BAB 13 - LIBURAN - AFANDI PRO

Tips & Tutorial Computer

KONTAK SAYA

| Whatsapp : 0895 6132 03001 | Facebook : Afandi Husin | Instagram : @Afandi_Husin | YouTube Afandi Pro |

Post Top Ad

Saturday, April 25, 2026

BAB 13 - LIBURAN

 

Hari semakin malam, saat ini merek masih di satu tempat yatu rumah besar nya akung wito.

Karena saat ini mereka sedang membincang kan untuk liburan Bersama ke daerah dieng.

Kenapa dieng? Karema banyak yang setuju dan sepakat untuk ke dieng ketimbang bandung atau tempat yang lain.

Mereka sepakat di dieng selama 3 hari. Mereka bakalan nginap di satu villa yang memang sengaja di buat oleh akung tito karena istri dari akung tito berasal dari sana.

Villa nya ini ukuran cukup besar bisa menampung hingga 100 orang.

Sebelum lanjut mari admin ceritakan rincian rumah eh salah istana lebih tepat nya. Hehehe

Rumah tersebut terdiri dari 4 lanta dengan ketinggian hingga mencapai 18 meter, lalu lebar nya yang mencapai 15 meter. Luas nya mencapai 1000 m2. Sangat sangat luas.

Terdapat 30 kamar tamu, 2 kamar utama, 4 kamar pembantu. Setiap kamar sudah di lengkapi kamar mandi nya sendiri. Hanya di kamar utama yang ada bathup nya. Kamar tamu hanya pemandangan yang semua nya masing masing dapat seperti taman kolam renang perkebunan mini zoo. Dan juga setiap kamar juga memiliki balkon yang bisa mereka nikmati.

Rumah ini tidak untuk di sewa hanya untuk kepribadian saja. kalau mereka lagi kumpul Bersama atau keluarga besar ingin ke dieng mereka selalu memilih rumah tersebut.

Sangat sangat luas. Parkiran bisa muat hingga 20 mobil serta kolam renang juga terdapat 5, playground anak anak juga tersedia. Taman bahkan kebun bunga juga ada. Pohon pohon buah dan mini zoo.

Mini zoo nya ada zebra, rusa, sapi, harimau, dan adalah sekitar 15 jenis hewan.

Ada juga taman belakang, akung tito sengaja membuatnya untuk tempat santai, kalau mau barbequan juga sangat sangat sedap. Ada gazebo nya sebanyak 10.

Wow andai itu nyata bagaimana pulak asli nya. Bisalah jadi rekomendasi villa untuk di daerah tersebut tapi sayang nya itu hanya khayalan dalam novel ini saja.

Saat ini mereka sudah bersiap siap di halaman depan rumah masing. Mobil yang mereka bawa juga dari masing masing keluarga. Kecuali ada keluarga yang mobil nya masih di bengkel mereka akan nebeng dengan keluarga lain.

Akung wito datangi ke rumah akung tito sambil berjalan sambil menegur keluarga yang sedang siap siap.

“mas, ada kendala?” kata akung wito

“oh wito, gak sih tapi kayak nya anak ku ikut ke mobil yang lain. Kalian gimana?” kata akung tito

“di mobil kami aja kalau gak, aku hanya naik medium bus, karena biar tak payah juga. Semuanya ikut masuk. Cukup lah untuk anak anak nya mas ikut” kata akung wito

“benar ni wito” kata akung tito memastikan

Akung wito hanay menganggung sambil tersenyum

“yaudah ntar mas bilang ke mereka untuk di bus nya kalian aja” kata akung tito

“yaudah mas akum au cek yang lain dulu di belakang” kata akung wito sambil pamit dan lanjut berjala di keluarga yang lain.

20 menit kemudian

kini mereka berkumpul di depan masjid nya keluarga besar untuk persiapan sebelum naik ke mobil nya masing masing yang di pimpin oleh akung tito

“assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” kata akung tito menggunakan toa

Karena manusia nya yang cukup banyak kalau di hitung memang ada lah satu kampung makanya kalau memang ada informasi sebaiknya membawa toa atau pun mic.

“waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” kata seluruh keluarga

“hadirin keluarga ku semua yang aku sayangi. Akhirnya rencana yang sudah sangat lama ini yang pasti nya di tunggu tunggu oleh keluarga besar kita. Alhamdulillah nya acara ini terlaksanakan juga. Hari ini hmm mulai hari ini hingga 3 hari ke depan kita akan terus berkumpul di satu titik satu tempat yang sama yaitu villa nya akung yang ada di dieng. Kita akan berlibur bareng serta menyatukan Kembali silaturrahmi yang sudah cukup lama tidak Bersama. Untuk itu semoga kita semua sehat sehat dari pigi hingga nanti kita pulang Bersama. Kita semua yang ada di sini adalah keluarga, keluarga besar Zawawi.

Alhamdulillah keluarga besar Zawawi kumpul semua. Dan tak lupa juga kita untuk mendoakan keluarga kita yang sudah Kembali kepada allah SWT semoga amal kebaikan mereka selama di dunia di terima oleh allah SWT. Aamiin amiin ya rabbal alamin (keluarga semua nya juga mengikuti ucapan dan doa).

Tak perlu lama lama agar kita juga bisa tiba di sana. Mari kita berdoa terlebih dahulu.

Bismillahirrahmanirrahim …”

Kata akung tito yang memberikan kata sambutan serta di akhiri berdoa.

“aamiin ya allah. Oke sekarang kita masuk ke mobil masing masing, kalau tidak cukup bisa nyempil ke mobil keluarga yang lain” kata akung tito lagi

Mereka pun bergegas masuk ke mobil masing masing.

Kini mobil mereka pun berjalan yang jalan pertama atau yang mobil nya di depan adalah mobilnya akug tito. Sedangkan bus nya akung wito sengaja memang di belakang untuk memantau yang lain. Lebih tepat nya jaga jaga di belakang.

2 jam kemudian ..

Mereka singgah di tempat makan, lebih tepatnya rest area. Sekaligus istirahat

Mereka memilih makan di KFC, untungnya suasana di dalam tidak terlalu rame jadi muat untuk keluarga besar mereka.

Setelah mereka makan siang/sore, Sebagian ada yang masuk ke minimarket untuk beli beberapa cemilan ada yang langsung Kembali ke mobil ada yang berfoto foto dan ada juga yang hanya ngikut tanpa membeli.

1 jam setelah nya mereka melanjutkan perjalann nya. Kalau di hitung hitung jarak dari jogja untuk sampai ke daerah dieng kurang lebih memakan waktu hingga 4 jam.

Mereka jalan memang santai dan tidak terburu buru atau tidak ada yang di kejar kejar juga.

Lanjutkan perjalanan ..

Tiba di villa.

Semua turun dari mobil dan bus yang mereka naiki.

“oke semuanya kita sudah sampai di villa punya saya, silahkan pilih kamar yang mana mau kalian pakai, nanti kalau kurang bed nya tinggal bilang saja ke bibi yang ada” kata akung tito

“terimakasih mas, yang lain silahkan masuk dan selamat istirahat” kata akung parno

Lain di keluarga nya akung wito, mereka masih melamun melihat rumah yang ada di depan mereka.

“ini rumah” kata raina

“ini istana gak sih luas sekali” kata Fathia

“bahkan 2 kali lipat dari kita seperti bisa” kata zikri

“kita tidur dimana” kata husna

Semua sepupu sepupu dari keluarga akung suwito melihat ke arah nya husna

“kita tidur bareng?” kata anis

“bareng aja lah kan kita masih muat, kamar nya luas loh” kata nisa

“kok kamu tau?” kata alya

Nisa gak langsung jawab tapi nyengir aja.

“kata mama bisa muat hingga 10 anak anak dalam 1 kamar” kata nisa

“APAAA 10 ORANG” kata mereka semua

Nisa yang kaget karena sepupu sepupu nya menjerit dia berusaha menutupi telinga nya

“jangan jerit jerit kalau kita kenak marah gimana” kata nisa

“kamu nya itu yang benar aja bisa muat 10 orang. Kamar aku dulu aja gak bisa tu muat 10 orang. 2 orang aja udah pengap” kata raina

“HAH 2 ORANG” kata mereka kaget lagi sambil melihat kea rah raina

Raina hanya mengangguk dan tiba tiba dia bersedih lagi karena teringat dengan keluarga angkat nya.

“aku jadi rindu mereka” kata raina tiba tiba

Mereka yang mendengar penuturan raina saling tengok menengok dan ikut sedih mendengar nya.

“jangan sedih, pulang dari jogja kita akan bertemu mereka kita ajak mereka jalan jalan ya” kata Fathia

Tanpa sepengetahuan mereka para tetua atau para akung dan uti masih melihat ke arah mereka karena mereka malah berdiri di depan rumah tanpa ada yang bergerak untuk masuk.

Sedang kan keluarga yang lain mereka sudah masuk ke kamar masing masing. Tersisa tinggal 3 kamar lagi yang belum di tempati.

Tiba tiba ..

Uti fanny yang dari tadi gemesh melihat tingkah mereka yang malah melongo lihat villa mas nya hanya ketawa dan senyum senyum.

“kalian kenapa masih di luar, emangnya gak dingin?” kata uti fanny

Ke empat belas sepupu itu sama sama melihat ke sumber suara sambil tersenyum canggung

“i-iya uti, ini kami mau masuk kok” kata husna

“istirahat lah kalian pasti capek” kata uti fanny

“kalian mau satu kamar?” kata akung zainal

“emang boleh akung” kata husna

“boleh dong, mau di atas tengah atau di bawah?” kata akung tito

“atas “ kata husna, Fathia, nisa

“bawah” kata raina, alya

Sepupu laki laki hanya saling tengok tengokan aja dengan tingkah sepupu sepupu perempuan mereka

“kalian lucu sekali” kata uti fanny

“kalian di tengah aja ya, biar tidak capek kali nanti kalau turun dan naik nya” kata akung tito

“iya akung, terimakasih” kata mereka semua

Mereka pun masuk ke dalam rumah dan ..

“masyaallah”

“subhanallah”

“fiks ini istana asli bukan seperti dongeng”

“ya allah luas dan bagus banget”

Begitulah ucapan ucapan yang di lontar kan para cucu nya akung wito.

Masih posisi di luar

“wito, lucu kali cucu cucu mu” kata mas zainal

“mereka belum terbiasa hmm belum pernah melihat rumah yang lebih besar dari yang aku punya” kata akung wito

“jadi, akan pindah ke jogja” kata mas tito

“untuk sementara kayaknya hanya dian dan anak anak dulu, aku selesaikan dulu tugas di sana, sebentar lagi” kata akung wito

“suci dan anggi?” kata mbak fanny

“mereka akan ke bandung mas mbak. Kerjaan nya pindah di sana” kata akung wito

“yaudah gapapa lah, tapi buatkan rumah untuk mereka di jogja” kata mas tito

“sedang ku cari dulu tempat nya” kata akung wito

“dah masuk lah udara makin dingin, istirahat semuanya. Makan malam kita kumpul Kembali” kata mbak fanny

 


No comments:

Post a Comment

iklan

Post Top Ad


free vectors | free css3 templates | agence web chartres