BAB 20 - AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Friday, May 15, 2026

BAB 20

 

Tiba di medan

Mereka tidak langsung ke rumah orangtua nya buya mereka. Karena waktu dan juga jarak yang gak memungkin kan mereka untuk datang serta bertamu.

Akhirnya pun mereka memutuskan jadwal nya besok.

Kini mereka menuju ke perumahan yang dimana memang itu milik umi dian yang berada di pusat kota medan.

Perumahan yang di kenal banyak nya orang orang yang penghasilannya bahkan mencapai miliaran.

Kenapa bisa?

Karena umi dian membelikan nya jika mereka terdesak ada acar ke medan.

Mereka tiba di perumahn tersebut dan masuk ke kamar masing masing yang sudah di beri tahu.

Umi dian juag menyuruh para pembantu untuk membantu membawakan barang barang nya mereka berempat.

Pengawal ada yang berjaga di rumah, belakang dan di dalam. Mereka bergantian jaga nya jika sudah mengantuk gentian dengan yang lain.

Umi dian sudah mengabari yanti bahwa mereka sudah tiba di medan dan sedang istirahat. Dan juga mengabarkan bahwa mereka berkunjung besok.

Yanti yang mendengar kabar baagia tersebut masuk ke dalam ruangan ibu nya dan membisik kan nya tentang kabar Bahagia tersebut.

Dirumah sakit .

“assalamualaikum bu, aku ada kabar Bahagia untuk ibu”

“besok mbak dian dan ketiga anak anak akan ke sini” kata yanti sambil menetes kan air mata saat membisikkan ke ibu nya

Setelah yanti mengatakan ke ibu nya, yanti keluar kamar dan Kembali ke kamar untuk istirahat.

Keesokan hari tiba.

Umi dian menghirup udara medan yang sudah lama dia tak Kembali ke kota tersebut setelah perceraian itu.

Pukul 08.00 wib

Umi dian sudah tiba di dapur dan mulai memasak sarapan.

Sebenarnya semua sarapan bisa di pekerjakan oleh pembantu hanya saja umi dian menginginkan nasi goreng dari tangannya sendiri dan tak lupa pulak di bantu oleh para pembantu.

Ketiga anak nya sebenar nya sudah ada yang bangun hanya masih mengurung diri di dalam kamar nya.

Kamar sofi

Sofi memandangi kota medan yang sangat ramai penduduk nya dari lantai 3, berdiri di balkon sambil menghela nafas dan melihat ke langit

“apa aku siap bertemu dengan keluarga jahat itu lagi”

“rasanya aku gak ingin keluar dari kamar ini”

“tapi ini aku anggap adalah kesemopatan terakhir untuk bertemu dengan keluarga itu, setelah itu aku tak akan pernah Kembali lagi ke kota in”

“kalau bukan karena umi yang mengajak aku tak akan pernah mau untuk datang ke kota ini lagi apalagi bertemu dengan dia”

“ya allah kuat kan aku untuk semua ini”

Kata sofi dengan ngobrol sendiri

Kamar husna

Husna sedang membereskan barang barang nya, setelah itu dia mengambil hp nya dan ada pesan masuk dari teman lama di medan

“assalamualaikum husna, aku dengar ibu kamu katanya kamu pulang ke medan? Beneran? Aku kangen, boleh kita ketemu” kata orang tersebut

Jujur saja husna sebenarnya sudah lupa dengan teman teman masa kecil nya dulu tambah lah mereka sudah lama di pulau lain jadi nya sudah benar benar lupa dengan siapa aja orang nya

“waalaikumsalam maaf ini siapa?” kata husna

“kamu lupa dengan aku, aku andre teman masa kecil kamu yang di rumah nenek mu” kata andre

Husna mengingat ngingat Kembali semua teman teman nya yang ada di medan. Sekilas husna ingat dengan teman teman nya yang perempuan yaitu arika, renita dan manda hanya itu yang husna ingat.

Tapi.

Sepersekian menit kemudian husna teringat dengan anak laki laki yang selalu menolong nya saat dia sering di jahatin oleh sepupu sepupu nya yang lain dari pihak buya.

Keluarga buya bukhori itu banyak yang iri dengan kehidupan yang husna dan sofi miliki. Husna selalu dapat banyak hadiah setiap acara ulang tahun nya di rayakan di keluarga akung wito. Bukan hanya itu saja, ntah apa saja iri iri yang di ciptakan oleh kakak sepupu nya mereka.

Husna pun membalas pesan ke andre

“aku ingat kamu andre yang selalu membantu saat aku di jahatin sepupu aku yang lain. Makasih soal dulu” kata husna

“alhamdulillah kalau akhir nya kamu ingat aku juga” kata andre

“iya andre” kata husna

“husna kamu lama di medan, boleh aku datang ke rumah mu” kata andre

“aku hanya 2 minggu saja di sini itu juga karena ada 2 urusan yang memang jadi tujuan kami untuk Kembali ke medan” kata husna

“kamu akan ke rumah nenek gak, kita ketemu di sana aja mau gak, aku lagi cuti” kata husna

“aku memang akan ke sana tapi kemungkinan agak siang tapi ntah juga tergantung umi jam berapa pigi nya” kata husna

“yaudah kita bertemu di rumah nenek saja” kata andre

“iya andre, oh ya ndre aku keluar chat soalnya mau sarapan, takutnya keluarga keluarga yang lain sudah nungguin dari tadi” kata husna

“oh ya husna, makan lah, pelan pelan jangan buru buru” kata andre

“iya andre, izin ya assalamualaikum” kata husna mengakhiri perchatan mereka

“waalaikumsalam husna” kata andre pun membalas nya

Sebenarnya irian antara husna dan kaka sepupu nya adalah karena andre juga. Andre selalu membela husna, lebih sayang dan peduli ke husna ketimbang ke kaka sepupu husna dan juga andre selalu bertingkah laku lembut dengan husna sedangkan ke kakak sepupunya selalu kasar bahkan rishi saat di dekati.

Nama kaka sepupunya halimah anak dari abang nya buya yang pertama. Cucu pertama perempuan yang umurnya saat ini sudah mencapai 35 tahun. Dia belum mau menikah karena dia mau menikah hanya dengan andre tetangga di rumah nenek nya.

Andre yang tak pernah setuju dengan perjodohan tersebut menjadi nakal sering ke club hanya untuk melampiaskan kekesalan nya terhadap orangtua nya.

Kamar raina

Raina setelah lepas subuh dia membereskan barang barang nya serta emmebersihkan tempat tidur juga.

Raina juga bermain hp untuk mengabarkan ke keluarga angkat nya bahwa dia akan berkunjung setelah pertemuan dengan nenek nya.

“aku di medan, kita ketemu ya. Aku akan ajak kalian jalan jalan kemana pun yang kalian mau aku akan turuti. Dan aku juga mau mengabarin hal baru, berita Bahagia” kata raina mengirimkan pesan ke kakak nya Namanya nisa

Pesan terkirim tapi kak nisa sedang tidak aktif. Akhir nya pun raina mengabarin tunangannya bahwa ia sudah sampai dari tadi malam.

“mas, adek sudah sampai di depan tadi malam, maaf  kalau adek lupa ngabarin karena begitu sampai di rumah kami semua sudah tepar karena kecapekan dan perjalanan nya sangat jauh” kata raina

“iya dek gapapa, tadi malam pun mas dah coba telpon dan lihat lokasi dek sudah sampai di rumah. Mas bisa lihat lokasi dek tanpa mendapatkan kabar pun gapapa. Kamu sudah sarapan belum” kata tunangannya yang bernama Zubair

“maaf ya mas, sekali aku minta maaf benar benar lupa. Dan makasih juga sudah selalu memantau di mana pun aku berada. Aku belum sarapan mas” kata raina

“kenapa belum sarapan ini sudah jam 8 lewat dek. Makan lah dulu. Oh ya kamu sudah ngabarin keluarga angkat kamu belum” kata Zubair

“aku sudah ngabarin kok tapi kak nisa belum aktif” “mas, adek makan dulu lah ya, ini hp ku di kamar lagi di cas” kata husna

“yaudah last chat di mas” kata Zubair

Akhir nya pun rania turun dan menuju ke dapur mengambil buah yang akan dia makan Bersama.

Mereka pun bertemu dan memulai sarapan Bersama dengan nasi goreng buatan umi dian dengan masing masing telur, ada yang telur bulat, telur mata sapi dan telur dadar.


No comments:

Post a Comment

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres