BAB 16 - TENTANG FATHIA - AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Monday, May 4, 2026

BAB 16 - TENTANG FATHIA

 

Bab ini hanya cerita Fathia dan rania

Rania mengetuk pintu yang dimana di dalam nya ada Fathia. Fathia yang mendengar suara ketukan dari arah pintu hanya melihat sekilas tanpa niat untuk membuka nya.

Tok took “dek ini mbak, boleh mak masuk?” kata rania.

“mbak fathia ingin sendiri” kata Fathia

“kita bicara empat mata tanpa ada orang lain” kata rania

Fathia tidak langsung menjawab tapi dia bangkit dari tempat tidur nya dan membuka kan pintu kamar nya tanpa menyuruh rania untuk masuk ke dalam kamar. Rania pun tersenyum dan masuk ke dalam kamar Fathia.

“sedih?” kata rania

“gak sih, hanya kaget saja” kata Fathia

“mulut bisa berbohong tapi mata tidak bisa untuk berbohong” kata rania

‘”emangnya kelihatan mbak” kata Fathia

Rania hanya mengangguk sambil tersenyum

“jujur mbak gak tau soal ada atau tidak nya si arif sudah beristri.  Yang mbak tau dia kemana mana sendiri” kata rania menjelaskan yang dia ketahui

“bukan salah mbak kok, dari awal aku nya saja yang terlalu berlebihan naksir nya hingga aku tak mencari tahu terlebih dahulu dia itu siapa sebenarnya. Sekarang aku tau bahkan sebelum aku terlalu dalam lagi mencintai nya” kata Fathia

“bukan nya memang seharus nya kita tau dari awal sebelum tau akhir nya. Mbak tau pasti sangat sedih dan kecewa tapi apa yang bisa kita lakukan selain ikhlas dan move on” kata rania

“iya mbak, Fathia akan move on tapi Fathia gak tau bisa atau tidak” kata Fathia

“apa yang membuat Fathia tidak bisa move on” kata rania

“dia baik mbak, aku pernah satu kelompok dengan nya, dia selalu membantui aku kalau aku di jahatin dengan senior. Pokoknya dia baik” kata Fathia

“itu berarti kamu nya yang kebaperan. Kamu pernah lihat dia juga berlaku baik dengan yang lain gak?” kata rania

“pernah mbak, bahkan itu juga bikin aku jadi makin cinta” kata Fathia langsung to the point

“Fathia, ini pertama dan terakhir dulu untuk kamu mencintai laki laki yang belum tentu menjadi halal mu. Focus ke kuliahan mu katanya mau menjadi pengusaha yang sukses dan punya cabang di mana mana” kata rania

“iya mbak, mulai sekarang aku akan move on dan berjanji untuk janji kita masa kecil dulu. Aku akan lulus kuliah hingga aku sukses lalu aku akan punya toko serba panda yang banyak cabang cabang nya hingga mereka tau aku adalah anak yang berusaha dari nol tanpa bantuan dari orang orang atau pun bawa nama nama keluarga Zawawi.” Kata Fathia

“tetap semangat sayang” kata rania

“pasti semangat, tapi mbak sebenarnya ada satu cowo lagi dia senior aku. Aku sempat kagum sama dia tapi karena hati ku saat itu masih ingin dengan arif makanya aku gak terlalu focus untuk nya. Dan ini ya mbak dia beberapa kali mencoba dekatin aku gak ngomong sih tapi dimana pun aku berada missal nya ni di kantin dia sering kali duduk di sebelah ku padahal masih ada yang kosong juga” kata Fathia tersenyum senyum sendiri melihat kekagetan mbak nya

“kamu ya, masalah satu aja belum selesai mau nambah masalah” kata rania geram dengan tingkah Fathia ini

Fathia ini anak nya gampang baper sebenar nya tapi dia akan setia dengan satu orang dulu tapi jika yang di perjuangin ternyata tidak ada perasaan apa pun maka dia akan pergi dan meninggalkan orang tersebut.

Fathia juga anak nya baik dan sering di manfaatin teman teman nya. Fathia di sangka banyak uang padahal dia sedang lagi memulai usaha kecil kecilan. Memang sih penghasilan bisa mencapai 5 jutaan tapi untuk membiayai teman teman jahat nya itu kayak nya gak cukup deh.

Fathia memulai bisnis dari masa SMK kelas 2, saat itu di hanya iseng awal nya menjual barang barang dengan serba panda dari barang yang kecil hingga harga termahal nya. Missal harga terkecil di harga 2.000 hingga harga paling mahal nya itu di 100.000an.

Fathia belum berani ambil barang di atas 100rban di karenakan modal nya saja sudah cukup besar penghasilannya saat itu juga belum terlalu banyak. Sebulan bahkan dia baru mendapatkan 500rb.

Selama 1 tahun Fathia mejalankan hingga tamat sekolah Fathia mencoba buka toko kecil kecilan di rumah yang hanya ruko kecil yang sudah di desain benar benar niat untuk jualan perintilan panda panda.

Pencapaian target penjualan Fathia selama satu tahun ini bisa mencapai 10jt. Alhamdulillah nya sudah terkumpul hingga Fathia bisa membuatkan sebuah ruko kecil di samping rumah milik orangtua nya.

Setelah tamat sekolah Fathia lulus di universitas yang dia impikan yaitu di bandung di ITB mengambil jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

2 semester Fathia sudah menjalankan perkuliahannya hingga saat ini Fathia sedang menjalankan tugas yang mengarahkan pembuatan suatu usaha serta laporan laporan pengeluaran permodalan target pencapaian. Sangat mudah bagi Fathia karena alhamdulillah nya semuanya sudah dia pelajari sebelum nya.

Fathia selalu menyelesaikan setiap pekerjaan nya duluan sebelum teman teman nya selesai. Di saat teman teman nya masih bingung mau membuat usaha apa sedangkan dia tinggal membuat laporan lain nya saja. tinggal minta catatan laporan dari karyawan nya saja yang bekerja dengan nya.

Oh ya untuk toko nya Fathia saat ini sudah ada 2, yang pusat nya sudah di pindah kan di pusat kota bandung agar customer atau pun pelanggan pelanggan nya Fathia bisa dengan gampang singgah ke toko.

Fathia juga sudah memiliki karyawan, setiap toko Fathia hanya memberikan masing masing 3 karyawan saja. walaupun barang barang nya sudah banyak tapi untuk 3 karyawan saja Fathia rasa kayaknya sudah sangat cukup dan cepat juga kok cara kerja nya mereka.

Fathia sering bercerita dengan rania. Karena Fathia merasa nyaman untuk bercerita.

“jadi Fathia siapa lagi cowo yang kamu taksir selain arif?” kata rania

“hah itu mbak, aku…” kata Fathia yang tak melanjutkan perkataan nya

“apa yang kamu sembunyikan dari mbak, siapa tau mbak bisa bantu cari tau siapa cowo yang kamu taksir selain arif” kata rania

“dia adalah ..” kata Fathia yang mau melanjutkan kata katanya tapi tiba tiba ponsel nya Fathia bunyi. Tertera nama di situ adalah zikri adiknya

Dalam sebuah telpon

“mbak, dimana?” kata zikri

“di kamar, ada apa?” kata Fathia

“oh gapapa, teringat nya mbak rania ada di kamar sama mu kan?” kata husna

“ada mbak, ini di sebelah ni sama Fathia” kata Fathia

“yaudah, kalau sudah selesai ngobrol datang lah ke rooftop kami rencana mau nonton horror. Ini snack juga sudah di siapkan kok” kata nisa

“iya nisa, bentar bentar lagi aku ke sana dengan mbak rania” kata Fathia

Akhirnya pun putus lah telpon tersebut. Kini Kembali ke rania yang masih penasaran dengan cerita lanjutan dari Fathia.



No comments:

Post a Comment

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres