak ipar nya tersebut

Dian tidak langsung menjawab tapi menggenggam tangannya yanti dan tersenyum. Lalu

“mana ibu, mbak gak bisa lama lama karena masih ada tempat yang harus mbak dan anak anak untuk datangi” kata umi dian

“oh iya ya ayuk mbak, anak anak mari masuk” kata yanti

Tetangga yang melihat semuanya itu masih melongo tanpa berkedip.

Saat umi dian masuk Sebagian para tetangga sudah ada yang Kembali ke rumah masing dan masih ada yang menunggu di luar bahkan ada yang masuk ke teras rumah tersebut.

Di dalam rumah.

Keluarga besar opung prima hanya ada 3 keluarga saja, keluarga yang lain sedang tidak di rumah induk di karenakan ada kegiatan lain yang mereka tidak bisa tinggalkan.

Saat memasuki rumah umi dian bertemu dengan mantan suaminya yaitu bukhori. Bukhori yang melihat yanti membawa orang masuk ke dalam rumah tak berkedip sama sekali. Hingga sofi menegur buya nya yang tidak sopan dengan umi nya.

“jaga pandangan anda dari umi saya” kata sofi

Rania yang melihat sofi mulai emosi memegang tangannya agar emosi nya mereda.

Bukhori yang di tegur oleh anak bungsu nya pun langsung mengalihkan pandangannya.

“yanti, kenapa kau bawa masuk keluarga ini lagi” kata bukhori

“diam bang, bukan saat nya kau melarang aku membawa mbak dan menemui ibu mertua nya, ops maaf mantan mertua nya. Serta mbak dian membawa ketiga anak anak nya” kata yanti

Bukhori yang mendengar semua perkataan yanti yang menyebutkan “ketiga anaknya” langsung melihat ketiga anak perempuan yang sudah dia abaikan.

“ka-kalian” kata bukhori yang terbata bata menjawab nya.

Ketiga anak itu hanya melihat sekilas tanpa melihat sepenuhnya kearah buya nya. Tapi tidak dengan rania. Dia malah mendekati buya nya dan menyalami nya.

“assalamualaikum buya aku rania anak pertama yang kamu buang dengan selingkuhan mu pada saat aku baru saja lahir dari Rahim ibu kandung ku” kata rania yang memang sengaja sedikit menyindir kata kata tersebut lalu mengambil tangan buya nya dan menyalami nya ke kening serta mencium tangannya.

Husna yang melihat mbak rania melakukan hal seperti itu ia pun ikut juga menyalami tapi tidak mengatakan apa apa hanya salaman saja. hanya untuk rasa hormat.

Sedangkan sofi dia masih betah di sebelah umi dian tanpa niat bergerak dari  sisi umi dia.

“sayang, salam ayah kandung mu, gimana pun hubungan anak dan ayah tidak pernah putus” kata umi dian yang memulai berbicara dengan sofi

“tidak umi, tidak sudi tangan ku menyentuh tangan kotor itu” kata sofi yang sedikit berteriak dan membuat orang arang yang ada di teras rumah juga ikut mendengarkan nya.

Di luar rumah (teras)

“ada apa ya antara ketiga anak nya dian dengan keluarga opung prima”

“sepertinya anak anak nya dian masih marah soal dulu, tingkah bejat ayah nya”

“bisa jadi gak sih ibu ibu”

“karena kalau yang dari aku dengar, memang keluarga opung prima yang salah”

Begitulah obrolan para ibu ibu yang di luar rumah.

Gak ada sediit pun niat mereka untuk Kembali ke rumah nya masing masing malah betah hingga mendengar perdebatan antara anak dan orangtua nya.

Kembali di dalam rumah

Rania dan husna mendekati umi dian dan mengajak bu yanti untuk menujukkan dimana kamar nya

“bu dimana kamar nenek itu” kata husna

Sebenarnya hati yanti sakit saat husna mengatakan “nenek itu” tapi dia tepis dulu permasalahan hati nya tersebut

“ayok sini, di sebelah sana kamar nya” kata bu yanti yang langsung mengarahkan ke kamar yang di tempati.


Read More

Thursday, May 21, 2026

Tugas Diklat Membangun Aplikasi Website

May 21, 2026 0

 https://drive.google.com/file/d/1hvvBccVj4HdQ4nK_lhUP2Me-dW32Sd6p/view?usp=sharing



login

https://drive.google.com/drive/folders/1fXjdZycen9c2BmW6wnOk_JNLIzWPs_sD?usp=sharing



Lalu jalankan satu-satu:

php artisan key:generate
php artisan config:clear
php artisan cache:clear
php artisan optimize:clear

public function cetakPdf()

{

    $categories = DB::table('categories')

        ->join('books', 'categories.id', '=', 'books.katID')

        ->select(

            'categories.id',

            'categories.nama',

            'categories.deskripsi',

            'books.penerbit'

        )

        ->get();


    $data = [

        'title' => 'Daftar Kategori Buku - BooksLover',

        'date' => date('d/m/Y'),

        'categories' => $categories

    ];


    $pdf = Pdf::loadView('categories.pdf', $data);


    return $pdf->stream('categorieslist.pdf');

}



bagian view



<tbody>

    @php $no = 1; @endphp


    @forelse($categories as $kategoribuku)

        <tr>

            <td class="text-center">{{ $no++ }}</td>

            <td class="text-center">{{ $kategoribuku->id }}</td>

            <td>{{ $kategoribuku->nama }}</td>

            <td>{{ $kategoribuku->deskripsi ?? '-' }}</td>

            <td>{{ $kategoribuku->penerbit ?? '-' }}</td>

        </tr>

    @empty

        <tr>

            <td colspan="5" class="text-center">

                Data kategori tidak ditemukan.

            </td>

        </tr>

    @endforelse

</tbody>

Read More

Friday, May 15, 2026

BAB 20

May 15, 2026 0

 

Tiba di medan

Mereka tidak langsung ke rumah orangtua nya buya mereka. Karena waktu dan juga jarak yang gak memungkin kan mereka untuk datang serta bertamu.

Akhirnya pun mereka memutuskan jadwal nya besok.

Kini mereka menuju ke perumahan yang dimana memang itu milik umi dian yang berada di pusat kota medan.

Perumahan yang di kenal banyak nya orang orang yang penghasilannya bahkan mencapai miliaran.

Kenapa bisa?

Karena umi dian membelikan nya jika mereka terdesak ada acar ke medan.

Mereka tiba di perumahn tersebut dan masuk ke kamar masing masing yang sudah di beri tahu.

Umi dian juag menyuruh para pembantu untuk membantu membawakan barang barang nya mereka berempat.

Pengawal ada yang berjaga di rumah, belakang dan di dalam. Mereka bergantian jaga nya jika sudah mengantuk gentian dengan yang lain.

Umi dian sudah mengabari yanti bahwa mereka sudah tiba di medan dan sedang istirahat. Dan juga mengabarkan bahwa mereka berkunjung besok.

Yanti yang mendengar kabar baagia tersebut masuk ke dalam ruangan ibu nya dan membisik kan nya tentang kabar Bahagia tersebut.

Dirumah sakit .

“assalamualaikum bu, aku ada kabar Bahagia untuk ibu”

“besok mbak dian dan ketiga anak anak akan ke sini” kata yanti sambil menetes kan air mata saat membisikkan ke ibu nya

Setelah yanti mengatakan ke ibu nya, yanti keluar kamar dan Kembali ke kamar untuk istirahat.

Keesokan hari tiba.

Umi dian menghirup udara medan yang sudah lama dia tak Kembali ke kota tersebut setelah perceraian itu.

Pukul 08.00 wib

Umi dian sudah tiba di dapur dan mulai memasak sarapan.

Sebenarnya semua sarapan bisa di pekerjakan oleh pembantu hanya saja umi dian menginginkan nasi goreng dari tangannya sendiri dan tak lupa pulak di bantu oleh para pembantu.

Ketiga anak nya sebenar nya sudah ada yang bangun hanya masih mengurung diri di dalam kamar nya.

Kamar sofi

Sofi memandangi kota medan yang sangat ramai penduduk nya dari lantai 3, berdiri di balkon sambil menghela nafas dan melihat ke langit

“apa aku siap bertemu dengan keluarga jahat itu lagi”

“rasanya aku gak ingin keluar dari kamar ini”

“tapi ini aku anggap adalah kesemopatan terakhir untuk bertemu dengan keluarga itu, setelah itu aku tak akan pernah Kembali lagi ke kota in”

“kalau bukan karena umi yang mengajak aku tak akan pernah mau untuk datang ke kota ini lagi apalagi bertemu dengan dia”

“ya allah kuat kan aku untuk semua ini”

Kata sofi dengan ngobrol sendiri

Kamar husna

Husna sedang membereskan barang barang nya, setelah itu dia mengambil hp nya dan ada pesan masuk dari teman lama di medan

“assalamualaikum husna, aku dengar ibu kamu katanya kamu pulang ke medan? Beneran? Aku kangen, boleh kita ketemu” kata orang tersebut

Jujur saja husna sebenarnya sudah lupa dengan teman teman masa kecil nya dulu tambah lah mereka sudah lama di pulau lain jadi nya sudah benar benar lupa dengan siapa aja orang nya

“waalaikumsalam maaf ini siapa?” kata husna

“kamu lupa dengan aku, aku andre teman masa kecil kamu yang di rumah nenek mu” kata andre

Husna mengingat ngingat Kembali semua teman teman nya yang ada di medan. Sekilas husna ingat dengan teman teman nya yang perempuan yaitu arika, renita dan manda hanya itu yang husna ingat.

Tapi.

Sepersekian menit kemudian husna teringat dengan anak laki laki yang selalu menolong nya saat dia sering di jahatin oleh sepupu sepupu nya yang lain dari pihak buya.

Keluarga buya bukhori itu banyak yang iri dengan kehidupan yang husna dan sofi miliki. Husna selalu dapat banyak hadiah setiap acara ulang tahun nya di rayakan di keluarga akung wito. Bukan hanya itu saja, ntah apa saja iri iri yang di ciptakan oleh kakak sepupu nya mereka.

Husna pun membalas pesan ke andre

“aku ingat kamu andre yang selalu membantu saat aku di jahatin sepupu aku yang lain. Makasih soal dulu” kata husna

“alhamdulillah kalau akhir nya kamu ingat aku juga” kata andre

“iya andre” kata husna

“husna kamu lama di medan, boleh aku datang ke rumah mu” kata andre

“aku hanya 2 minggu saja di sini itu juga karena ada 2 urusan yang memang jadi tujuan kami untuk Kembali ke medan” kata husna

“kamu akan ke rumah nenek gak, kita ketemu di sana aja mau gak, aku lagi cuti” kata husna

“aku memang akan ke sana tapi kemungkinan agak siang tapi ntah juga tergantung umi jam berapa pigi nya” kata husna

“yaudah kita bertemu di rumah nenek saja” kata andre

“iya andre, oh ya ndre aku keluar chat soalnya mau sarapan, takutnya keluarga keluarga yang lain sudah nungguin dari tadi” kata husna

“oh ya husna, makan lah, pelan pelan jangan buru buru” kata andre

“iya andre, izin ya assalamualaikum” kata husna mengakhiri perchatan mereka

“waalaikumsalam husna” kata andre pun membalas nya

Sebenarnya irian antara husna dan kaka sepupu nya adalah karena andre juga. Andre selalu membela husna, lebih sayang dan peduli ke husna ketimbang ke kaka sepupu husna dan juga andre selalu bertingkah laku lembut dengan husna sedangkan ke kakak sepupunya selalu kasar bahkan rishi saat di dekati.

Nama kaka sepupunya halimah anak dari abang nya buya yang pertama. Cucu pertama perempuan yang umurnya saat ini sudah mencapai 35 tahun. Dia belum mau menikah karena dia mau menikah hanya dengan andre tetangga di rumah nenek nya.

Andre yang tak pernah setuju dengan perjodohan tersebut menjadi nakal sering ke club hanya untuk melampiaskan kekesalan nya terhadap orangtua nya.

Kamar raina

Raina setelah lepas subuh dia membereskan barang barang nya serta emmebersihkan tempat tidur juga.

Raina juga bermain hp untuk mengabarkan ke keluarga angkat nya bahwa dia akan berkunjung setelah pertemuan dengan nenek nya.

“aku di medan, kita ketemu ya. Aku akan ajak kalian jalan jalan kemana pun yang kalian mau aku akan turuti. Dan aku juga mau mengabarin hal baru, berita Bahagia” kata raina mengirimkan pesan ke kakak nya Namanya nisa

Pesan terkirim tapi kak nisa sedang tidak aktif. Akhir nya pun raina mengabarin tunangannya bahwa ia sudah sampai dari tadi malam.

“mas, adek sudah sampai di depan tadi malam, maaf  kalau adek lupa ngabarin karena begitu sampai di rumah kami semua sudah tepar karena kecapekan dan perjalanan nya sangat jauh” kata raina

“iya dek gapapa, tadi malam pun mas dah coba telpon dan lihat lokasi dek sudah sampai di rumah. Mas bisa lihat lokasi dek tanpa mendapatkan kabar pun gapapa. Kamu sudah sarapan belum” kata tunangannya yang bernama Zubair

“maaf ya mas, sekali aku minta maaf benar benar lupa. Dan makasih juga sudah selalu memantau di mana pun aku berada. Aku belum sarapan mas” kata raina

“kenapa belum sarapan ini sudah jam 8 lewat dek. Makan lah dulu. Oh ya kamu sudah ngabarin keluarga angkat kamu belum” kata Zubair

“aku sudah ngabarin kok tapi kak nisa belum aktif” “mas, adek makan dulu lah ya, ini hp ku di kamar lagi di cas” kata husna

“yaudah last chat di mas” kata Zubair

Akhir nya pun rania turun dan menuju ke dapur mengambil buah yang akan dia makan Bersama.

Mereka pun bertemu dan memulai sarapan Bersama dengan nasi goreng buatan umi dian dengan masing masing telur, ada yang telur bulat, telur mata sapi dan telur dadar.


Read More

Wednesday, May 13, 2026

BAB 19

May 13, 2026 0

 

Seminggu setelah nya..

umi dian dapat telpon dari mantan adik ipar nya yaitu yanti.  Yanti menghubungi umi dian ingin mengabari hal baru.

“assalamualaikum mbak, apa kabar nya ?” kata yanti

“waalaikumsalam yanti, alhamdulillah kabar saya baik yanti, kamu gimana kabar nya sekarang?” kata umi dian

“mbak jangan lah terlalu formal. Bisakan kita ngobrol santai” kata yanti

“santai aja yanti, mbak juga ama naman aja kok. Ada apa yan, seperti nya ada hal yang ingin kamu bicarakan ke mbak” kata umi dian yang langsung to the point saja

Jujur saja saat sebelum menerima panggilan tersebut, umi dian tadi niat nya gak ingin untuk mengangkat nya karena bagi nya adalah semua masa lalu sudah hilang. Tapi akhirnya umi dian pun mengangkat panggilan tersebut

“mbak jujur sebenarnya aku gak ingin ceritakan ini ke mbak karena pasti nya mbak udah gak peduli dengan keluarga kami semuanya.” Kata yanti

“ada apa yanti katakan lah” kata umi dian

“mbak, ayah sudah meninggal dan ibu ..” kata yanti yang menggantungkan percakapannnya

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, sakit kah yanti? Dan ibu kenapa?” kata umi dian

“ibu mengalami struk berat dan ibu juga sering nyebut nama rania mbak” kata yanti langsung menjelaskan

“hah rania, kenapa sampai menyebut nama rania?” kata umi dian

“hanya itu saja yang sering di ucapkan ibu mbak, husna dan sofi juga di sebut tapi yang paling sering itu rania” kata yanti

“kapan ayah meninggal nya yanti?” kata umi dian

“sudah satu tahun yang lalu mbak, dari mulai ayah telah meninggal dan istri kedua nya bang buqhori malah selingkuh dan dari situlah ibu mulai strok dan hanya bisa tidur natap langit langit sambil nyebut nama ketiga anak anak mbak tapi tetap yang paling sering di sebut nya adalah rania mbak” kata yanti

“astagfirullah, mbak akan ajak anak anak untuk mengunjungi nenek nya” kata umi dian

“jangan di paksa mbak, jika mereka belum terima gapapa karena aku juga sebenarnya masih ada rasa sakit di masa lalu” kata yanti

“yanti, kabarin tentang perkembangan ibu ya. Dan untuk masa lalu mbak rasa anak anak juga sudah melupakan nya” kata umi dian

“aku sangat sangat berterima kasih dengan mbak yang mau mengusahakan untuk datang ke rumah ini lagi. Dan aku juga sangat sangat berterima kasih ke anak anak mbak jika mereka benar benar sudah memaafkan kesalahan di masa lalu” kata yanti

“kami sudah memaafkan kejadian di masa lalu yan, nanti mbak coba ngobrol dengan mereka” kata umi dian

“iya mbak, maaf jadi curhat dan makasih mbak” kata yanti

“iya yanti sama sama sehat sehat ya, beri kabar mbak tentang ibu” kata umi dian

“iya mbak , insyallah aku akan selalu kabarin mbak tentang perkembangan ibu ke mbak dian. Yaudah mbak maaf jadi mengganggu waktu istirahat nya. Assalamualaikum mbak” kata yanti

“tidak mengganggu kok yanti, waalaikumsalam” kata umi dian

Telepon pun berakhir.

Umi dian pun beristirahat.

Keesokan hari nya, hari weekend.

Di kediamannya umi dian, mereka berempat sedang menikmati waktu santai di halaman samping

“ada yang mau umi sampaikan ke kalian” kata umi dian

Mereka membenarkan posisi duduk nya dan terfokus ke umi dian

“ada apa umi, sampaikan lah jika itu yang akan membuat umi menjadi lega” kata husna

“buy anti, adik nya buya kalian tadi malam menelpon umi” kata umi dian

“buat apalagi keluarga itu menelpon umi” kata sofi

Diantara ketiga anak umi dian hanya sofi lah yang masih sangat sangat emosi kalau sudah membahas tentang keluarga buya nya. Sofi sangat sangat benci dengan keluarga tersebut. Saat ini sofi mendengarkan katanya adik dari buya nya menghubungi umi nya.

“apa yang di katakana buy anti mi” kata raina

“ada beberapa hal yang akan umi sampaikan yaitu berita buruk dari keluarga mereka” kata umi dian

“baguslah mi kalau mereka sedang kena musibah, aku masuk mi gak niat untuk mendengarkan cerita selanjutnya” kata sofi yang akan bangkit

Tapi selak di tahan mbak rania dan menyuruh nya Kembali duduk.

“duduk fi, kita dengar kan dulu apa ceritanya, dan kamu tahan emosi. Cerita sudah lama, kita juga merasakan nya walaupun mbak pernah ngerasain di sayang atau bahkan di peluk oleh buya, tapi tetaplah dia ayah kandung kita. Kita dengarkan dulu semuanya” kata mbak rania

Akhirnya pun sofi Kembali duduk dengan wajah di tekuk

“jadi bagaimana mi” kata husna

“dia mengabarkan bahwa opung prima telah meninggal dunia, dan nenek kalian sedang terbaring di rumah sakit. Tapii” kata umi dian yang tak melanjutkan ucapannya

Inalillahi wainna lillahi rojiun (serempak mereka bertiga)

“tapi apa mi” kata rania

“nenek kalian memanggil nama kalian bertiga dan yang paling sering dia panggil yaitu rania” kata umi dian menjelaskan sambil memandangi rania

“kenapa bisa rania mi” kata rania

“umi juga gak tau sayang, bu yanti sempat mengirimkan video kalau selama sakit dia hanya mencari kalian bertiga” kata umi dian

“ini video nya” kata umi dian sambil menyerah kan video dari obrolan chat mereka berdua ke tiga anak nya

Ketiga anak tersebut merasa iba dengan keadaan nenek tersebut, sofi pun yang tadi sangat keras kepala pun akhirnya pun tersentuh dengan keadaan nenek nya

“mi apa umi akan mengajak kami untuk melihat nenek” kata rania

“rencana seperti itu nak, sekalian kita singgah ke rumah bapak kamu, kita ajak mereka jalan jalan kaka kaka mu juga” kata umi dian

“akum au mi, aku akan izin cuti ke perusahaan agar kitab isa pulang ke medan” kata rania

“husna juga akan izin kuliah mi” kata husna

“so- sofi juga mi izin sekolah” kata sofi yang masih terbata bata menyempaikan nya

“alhamdulillah kalau kalian memang mau untuk menjenguk mereka. Umi akan mengabari pihak kampus dan sekolah kalian untuk meminta izin” kata umi dian

“kita berap lama mi” kata rania

“14 hari saja rania, karena tujuan kita ada dua nenek kalian dan keluarga angkat rania” kata umi dian

Mereka bertiga pun mengangguk sambil masih memikirkan keadaan nenek nya

“mi kami siap siap kan baju dan lain lain nya” kata sofi

“iya sayang siap siaplah, umi juga sekalian mau ngabarin bu yanti kalau hari ini kemungkinan malam kita akan sampai” kata umi dian

Ketiga anak anak tersebut masuk ke kamar masing masing dan mengambil masing masing koper yang mereka simpan dan mulai Menyusun baju baju yang akan di bawa serta perlengkapan lain nya.

2 jam kemudian mereka pun telah selesai bersiap siap kini mereka di ruang tamu sambil menunggu supir mempersiapkan mobil yang akan mengantar kan mereka ke bandara.

Umi dian juga sempat menagabari mbak nurul serta adik adik nya bahwa dia akan pulang ke medan untuk 2 keperlua tersebut.

Mereka awalnya tidak setuju karena takutnya terjadi apa apa tapi anggi menyuruh anak buah nya untuk menjaga dan mengikut keluarga umi dian kemana pun berapa.

Umi dian sempat menolak tapi demi kekhawatiran keluarga besar semuanya ia pun menyetujui.

Tiba di bandara..

Mereka menunggu giliran untuk naik ke pesawat, mereka tidak menggunakan pesawat yang banyak penumpang, lebih tepatnya mengambil kelas bisnis agar lebih cepat nyampai juga.

Oh ya mereka ada peninggalan pesawat dari papa wito, masing masing anak akung wito semuanya dapat 1 keluarga 1 pesawat dan juga kapal. Tapi mereka memilih untuk ikut gabung dengan pesawat lain di karenakan pesawat pribadi mereka sedang ada perbaikan.


Read More

Tuesday, May 12, 2026

MATERI CRUD - VIEW DATA PHP NATIVE

May 12, 2026 2

 1. Pertama jalankan xampp dan pastikan apache dan mysql hijau seperti di bawah ini



2. Selanjutnya buka aplikasi Sublime Text atau Visual Code Studio, kemudian ketik TEST dan simpan ke "C/xampp/htdocs/webtkj" buat folder baru dengan nama "webtkj" dan save dengan nama "index.php" lebih lengkapnya lihat di gambar

3. Selanjutnya buka web browser dan ketikan localhost/webtkj maka hasilnya seperti di bawah ini



4. selanjutnya buka tab baru di browser ketik "localhost/phpmyadmin" maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini

5. Klik New dan buat nama database dengan nama "webtkj" lalu simpan dengan klik "create"

6. Selanjutnya buat nama tabel "tabel_barang" dan beri jumlah kolom "4" samakan seperti di bawah ini simpan dengan klik create.
7. Selanjutnya buat nama kolom nya seperti di bawah ini dan pastikan AI tercentang di bagjian id_barang lebih lengkapnya ikuti gambar di bawah ini
Jika sudah sesuai klik "SAVE"

8. Selanjutnya Masuk ke menu Insert dan tambahkan data seperti di bawah ini


9. Kemudian masuk ke menu browse maka data yg di tambah tadi akan tampil seperti di bawah ini

10. Kembali ke coding, Buka index.php nya dan ketik kode seperti di bawah ini



11. Jika sudah Save pastikan tidak ada yang salah, kemudian buka web browser dan ketik 
"localhost/webtkj" makan data pada database akan muncul di web




12. SELESAI...

13. Coba tambah datanya menjadi 2 seperti ini bisa? jawab di kolom komentar



Read More

Saturday, May 9, 2026

BAB 18

May 09, 2026 0

 

Setelah telpon video berakhir. Amanda yang shock karena rania malah mematikan sepihak tanpa menjawab pertanyaan.

Tiba tiba ..

“ALAAAAMM, sini kamu” kata Amanda berteriak yang membuat semua isi rumah kaget termasuk keluarga yang baru saja mau masuk ke kamar masing masing

Orang yang merasa nama nya di panggil bodo amat malah semakin masuk ke dalam kamar tanpa memedulikan hal lain.

“bang dimana alam” kata Amanda yang bertanya dengan abang pertama nya si reno abiyan pratama

“sudah masuk ke kamar nya, ada masih manda. Kenapa teriak teriak memanggil nama si bungsu” kata reno

“aku harus bertanya dengan dia, ada hal penting yang harus ku urus dengan dia” kata Amanda

“urusan apa, tumbenan kamu ada urusan penting dengan si bungsu” kata reno

“urusan hati” kata Amanda yang meninggakan abang reno yang mash menunggu jawaban

Reno yang di tinggal kan terdiam hingga saat Amanda menyebutkan urusan hati dia langsung kepo dan mengikuti jalan nya Amanda yang menuju ke kamar si bungsu.

Took tokk tokk

“alam buka pintu nya, kita harus bicara” kata Amanda yang berulang kali menggedor pintu nya alam.

 Door tokk

Berulang kali Amanda menggedor pintu alam tapi sang pemilik kamar tidak juga membuka kan pintu.

Sedangkan yang pemilik kamar sedang terpesona dengan postingan yang baru saja hari ini Fathia posting di akun sosmed nya.

Alam belum berani untuk mengechat duluan Fathia, bukan takut di tolak rasanya belum berani aja. Masih ada rasa gengsi untuk engechat duluan.

Kembali di luar depan pintu kamar alam

“Amanda, maksud mu soal hati tadi apa” kata bang reno

“hah hmm itu bang. Jujuraku pun masih bingung bilang nya tapi tadi aku melihat alam senyum senyum melihat hp nya yang dimana ada foto dia Bersama Wanita” kata Amanda menjelaskan

Shock dan membulat mata bang reno.

Karena yang mereka kethui tidak ada yang berani untuk dekat ataupun menegur si beruang kutub ini.

“maksud mu alam sudah punya pacar tapi kita tidak mengetahui” kata bang reno

Amanda hanya mengangguk kan kepala nya saja tanda membenar kan ucapannnya

“tapi bang aku gak bisa bilang itu pacar nya juga soalnya kata besty aku, dia kenal dengan Wanita yang di maksud foto alam itu” kata Amanda

“dan juga bang alam belum mempublis nya, bisa jadi alam masih mau mulai untuk jatuh cinta dengan seorang perempuan tapi belum berani untuk memulai nya. Kayak malu ntah gengsi juga itu anak” kata Amanda lagi

“kita harus cari tau dulu siapa cewe yang lagi di dekatin oleh alam” kata bang reno

“mau cari tau dari mana bang” kata Amanda

“abang akan minta tolong ke asisten abang untuk cari tau siapa cewe itu” kata bang reno

“oke bang kabarin aku juga ya” kata Amanda

Bang reno hanya mengacungkan 2 jempol nya dan berlalu pergi dari depan pintu kamar nya alam. Dan begitupun juga dengan Amanda yang memilih masuk kekamar dari pada menunggu sang penilik kamar keluar.

Kembali ke rumah nya umi dian

Acara nya mbak rania di adakan di halaman rumah yang ada di jogja karena tempat halaman yang sangat luas bisa menampung banyak orang dan juga sangat asri untuk acara yang outdoor.

Rooftop

“jadi mau nonton apa ini?” kata husna

“hantu” kata aji dan zikri

“TIDAAAK!!” kata nisa dan Fathia

“Huh dasar penakut kalian berdua” kata zikri

“ih apa sih dek, rese bener jadi manusia” kata Fathia

“yaudah kita nonton yang lagi viral aja ya hantu tapi lucu” kata sof

“emang ada fi” kata nisa

“ada mbak, aku juga belum pernah nonton film nya” kata sofi

“yaudah tapi masa’ iya cemilan kita belum datang” kata nisa

“bising nisa, sabar kali kan tadi lagi di buat sama bibi” kata aji

“sabar ya nisa, aku tau kamu sudah sangat sangat lapar karena memang benar kalau nonton tanpa cemilan itu memang gak enak” kata alya

“nah kan benar aku bilang” kata nisa

Tiba tiba bibi yang bawa cemilan datang bersamaan dengan beberapa sepupu yang tadi ke kamar mandi

“permisi mbak mas, maaf kalau kita sedikit lama tadi manggil bibi yang lain untuk bantu bawakan makanan serta minuman untuk mas dan mbak semua.” Kata bi becca

“iya gapapa bi, maaf jadi merepotkan juga” kata mbak rania

“bi kalian pada istirahat lah kami akan tidur di ruangan ini, oh ya satu lagi minta tolong lagi boleh. Tolong siapkan tempat tidur angin untuk kita nanti selonjoran” kata husna

“iya mbak, sebentar ya” kata bi becca

Kemudian mereka melanjutkan menonton dengan sambil cemilan yang sangat sangat banyak. Minuman pun begitu ada yang hangat juga ada yang dingin tergantung yang mana yang akan di makan ataupun di minum.

Tilam angin pun sudah mulai di bentang dengan bantuan beberapa bibi, setelah itu para bibi Kembali ke bawah dan masuk ke kamar nya masing masing.

Hingga 3 jam kemudian semua sudah tertidur.

PAGI HARI TIBA.

Semua sudah bangun dari tidur yang sangat sedikit menurut mereka. Mereka menghabiskan waktu kebersamaan sebelum akhir nya mereka akan berpisah Kembali.

Semua nya sudah siap siap dengan pakaian rapi. Hari ini mereka seluruh keluarga akan Kembali ke rumah nya masing masing karena liburan mereka hanya untuk acara tunangan mbak rania saja.

“selamat pagi” kata um dian

“pagi mbak, pagi mi, pagi dian, pagi” kata semua orang yang di sapa

“ayok pada sarapan, kenapalah harus menunggu tuan rumah” kata umi dian

“yaudah ayok lah makan, ayok adik adik, rania ajak sepupu lain nya untuk sarapan” kata bude nurul

“iya bude” kata rania

Semua pun mulai pada sarapan sambil di temanin dengan suasana rumah yang sangat asri. Rumah umi dian hampir sama besar nya dengan rumah akung wito yang ada di jogja, hanya saja ini seperempat dari rumah akung wito tapi masih sangat cukup untuk menampung banyak orang.

Husna saat ini sedang menjalankan Pendidikan s2 di London, dia sangat suka sekali dengan fashion, apalagi saat ini husna sudah memiliki butik yang dia bangun sendiri dengan nama toko “Lubis Fashion” .

Ya dia memakai nama marga untuk sebuah toko nya, tapi itulah husna tadi nya ingin memakai nama nya tapi setelah di fikir mateng mateng akhir nya dia memilih pakai nama marga nya.

Alhamdulillah nya toko nya sudah punya cabang dan hasil fashion nya semua dia jahit oleh karyawannya sendiri.

Bahkan baju acara lamaran mbak rania itu juga hasil dari desain nya husna serta baju yang di gunakan keluarga semuanya sudah husna yang urus.


Read More

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres