Di kamar umi dian
Umi dian menjadi diam dengan
tatapan kosong. Hingga tiba tiba mengeluarkan air mata setelah mengingat yang
telah terjadi hari ini.
Husna terbangun karena mendengar
suara nangis, husna tidak langsung bangkit tapi pura pura mengintip dari balik
guling yang dia peluk.
Dia mendengar semua apa yang umi
dian ucapkan bahkan sampai kata berakhir pun husna mendengarkan.
Husna memang masih di umur anak
kecil tapi dia terpaksa harus merasakan jadi anak dewasa agar dia juga memahami
apa yang umi nya rasakan.
Husna memeluk umi dian agar bisa
membantu nya untuk menenangkan umi nya.
“loh husna sudah bangun” kata umi
dian yang langsung menyeka air mata yang membasahi pipi nya umi dian
“mi mau berpisah ya dengan buya”
kata husna
“kamu ikhlas gak kalau umi
berpisah, umi gak sanggup husna apalagi ..” kata umi dian yang menggantung kan
percakapan nya
“kenapa mi, apa buya berbuat hal
kejahatan ya?” kata husna penasaran
“buya kalian . buya kalian” kayta
umi dian masih belum bisa melnajutkan kata kata nya
“mi jangan di paksa kalau belum
bisa. Kita ist…” kata husna belum melanjutkan kata kata nya umi dian langsung
to the point akar dari permasalahan nya
“buya kalian punya istri lain di
belakang kita dan sekarang istri kedua nya sedang mengandung” kata umi dian
langsung tiba tiba pingsan
Husna yang belum menyadari umi
yang dia peluk pingsan dia pun ikutan lemas mendengar nya dan tak berapa lagi
ia merasa keberatan dengan berpelukan dengan umi nya.
“mi kita istirahat ya” kata husna
sambil membantu nya
Tapi dia heran kenapa umi nya tak
merespon perkataan nya juga tidak bergerak badan nya
“umi, umi kenapa mi”
“umiiii” kata husna dengan
teriakan
Dan teriakan husna membuat seisi
rumah kaget
Mas anggi yang mendengar kalau
husna menjerit langsung buru buru masuk ke dalam kamar
Bruughht (suara pintu yang di
tending oleh lutfi)
Pintu kamar umi dian di kunci
saat coba di buka dengan geram lutfi menendang pintu tersebut
Saat pintu di buka mereka kaget
melihat husna yang kesusahan untuk memposisikan umi dian di tempat tidur.
Mereka yang melihat langsung
bergegas membantu husna.
“umi kenapa husna” kata mas anggi
“it.. ituu om, huhuhu” kata husna
sambil nangis hingga sesegukan
Mbak nurul mengkode kan ke adik
adik nya untuk tidak bertanya tanya dulu.
“suci tolong ambilkan minyak
angin dulu” kata mbak nurul
Suci pun pergi mengambil minyak
angin yang ada di kamar nya kemudian Kembali dan memberikan nya ke mbak nurul
Kemudian mbak nurul pun
mengarahkan minyak angin tersebut ke hidung serta di kepala agar menstabil kan
keadaan umi dian
Husna masih sesegukan hingga
akhir nya dia mendekat ke bu suci dan mulai lah menceritakan semuanya.
“ibu, umi katanya mau bercerai
dari buya” kata husna sambil memeluk bu suci
Suci dan mbak nurul kaget dengar
ucapan husna
“selain itu, umi ada ngomong apa aja
ke husna. Apa husna tau kenapa umi mau menceraikan buya” kata bu suci
Husna tak langsung menjawab dia
memperhatikan umi nya yang masih belum sadar dan menangis Kembali. Bu suci yang
memang ada di sebelah nya mengelus punggung nya agar husna lebih tenang
“kalau belum sanggup jangan di
paksa sayang” kata bu suci
Husna menghela nafas kemudian
Kembali melihat ke arah keluarga nya umi.
“buya punya istri lain dan
sekarang sedang mengandung” kata husna
Yaps semua yang ada di sana syok
termasuk ibu suci dan mbak nurul kayak tersambar petir saat husna menceritakan
hal yang tak terduga.
Tiba tiba dari arah pintu ada
suara jatuh
Bruuukk
Saat lutfi keluar. Lutfi melihat
ibu yati sudah dalam keadaan pingsan.
“IBUUUU” kata lutfi
Mbak nurul dan suci tak mendengar
teriakan lutfi karena mereka masih syok dengan pikiran kosong. Mas anggi
membantu mengangkat ibu yati ke tempat tidur.
Suami dan istri dari mereka semua
pun ikut turut membantu, kini tinggal lah semuanya berada di kamar nya umi dian
termasuk papa wito.
Papa wito sudah terlanjur kecewa.
Dia langsung meminta tolong mas anggi untuk menelpon pengacara keluarga dan
mengurus surat perceraian serta polisi agar di ambil Tindakan atas kasus
penipuan serta perselingkuhan.
Mas anggi pun menghubungi
pengacara serta polisi yang memang dari dulu ada hubungan keluarga juga.
“
2 jam kemudian keluarga bukhori
seluruh nya datang.
Umi dian dan ibu yati sudah mulai
sadar tapi mereka belum berani untuk menanyakan hal apa pun. Umi dian masih
diam di tempat tidur dalam keadaan berbaring sambil melihat ke arah atas.
Ibu yati sudah menyender di
senderan tempat tidur.
“
“assalamualaikum” kata seluruh keluarga bukhori
Mas anggi keluar dan menemui
orang tersebut.
“belum puas kalian menipu” kata
mas anggi
“nak anggi izin kan kami masuk untuk
menyelesaikan masalah kita ini. Tapi maaf kami membawa pengacara keluarga” kata
opung prima
Ciih hahaha
Mas anggi tertawa saat mendengar
kata pengacara yang di ucapkan ayah dari orang yang membuat permasalahan ini
Gak berapa lama polisi serta
pengacara keluarga tiba di rumah papa wito dan ibu yati.
“permisi, mas anggi tadi menyuruh
saya datang. Apa ada masalah yang harus di selesaikan hingga mengundang saya
serta rekan saya” kata pengacara tersebut
Pengacara tersebut bernama Hendra
dan 2 polisi yang dimana salah satu nya adalah keponakan nya papa wito yaitu
mas dito.
“iya benar pak de Hendra,
silahkan masuk papa sedang menunggu di ruangannya” kata mas anggi
Mas anggi melihat Kembali ke arah
keluarga itu sambil tersenyum jahat. Dan mendekat ke arah bukhori
“kau dengar ya. Hari ini adalah
hari terakhir kau melihat matahari dan pohon. Kau ingat sekeliling kau ini
indah dengan pepohon dan juga masih ada matahari. Tapi itu tidak berlangsung
lama karena akan ada hadiah yang sedang menanti dan pasti nya keluarga besar mu
mau tidak mau harus setuju” kata mas anggi
Kemudian mas anggi menyuruh
keluarga nya semua untuk masuk di ruang tamu
“masuk lah dan ingat tata krama
kalian” kata mas anggi dengan suara dingin nya.
Di posisi bukhori, dia terdiam
dengan ucapan adik dari istri nya tersebut. Dia teringat akan hal di mana waktu
masa kuliah anggi lah yang selalu menghabiskan orang orang yang telah melukai
keluarga nya dengan cara MATI.
Saat ini 2 keluarga besar sudah berkumpul
di ruang tamu dengan 2 pengacara serta 2 polisi.
“ada maksud apa kalian datang
dengan keluarga besar” kata papa wito bertanya ke opung prima dan keluarga
besar
Papa wito melihat seluruh
keluarga tapi papa wito terfokus kea rah seorang Wanita yang tak di kenal ikut
bergabung juga.
“yang bukan keluarga silahkan
keluar” kata papa wito dengan tegas dan suara yang sedikit meninggi
Opung prima yang sadar kemana
arah pembicaraan papa wito pun menjawab
“maaf wito, dia bukan orang luar”
kata opung prima
“hahaha” lutfi tiba tiba tertawa
Semua melihat ke arah nya
“pa ini dia Wanita penggoda yang
telah menghancurkan rumah tangga mbak dian” kata lutfi
Semua yang ada di ruangan
tersebut syok, dan keluarga bukhori yang bagian adik adik nya juga ikutan kaget
karena mereka tidak tau soal istri kedua dari bukhori.
“apa maksud ucapan mereka
bukhori” kata yanti
Yanti adalah adik paling kecil
nya bukhori
“kau menduakan mbak dian, apa
salah dia bukhori. Berengsek kau jadi laki laki” kata yanti sambil memukul
kepala nya
Bukrhori geram karena lutfi
menuduh istri kedua nya adalah Wanita penggoda. Bukhori bangkit dan
“jaga ucapan kau lutfi, dia bukan
Wanita penggoda, dia istri ku. ISTRI SAH KU” kata bukhori dengan penuh emosi
dan tekanan nada bicara nya
Hahaha hahaha
Kakak dan adik adik nya umi dian
tertawa saat mendengar bukhori yang tersulut emosi.
“KAU BILANG DIA ISTRIMU KAN” kata
bu suci dengan nada dingin tapi santai. Dan bu suci berjalan mendekati Wanita
tersebut
Bu suci menatap remeh saja dengan
Wanita tersebut. Wanita tersebut hanya menunduk saja saat tiba tiba bu suci
mendekat.
“berapa kau di bayar keluarga
penipu ini” kata bu suci kepada Wanita tersebut
Wanita itu langsung mengangkat
kepala nya dan tatap tatapan tajam ke arah suci
Lutfi melihat tanda emosi dari
arah mata Wanita tersebut
“jaga pandangan kau Wanita
penggoda dari adik ku.” Kata lutfi
Suasana ruangan tersebut semakin
tegang. Tiba tiba umi dian pun ikut hadir di ruangan.
“pa aku ingin bercerai dengan
nya.” Kata umi dian langsung mendekati papa wito
Kemudian umi dian melihat ke arah
bukhori
“dan kau bukhori sudah berapa
lama kau punya hubungan dengan Wanita lain dan kau ..” kata umi dian sambil di
akhir kata menunjuk kea rah Wanita tersebut
Umi dian menatap dan memandang
remeh ke arah nya.
“PUAS KAU. TELAH MENGHANCUR KAN
RUMAH TANGGA KU DENGAN CARA MURAHAN KAU ITU. HAHAH aku pikir kalau kami sudah
menikah kau tak akan sedikit pun mengganggu hubungan ini. Tapi ternyata KAU
WANITA PENGGODA” kata umi dian langsung menampar keras pipi Wanita tersebut
Ada beberapa ucapan dari umi dian
yang mereka anggap masih mengganjal.
“kenapa mbak dian sangat marah
sekali dengan Wanita ini” dalam hati bu suci
“dian apa kamu mengenal Wanita
itu” kata mbak nurul
“ya aku mengenal nya. Dia adalah
sahabat aku masa kuliah dulu tapi itu dulu. Dia juga sempat menggoda bukhori
saat pertama tama kali aku berkencan dengan bukhori dia juga lah yang ikut
serta dalam ANAK PERTAMA KU” kata umi dian
“kau Wanita sialan. Kau dengar
baik baik ya. Anak yang kau kandung ini apa benar ini anak nya bukhori atau
anak dari laki laki yang 3 bulan lalu kau ajak ke kos mu. “
“dan kau bukhori jangan mudah
tertipu dengan Wanita. Secantik apa pun Wanita mereka juga butuh modal. Dan
urusan anak yang sedang dia kandung cari tau dulu. Siapa tau itu hanya akal
akalan dia saja karena laki laki yang sebenarnya meniduri dia bukan hanya kau
saja.” Kata umi dian berbicara dengan mereka berdua
Wanita tersebut bangkit dan
berhadap hadapan dengan umi dian
“dian dian, kau dengar aku. Aku
memang puas dengan mengambil bukhori serta kedua orangtua nya. Mereka lebih
percaya dengan ku ketimbang kau yang istri sah nya. Upps sorry aku juga istri
sah nya tanpa minta persetujuan dari istri sah pertama nya .. haha .. aku capek
harus pura pura drama melihat kebahagiaan kalian berdua kini giliran aku yang
akan merasakan bukhori nya. Oh iya tujuan kami juga datang ke sini ingin
mengakhiri hubungan mu dengan bukhori” kata Wanita tersebut
“hahaha silahkan aku dengan
sangat sangat senang” kata umi dian
Bukhori bangkit dari bangku nya
dan mendekat kea rah 2 istri nya
“dian apa maksud dari ucapan mu”
kata bukhori
“CARI TAU SENDIRI” kata umi dian
Umi dian Kembali ke keluarganya
dan papa wito memutuskan untuk bukhori masuk ke dalam penjara selama 10 tahun
atau di kenakan denda 200jt .
Sebelum melakukan penangkapan, mereka
mengeluarkan semua rahasia yang di mulai dari soal anak pertama yang mereka
sembunyi kan dari keluarga besar.
“


No comments:
Post a Comment