BAB 26 - AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Wednesday, July 8, 2026

BAB 26

 

posisi rania

rania yang sudah satu harian setelah pulang dari keluarga kedua nya pun merasa bosan, akhirnya dia memutuskan untuk duduk santai sambil menikmati waktu malam hari.

Ia tadi meminta ke bibi untuk membawakan the hijau hangat serta cemilan ke kamar nya.

10 menit saat rania duduk di balkon, rania di kajutkan dengan kedatangan tamu nya husna yang sebelum nya mereka sempat bertemu.

“beneran datang rupanya” kata rania

Tapi rania Kembali lagi dengan kegiatan santai nya hingga saat tanpa sengaja melihat husna dan andre saling tatap tatapan tanpa berkedip lah rania masih terus menatap nya.

Keterdiaman dua insan pun berakhir karena tiba tiba umi dian berada tak jauh dari mereka berdua

“ehemm” deheman dari umi dian yang membuyarkan tatap tatapan dua insan

“oh umi, apa kabar umi” kata andre

“alhamdulillah baik nak, kamu apa kabar?” kata umi dian

“alhamdulillah saya juga sehat umi” kata andre

“apa kegiatan sekarang ak?” kata umi dian

“saya jadi pilot mi, tapi saat ini sedang libur makanya bisa bertemu dengan husna dan sekeluarga” kata andre

“oh beitu, sudah ada calon nya belum ini?” kata umi dian

“hehehe umi ini bisa aja, saya gak mau pacaran pacarana dulu mi, mau focus dulu ke pekerjaan yang iseng ini” kata andre

“pekerjaan yang iseng?” kata husna

“iya husna, aku hanya gabut untuk masuk pilot ini sebenarnya akua da bisnis lain yang sedang di jalan kan” kata andr

“apapun pekerjaan itu tetap lah di syukurin ya, alhamdulillah kalau nak andre sudah memiliki pekerjaan yang lain, jadi pilot pun juga tak salah, asal tau Batasan aja” kata umi dian

“saya tidak berniat dengan pramugari atau punya pasangan satu tempat pekerjaan umi, ntar yang ada taka da rasa kerinduan dengan pasangan, hehe” kata andre

“ada ada aja kamuy a” kata umi dian

“kabar mami dan papi kamu apa kabar nya “ tanya umi dian lagi

“alhamdulillah mereka sehat semuanya mi, oh ya allah astagfirullah aku lupa kabarin mami” kata andre

“kenapa ndre?” kata husna

“aku tadi di suruh mami untuk kabarin kalau aku sudah di rumah kamu, mereka mau video call. Bentar ya” kata andre

Andre pun mengeluarkan handphone di saku nya dan memulai untuk menghubungi mami nya

Tuut tuttt

“assalamualaikum mami” kata reno

“reno kamu dari mana aja sih dari tadi di tungguin kenapa tidak mengabari apa apa, kamu sdah sampai di rumah nya husna belum sih” kata mami nya andre yang langsung menodong kan banyak nya pertanyaan

“ma tenang dulu lah, itu kan andre sudah sampai di rumah nya husna itu, kamu ini ya gak sabaran banget sih” kata papi nya andre

“mi di sini ada husna dan umi nya” kata andre

“ah hah kamu serius andre, mami malu lah.” Kata mami nya andre

“mi jawab dulu salam anak nya” kata ndre

“astagfirullah mami sampai lupa ini semua gara gara kamu, waalaikumsalam mana husna nya” kata mami

“sabar dong mi” kata andre

Andre pun memberikan handphone nya ke husna, husna menyatukan alis nya karena bingung tiba tiba di kasih handphone yang masih ada mami nya di layer tersebut.

“aku ngomong apa?” kata husna tanpa suara tapi andre masih  paham maksud nya apa

“ngomong aja, mami ingin ngobrol dengan mu dan juga umi” kata andre sambil di akhiri senyuman

Husn abelum memulai percakapan dia masih bingung dan hanya senyum senyum saja di layer.

Di seberang sana lebih tepatnya di rumah andre, mami nya sudah gemesh lihat muka nya husna yang sangat sangat cantik dan adem saat di lihat

“hallo sayang husna, assalamualaikum apa kabar sayang” kata mami andre

“waalaikumsalam tante, alhamdulillah kabar husna baik. Hmm tante apa kabar nya sekarang” kata husna sambil di akhiri senyuman manis nya itu dengan lesung pipi nya yang muncul membuat tambah cantik nya kelihatan.

“masyallah cantik nya calon mantu mami” kata mami andre

Husna yang mendengarnya pun tiba tiba bingung malah melihat ke umi dian sambil memiringkan kepalanya

“hmm tante maksud nya calon menantu apay a” kata husna

“oh maaf sayang, mami lupa itu masih rahasia. Yaudah lah karena mam sudah keceplosan mami bilangkan aja ya” kata mami andre

“mi nanti aku aja yang menyampaikan nya ke husna dan umi” kata andre merebut kembai handphone nya

“nak andre boleh umi ngobrol dengan mami mu” kata umi dian

“bo-boleh umi” ktata andre sambil memberikan handphone nya ke umi dian

Umi dian tidak langsung berbicara tapi tersenyum dahulu hingga umi dian lah yang mengungkapkan nya duluan

“assalamualaikum bu amira, apa kabar bu, sudah lama kita tidak beretemu” kata umi dian

“waalaikumsalam umi dian, alhamdulillah kabar saya sehat insyaallah. Umi sehat kan”

“iya benar sudah sangat lama sekali kita tidak bertemu” kata mami amira

“alhamdulillah kalau bu amira sehat, alhamdulillah saya juga sehat insyallah. Kapan kita bertemu bu amira” kata umi dian

“kalau malam ini bisa kah ibu amira dan suami untuk datang ke rumah” kata umi dian lagi

“oh bisa sekali umi dian, sekalian juga ada yang mau sampaikan untuk anak saya andre” kata mami amira

“yaudah bu amira saya tunggu kehadiran nya, hati hati di jalan bu amira tidak perlu buru buru yang penting kita bertemu” kata umi dian

“iya umi, kami siap siap dulu ya. Yaudah assalamualaikum umi” kata mami amira

“ini nak andre, kalian ngobrol lah dulu umi masuk dulu ya” kata umi dian sambil memberikan hndphone nya tadi

“i-iya umi” kata husna

Kini husna melihat ke andre dan menatap nya.

“kenapa?” kata andre

“apa maksud dari tante amira andre” kata husna penasaran

“nanti kamu akan tau” kata andre

“ihh kasih tau lah spill sikit sikit” kata husna

“aku akan meamar mu” kata andre

“HAH” bukan husna tapi mbak rania yang berada di lantai 2 di balkon yang menjawab karena keterkejutan nya

2 insan yang ada di bawah tersebut pun melihat ke atas di mana mbak rania juga melihat ke mereka berdua

“kenapa mbak rania ada di atas” kata husna

“mbak rania kenapa husna” kata andre

“ada sedikit masalah andre di keluarga angkat nya” kata husna

“ohh, hmm mbak saya andre, boleh mbak turun kita ngobrol dengan keluarga nya husna yang lain” kata andre menyapa sambil mengobrol sopan walupun tak berada di dekat nya

Mbak rania pun mengangguk dan Kembali masuk ke dalam kamar nya eh lebih tepatnya di dalam rumah nya, dan duduk di ruang tamu. 


No comments:

Post a Comment

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres