Saat mereka sedang asik makan
tiba tiba datang 3 perempuan yang mereka semua tidak mengenal kecuali andre dan
dayah.
Dayah yang muak dan jijik saat
melihat ke tiga perempuan yang baru saja datang itu menatap nya malas hingga
membuang nafas kasar nya
“para cabe” lirik dayah yang di
dengar sopi
Sopi memiring kan kepala nya ked
ayah kemudian melihat ke arah ketia perempuan yang baru saja datang.
“mereka siapa” tanya sopi ke
dayah
“cabe” kata dayah
“abang kau kenal?” kata sopi
“teman kuliah nya” kata dayah
Sopi hanya menggangguk kan kepala
nya. Dayah yang memang sudah jijik sedikit pun tak mau menoleh ke mereka
bertiga.
“haaaii andreee” kata perempuan
tersebut yang bernama Cintya.
Kedua teman nya bernama Clara dan
daniski.
Kenapa dayah bisa mengganggap
ketiga Wanita yang baru saja datang itu cabe karena pakaian mereka seperti
tante tante yang lagi mengincar berondong. Dan tidak sesuai dengan umur nya
mereka juga maka nya lah dayah jijik lihat nya.
Andre benar benar menuli kan
telinga nya karena yang dia fokuskan hanya menatap ke husna saja yang lagi
focus makan.
Husna sadar kalau andre dari tadi
memandangi nya tapi ia abaikan saja. walaupun salting, hehe
Cintya yang melihat andre yang
malah focus ke Wanita di depan nya merasa geram tapi ia tahan dulu amarah nya
karena dia menjaga image di depan kedua adik adik nya andre.
“andre aku dari tadi manggil kamu
loh, kenapa di diamin aja sih?” kata cintya
Andre masih tetap mendiamkan
ketiag perempuan tersebut merasa tidak ada orang lain hanya mereka berenam saja
yang ada di resto tersebut.
Sopi yang melihat andre
mendiamkan nya dan malah tersenyum ke mbak nya. Tiba tiba menertawakan cewek
tersebut.
Puftt haha.
“kasihan banget tante di abaikan
bang andre, haha” kata sopi
“hah tante?” kata Elvina
“jangan jujur banget deh sopi
ntar ribet urusan nya” kata dayah ikut menimpali ucapan sopi
Cintya dan kedua teman nya merasa
tersinggung dengan ucapan sopi dan dayah. Dan clara malah memanas manasi cintya
untuk menegur kedua bocil tersebut.
Huhhf
“andre tolong bilangi kedua bocil
bocil kamu itu yang sopan kalau ngomong” kata nya cintya lagi yang masih di
diamkan andre
Dayah dan sopi yang sudah selesai
makan malam nya, hanya menonton drama cewek tersebut dengan bibir yang
tersungging sedikit.
“malu gak sih, dari tadi ngomong
tapi tak di dengari” kata dayah
“aku sih malu ya, mending pulang
gak sih tutup selimut hidupkan ac, lalu bocan. Wkwk” kata sopi sambil bermain
handphone
Raina tau maksud kedua anak anak
itu ia pun menyikut sopi dan menatap ke dayah dan menyuruh untuk diam.
“iss andre lihat lah mereka dari
tadi mengejek aku terus, kamu bela dong.” Kata nya lagi mengadu
Hingga akhir nya pun andre
menjawab tanpa melihat ke mereka bertiga.
“bisa diam gak sih” kata andre
Cintya merasa geer, di kira nya
andre membela nya. Kedua anak anak itu merasa kesal karena mereka juga merasa
kalau abang nya tersebut malah membela ketiga tante tante tersebut .
Cintya tersenyum penuh bangga
“makanya kalian sopan dengan ku,
lihat lah abang kalian marah kan” kata cintya yang semaki geer
“yang aku suruh diam itu kau
cintya bukan kedua adik adik ku. Pergi lah kau” kata andre yang dari tadi sudah
menahan amarah nya.
karena makan malam mereka sedikit
terganggu dengan ketiga perempuan yang baru saja datang
“ihh andre kok malah kita yang di
usir sih seharus nya ketiga orang asing ini yang di usir” kata cintya sambil
menunjuk ke husna mbak rania dan sopi.
Sopi yang tadi nya hanya ingin
menonton dan menyindir tiba tiba menggebrak meja.
Cintya dan geng menciut dengan
amarah nya sopi, tapi tidak dengan cintya yang langsung menatap nya dengan
serius
“apa sih kau” kata cintya
“kau yang apa maksud nya. Punya
mata gak sih. Kau dan geng kau ini yang tiba tiba datang ke meja kami dan
mengganggu makan malam kami. Sok sokan ngusir. Kau siapa rupanya” kata sopi
walaupun nada nya marah tapi tetap santai mengucapkan nya.
“sopan kau ya, masih kecil juga”
kata clara
“medan ni bos, kau sopan kami pun
segan. Tapi karena kalian tidak sopan makanya lah kami juga tidak sopan. Sorry
aku dan dayah bukan kami” kata sopi
Dayah pun ikutan bangkit dari
tempat duduk nya
“dengar ya, tante cintya. Kami
ini keluarga kau orang luar gak usah merasa paling penting di kehidupan nya mas
ku” kata dayah
“dia siapa” kata cintya menunjuk
husna
“turun kan jari kau. Sebelum ku
patah kan” kata raina
“ternyata kalian berkerudung tapi
tidak sopan juga ya. Haha” kata daniski
“stop ya mbak, kami berhijab
bukan untuk apa apa tapi menutupi diri dan menjaga diri dari marabahaya” kata
husna
“ya nyambung aja kau. Dari tadi
diam aja kau. Kau siapa nya andre. Setau ku andre gak punya saudara kayak
kalian bertiga” kata cintya
“kau tau apa tentang keluarga
kami” kata Elvina
“Andre mereka semua gak sopan dengan ku” kata cintya
“berhenti cintya. Berhenti
mencoba untuk dekat dekat dengan ku atau pun keluarga ku. Kau bukan orang
special yang harus aku special kan” kata andre
“dia siapa andre” kata cintya
yang Kembali menunjuk ke husna
Husna langsung berdiri di hadapan
cintya kemudian mengambil tangan nya cintya lalu dengan tersenyum kepala
miring.
“kenalin saya husna. Calon istri
nya mas andre. Saya minta sebelum nyawa anda melayang mending berhenti
mengganggu kami. Paham kan” kata husna yang sedikit menekan kata “calon
istri” ke cintya
“GAK MUNGKIN. KAU HANYA MENGAKU
NGAKU SAJA” kata cintya
Bukan hanya andre dan cintya saja
yang kaget tapi ke empat serta kedua teman nya pun ikutan kaget dan menatap ke
husna yang masih tersenyum ke cintya
“apa yang tidak mungkin, semua
ada bukti bahkan aku ada foto waktu lamaran tadi malam” kata husna di akhiri
senyman.
Raina menegur pelan ke husna tapi
husna hanya tersenyum saja. kemudian husna pun membukakan handphone nya dan
menunjukkan bukti foto rekaman CCTV di rumah nya husna.
Terlihat di gambar yang sengaja
husna screenshoot, mami amira yang memegang hingga merangkul bahu nya husna,
serta seluruh kedua keluarga yang tampak sangat sangat Bahagia.
“gak, gak mungkin pasti ini hanya
editan saja” kata cintya yang sudah mulai gelisah
“andre kataka ini semua gak benar
kan” kata cintya lagi yang hampir menggenggam tangan nya andre
“ini semua sudah ada bukti nya
bahkan aku ada video saat andre meminta izin ke umi ku” kata husna
“kapan kamu siapkan ini mbak” kata
sopi
“tadi malam pi, ntah kenapa ada feeling
keadaan yang gak baik makanya mbak download minta tolong pengawal” kata husna
“TERBAIK DEH HUSNA” Kata mbak
raina sambil mnacungkan jempol nya
“jaga jaga itu lebih baik, dan
ternyata benar ada kejadian yang tak terduga kan” kata husna
“cintya denga raku dan husna memang
sudah bertunangan bahkan kedua keluarga kami sudah kenal sudah sangat lama
sebelum aku kenal dengan teman teman kampus termasuk kau” kata andre mencoba
menegaskan Kembali ke cintya
“tapi andre, mami ku mengatakan
kalau kita sudah di jodohkan agar kontrak kerja kita berjalan denan lancer”
kata cintya yang masih mencari kesalahan kesalahan
“dan itu tidak akan pernah
terjadi, memangnya keluarga mu sudah ada mengatakan soal perjodohan” kata dayah
“anak kecil diam aja deh, kau gak
tau apa apa” kata cintya
“justru karena aku yang memegang
perusahaan tersebut lah makanya aku tau. Dan asal kau tau bang andre tidak tertarik
dengan perusahaan papi, dia juga punya perusahaan yang sangat besar di medan nomor
2 setelah perusahaan papi” kata dayah
“GAK MUNGKIN, AKU AKAN PASTIKAN
PERNIKAHAN KALIAN TIDAK AKAN PERNAH TERJADI” kata cintya tiba tiba menjerit di
dalam resto
“kau gak ada hak di hubungan kami”
kata husna
“kau lebih gak berhak, apa apan
pakaian tertutup padahal kau hanya menutupin tingkah mu yang sebenarnya adalah
jal*ng yang sedang menutupi dos* nya, hahah” kata cintya yang di ikutin teman
teman nya tertawa
Husna marah husna mengepal tangannya
hingga memutih kuku nya.
Setelah nya, kelima perempuan
selain husna maju perlahan ke ketiga perempuan yang baru saja mengganggu malam
nya mereka. Dan terjadilah tamparan dari kelima perempuan tersebut.
PLLAKKK.. PLAAKKK… PPLLLAAAKKKK.
PLAAAK. PLAAAK.
Semua pengunjung melihat ke arah
suara yang cukup keras tersebut. Husna dan andre kaget melihat ke lima saudara
nya sudah bermain tangan karena mereka dari tadi sudah menahan amarah.
“kau gak pantas membuka aib mu
sendiri dan malah mefitnah orang lain”
“kau ada bukti”
“asal kau tau cintya, aku HUSNA
seorang yang bisa menghancurkan kehidupan mu hingga detik ini juga dengan
mudah.”
Kata husna dengan muka yang tak
tampak lembut lagi sudah berubah seperti psikopat. Datar dingin tapi mengerikan
“kau siapa rupanya. Mafia, hingga
kau bisa menghancurkan aku” kata cintya
“kalau aku bilang aku mafia yang
selama ini bersembunyi bagaimaa” kata husna diakhiri senyuman yang sangat sangat
tipis.
Cintya dan kedua teman teman nya
langsung membulatkan matanya dan merinding saat melihat ke husna yang suda beda
dari yang mereka lihat tadi
“GAK MUNGKIN, kau hanya menakuti
aku dan teman teman ku saja kan” kata cintya yangmulai bergetar
Husna maju sedikit demi sedikit
dan tepat di samping telinga nya cintya
“kenalkan aku QUEENHUS, MAFIA
YANG SANGAT SANGAT DI TAKUTIN DI KALANGAN NEGERI INI. DAN ASAL KAU TAU AKU TAU
KALAU KAU SEDANG MENGANDUNG ANAK YANG KURANG LEBIH SUDAH 3 BULAN. AKU BISA BONGKAR
JIKA KAU BERANI MELAWAN KU ATAU BAHKAN KELUARGA KU” kata husna yang langsung
melera kan kedekatan nya
Terngiang ngiang di otak nya
cintya
“QUEENHUS ..”


No comments:
Post a Comment