Setelah telpon video berakhir.
Amanda yang shock karena rania malah mematikan sepihak tanpa menjawab
pertanyaan.
Tiba tiba ..
“ALAAAAMM, sini kamu” kata Amanda
berteriak yang membuat semua isi rumah kaget termasuk keluarga yang baru saja
mau masuk ke kamar masing masing
Orang yang merasa nama nya di
panggil bodo amat malah semakin masuk ke dalam kamar tanpa memedulikan hal
lain.
“bang dimana alam” kata Amanda
yang bertanya dengan abang pertama nya si reno abiyan pratama
“sudah masuk ke kamar nya, ada
masih manda. Kenapa teriak teriak memanggil nama si bungsu” kata reno
“aku harus bertanya dengan dia,
ada hal penting yang harus ku urus dengan dia” kata Amanda
“urusan apa, tumbenan kamu ada
urusan penting dengan si bungsu” kata reno
“urusan hati” kata Amanda yang
meninggakan abang reno yang mash menunggu jawaban
Reno yang di tinggal kan terdiam
hingga saat Amanda menyebutkan urusan hati dia langsung kepo dan mengikuti
jalan nya Amanda yang menuju ke kamar si bungsu.
Took tokk tokk
“alam buka pintu nya, kita harus
bicara” kata Amanda yang berulang kali menggedor pintu nya alam.
Door tokk
Berulang kali Amanda menggedor
pintu alam tapi sang pemilik kamar tidak juga membuka kan pintu.
Sedangkan yang pemilik kamar
sedang terpesona dengan postingan yang baru saja hari ini Fathia posting di
akun sosmed nya.
Alam belum berani untuk mengechat
duluan Fathia, bukan takut di tolak rasanya belum berani aja. Masih ada rasa
gengsi untuk engechat duluan.
Kembali di luar depan pintu kamar
alam
“Amanda, maksud mu soal hati tadi
apa” kata bang reno
“hah hmm itu bang. Jujuraku pun
masih bingung bilang nya tapi tadi aku melihat alam senyum senyum melihat hp
nya yang dimana ada foto dia Bersama Wanita” kata Amanda menjelaskan
Shock dan membulat mata bang
reno.
Karena yang mereka kethui tidak
ada yang berani untuk dekat ataupun menegur si beruang kutub ini.
“maksud mu alam sudah punya pacar
tapi kita tidak mengetahui” kata bang reno
Amanda hanya mengangguk kan
kepala nya saja tanda membenar kan ucapannnya
“tapi bang aku gak bisa bilang
itu pacar nya juga soalnya kata besty aku, dia kenal dengan Wanita yang di
maksud foto alam itu” kata Amanda
“dan juga bang alam belum
mempublis nya, bisa jadi alam masih mau mulai untuk jatuh cinta dengan seorang
perempuan tapi belum berani untuk memulai nya. Kayak malu ntah gengsi juga itu
anak” kata Amanda lagi
“kita harus cari tau dulu siapa
cewe yang lagi di dekatin oleh alam” kata bang reno
“mau cari tau dari mana bang”
kata Amanda
“abang akan minta tolong ke
asisten abang untuk cari tau siapa cewe itu” kata bang reno
“oke bang kabarin aku juga ya”
kata Amanda
Bang reno hanya mengacungkan 2
jempol nya dan berlalu pergi dari depan pintu kamar nya alam. Dan begitupun
juga dengan Amanda yang memilih masuk kekamar dari pada menunggu sang penilik
kamar keluar.
“
Kembali ke rumah nya umi dian
Acara nya mbak rania di adakan di
halaman rumah yang ada di jogja karena tempat halaman yang sangat luas bisa
menampung banyak orang dan juga sangat asri untuk acara yang outdoor.
Rooftop
“jadi mau nonton apa ini?” kata
husna
“hantu” kata aji dan zikri
“TIDAAAK!!” kata nisa dan Fathia
“Huh dasar penakut kalian berdua”
kata zikri
“ih apa sih dek, rese bener jadi
manusia” kata Fathia
“yaudah kita nonton yang lagi
viral aja ya hantu tapi lucu” kata sof
“emang ada fi” kata nisa
“ada mbak, aku juga belum pernah
nonton film nya” kata sofi
“yaudah tapi masa’ iya cemilan
kita belum datang” kata nisa
“bising nisa, sabar kali kan tadi
lagi di buat sama bibi” kata aji
“sabar ya nisa, aku tau kamu
sudah sangat sangat lapar karena memang benar kalau nonton tanpa cemilan itu
memang gak enak” kata alya
“nah kan benar aku bilang” kata
nisa
Tiba tiba bibi yang bawa cemilan
datang bersamaan dengan beberapa sepupu yang tadi ke kamar mandi
“permisi mbak mas, maaf kalau
kita sedikit lama tadi manggil bibi yang lain untuk bantu bawakan makanan serta
minuman untuk mas dan mbak semua.” Kata bi becca
“iya gapapa bi, maaf jadi
merepotkan juga” kata mbak rania
“bi kalian pada istirahat lah
kami akan tidur di ruangan ini, oh ya satu lagi minta tolong lagi boleh. Tolong
siapkan tempat tidur angin untuk kita nanti selonjoran” kata husna
“iya mbak, sebentar ya” kata bi
becca
Kemudian mereka melanjutkan menonton
dengan sambil cemilan yang sangat sangat banyak. Minuman pun begitu ada yang
hangat juga ada yang dingin tergantung yang mana yang akan di makan ataupun di
minum.
Tilam angin pun sudah mulai di
bentang dengan bantuan beberapa bibi, setelah itu para bibi Kembali ke bawah
dan masuk ke kamar nya masing masing.
Hingga 3 jam kemudian semua sudah
tertidur.
“
PAGI HARI TIBA.
Semua sudah bangun dari tidur yang
sangat sedikit menurut mereka. Mereka menghabiskan waktu kebersamaan sebelum
akhir nya mereka akan berpisah Kembali.
Semua nya sudah siap siap dengan
pakaian rapi. Hari ini mereka seluruh keluarga akan Kembali ke rumah nya masing
masing karena liburan mereka hanya untuk acara tunangan mbak rania saja.
“selamat pagi” kata um dian
“pagi mbak, pagi mi, pagi dian,
pagi” kata semua orang yang di sapa
“ayok pada sarapan, kenapalah
harus menunggu tuan rumah” kata umi dian
“yaudah ayok lah makan, ayok adik
adik, rania ajak sepupu lain nya untuk sarapan” kata bude nurul
“iya bude” kata rania
Semua pun mulai pada sarapan
sambil di temanin dengan suasana rumah yang sangat asri. Rumah umi dian hampir
sama besar nya dengan rumah akung wito yang ada di jogja, hanya saja ini
seperempat dari rumah akung wito tapi masih sangat cukup untuk menampung banyak
orang.
Husna saat ini sedang menjalankan
Pendidikan s2 di London, dia sangat suka sekali dengan fashion, apalagi saat
ini husna sudah memiliki butik yang dia bangun sendiri dengan nama toko “Lubis
Fashion” .
Ya dia memakai nama marga untuk
sebuah toko nya, tapi itulah husna tadi nya ingin memakai nama nya tapi setelah
di fikir mateng mateng akhir nya dia memilih pakai nama marga nya.
Alhamdulillah nya toko nya sudah punya
cabang dan hasil fashion nya semua dia jahit oleh karyawannya sendiri.
Bahkan baju acara lamaran mbak rania
itu juga hasil dari desain nya husna serta baju yang di gunakan keluarga
semuanya sudah husna yang urus.
“


No comments:
Post a Comment